Halo, Menurut saya, CPRO adalah perusahaan terbuka, yang terlalu tamak untuk kenaikan hrga sahamnya, sedangkan perusahaan bidder nya yang lain will do the same things, spt financingnya, hanya saja, di Indonesia, kita tdk pernah mendengar ttg apa yg dilakukan oleh bidder yang lainnya. secara kasarnya, "klo CP Prima adalah org pintar, emang yang lain bodoh." hari ini beberapa sekuritas, yang tergolong retail memilih bermain spekulasi dengan tetap membeli saham cpro, sedangkan bbrp pemain besar tampaknya lebih pilih aman, dengan save their money first buat long weekend. dana segar 1,7T itu hanya untuk menyatakan kesanggupan, mengingat recapital yang default, PPA tdk mau mengalami gagal tender terulang kembali, sedangkan hingga saat ini pemenang tunggal nya msh belum jelas, serta apakah kedepan akan begitu meyakinkan dalam memanfaatkan lahan dipasena yang begitu luas, dan mengingat semua statement yang dikeluarkan adalah pihak2 yang memiliki kepentingan dengan saham ini, dan menaruh harapan besar, pada saatnya kekecewaan akan membentuk suatu jurang dalam, yaitu auto rejection.
Disclaimer for all statement, Subjectively typed. Happy safe trading.. Denny. --- In [email protected], nabila gita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ini tambahan berita, saya kutip dari milis tetangga: > Hingga tutup tg 14 mei 07, ppa aset menetapkan 4 bidder dipasena. CPRO (group charoen phokphan thailand), Royal Aqua Busines (thailand), Laranda (philipina) dan Kemila (lokal). > Penawaran ditutup tgl 22 mei dan mereka harus bisa menunjukkan memilki dana segar 1,7 trilyun pada saat mengajukan penawaran. > Yang murni lokal ternyata Kemila ya? > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: nabila gita <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Rabu, 16 Mei, 2007 8:38:30 > Topik: Hal: [obrolan-bandar] CPRO di suspend? > > Sorry deh, saya juga berharap semoga banyak yang cicipin untungnya. Saya hanya mengingatkan, seperti yang anda katakan, saat ini CPRO hanya untuk ...one day trade. Ini utk menghindari banyak korban para pemula yang kebetulan banyak lewat dimilis ini. > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: suka cuan <pemainbusuk@ gmail.com> > Kepada: obrolan-bandar@ yahoogroups. com > Terkirim: Selasa, 15 Mei, 2007 4:46:12 > Topik: Re: [obrolan-bandar] CPRO di suspend? > > > anda gimana sih ? kan berita yg di bawah bertujuan spy banyak yg beli CPRO > spy keangkat.... .jadi kita2 ikut "cicipin"... ..one day trade aja > > ----- Original Message ----- > From: nabila gita > To: obrolan-bandar@ yahoogroups. com > Sent: Tuesday, May 15, 2007 4:09 PM > Subject: Hal: [obrolan-bandar] CPRO di suspend? > > > Kumpulan berita yang sudah basi. Pengumuman pemenang tender dipasena kalau nggak salah tgl 26 Mei dan belum tentu CPRO yg menang. Be carefull, guys. > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: Ferry Haryanto <[EMAIL PROTECTED] com> > Kepada: obrolan-bandar@ yahoogroups. com > Terkirim: Selasa, 15 Mei, 2007 2:49:23 > Topik: Re: [obrolan-bandar] CPRO di suspend? > > > > > > JAKARTA > PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima) kian memantapkan persiapan untuk memperbesar kans memenangi tender akuisisi PT Dipasena Citra Darmaja yang diselenggarakan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Perusahaan tambak udang tersebut menunjuk lagi sejumlah konsultan, antara lain PT Grant Thernion Restructuring sebagai konsultan untuk menelaah laporan keuangan grup Dipasena dan kantor hukum Ali Budiardjo, Nugroho, Reksodiputro sebagai penasihat hukum. > > Sementara itu, analis menilai, penggabungan Dipasena ke dalam CP Prima bisa menghasilkan nilai wajar saham berkode CPRO itu pada level Rp 1.000 per saham. Bahkan, terbuka kemungkinan harga saham melesat ke Rp 1.500 bila CP Prima bisa memenangi tender sekaligus menyinergikan penggabungan kedua raksasa tambak udang tersebut. > > Sekretaris Perusahaan CP Prima Hendrik Silalahi mengatakan, terkait keikutsertaan dalam lelang kredit dan saham grup Dipasena dengan pengamanan revitalisasi yang diadakan Perusahaan Pengelola Aset (PPA), perseroan telah menunjuk lagi sejumlah konsultan pendukung proses tersebut. > > Di samping menunjuk konsultan pengkaji keuangan Dipasena dan penasihat hukum, Hendrik dalam keterangan kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (11/5) menambahkan, perusahaan tambak udang yang masuk bursa tahun lalu itu menunjuk PT Encena untuk menelaah sistem serta konstruksi tambak dan kanal-kanal. Selanjutnya, PT Wartsila Indonesia dipilih untuk menelaah ketersediaan energi khususnya power plant. > > Dia juga membenarkan, CP Prima telah menunjuk PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk, dan PT Wijaya Karya untuk melakukan uji tuntas ( due diligence) teknis. > > Sinergi Optimal > > Secara terpisah, Kepala Riset Reliance Securities Pardomuan Sihombing berpendapat, aktivitas perdagangan saham CPRO belakangan ini kian kuat menyusul kabar rencana akuisisi Dipasena lewat tender PPA. Menurut dia, dibandingkan dengan peserta tender lain, CP Prima terlihat paling siap baik dari aspek finansial maupun teknis. Apalagi, ditunjang statusnya sebagai perusahaan publik. > > Berdasarkan perhitungan Pardomuan, penggabungan dua raksasa tambak udang di Tanah Air itu menghasilkan fair value saham CP Prima pada level Rp 1.000 per saham. Namun, dia tidak menampik kemungkinan valuasi yang lebih tinggi lagi hingga mencapai Rp 1.500, bila pasar telah menerima informasi yang cukup lengkap tentang hasil dari sinergi dua perusahaan sejenis itu. > > Dipasena saat ini ditaksir memiliki aset sekitar Rp 20 triliun dan volume produksi 100 ribu metrik ton per tahun. Sedangkan volume CP Prima sekitar 35 ribu metrik ton per tahun, dengan pendapatan mencapai US$ 500 juta pada 2006. > > Analis lain berpendapat, CP Prima memiliki keunggulan dalam teknologi sehingga bila Dipasena memakai teknologi itu bisa menghasilkan volume produksi lebih besar hingga 150 ribu metrik ton. Ini di luar volume CP Prima. Alhasil, total volume perusahaan hasil penggabungan bisa mencapai 185 ribu metrik ton. > > "Sinergi yang optimal seperti ini membuat saham CP Prima layak mendapatkan premium dari nilai wajarnya. Karena itu, tidak tertutup kemungkinan nantinya bisa mencapai Rp 1.500 per saham," kata analis tersebut. > > Hal senada diungkapkan analis Optima Investama Ikhsan Binarto. Menurut dia, harga saham CP Prima berpotensi mencapai level Rp 1.000 dan Rp 1.500 per saham, ketika perseroan nantinya dinobatkan sebagai pemenang tender. (rad/asp/mu) > > > > -- > Terimakasih > > Ferry Haryanto > > > > > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > > > > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > > > > ________________________________________________________ > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > http://id.yahoo.com/ >

