menurut saya, kalau mendukung seseorang hanya karena berharap agar market/pasar 
tetap bullish dan agar stocknya harganya naik, ya memang tolol,...tapi kalau 
berdasarkan pertimbangan prestasi / hasil kerja yang sudah ada,..itu hal yang 
lain.

belum jam 24:00 kan ya.

--- On Sat, 6/27/09, nyari duit <nyariduit...@gmail.com> wrote:

From: nyari duit <nyariduit...@gmail.com>
Subject: Re: [ob] Bebas mau milih Mega, JK atau >>SBY<< -- tanda2 alam?
To: obrolan-bandar@yahoogroups.com
Date: Saturday, June 27, 2009, 8:21 PM











    
            
            


      
      Saran buat Yudizz,

Kalo anda bersifat arogan seperti ini, saya yakin anda akan dijauhi oleh orang, 
dan sulit untuk sukses..
Cepatlah bertobat...

Saya dulu lulus dari Kampus yang katanya terbaik di Indonesia.

Diantara teman-teman saya banyak yang aktivis dan sering turun ke jalan 
memperjuangkan sesuatu yang mereka anggap patut untuk diperjuangkan. 
Pada tahun '98 mahasiswa kampus saya rata-rata ikut turun ke jalan yang 
mengakibatkan lengsernya Suharto.

Dan diantara mereka-mereka yang aktifis itu banyak yang mempunyai IPK diatas 3.

Apakah mereka TOLOL??
Kalo menang bersaing dari ribuan yang ikut UMPTN/ SPMB, tentunya mereka tidak 
tolol..

Pintar tidak nya seseorang bukan hanya dari IPK, seandainya saya nyari 
karyawan, saya akan lebih mengutamakan "attitude" nya, dibanding IPK.

Tidak ada artinya pintar kalo "arogan" dan susah diatur..

Sah-sah saja mereka memperjuangkan sesuatu walaupun banyak yang tidak 
sependapat, toh mereka berjuang dengan alasan tertentu dan berdasarkan 
keyakinan/aspirasi mereka.Asal dengan cara yang beanr tidak anarkis. 

Apa karena Duit?? jangan sepicik itulah, masih banyak mahasiswa yang idealis, 
dan itu mungkin hanya oknum saja yang demo demi duit.

Piss ah..

Salam,

ND





 
 
  From: "Yudizz"
Date: Sat, 27 Jun 2009 15:49:48 +0700


To: <obrolan-bandar@ yahoogroups. com>
Subject: RE: [ob] Bebas mau milih Mega, JK atau >>SBY<<

  Saya sih netral, cuma penasaran aja sama mereka yang teriak2 bela SBY atau 
JK. Pertanyaannya:

   Mereka beneran kenal sama      para capres itu nggak sih?

  Kalo nggak kenal, apakah      mereka mendapat bayaran untuk mendukung para 
capres itu?

   Kalo jawaban atas kedua pertanyaan itu TIDAK, mohon maaf saya katakan mereka 
sama TOLOLnya dengan para mahasiswa yang hobi turun demo ke jalan. Ngapain 
melakukan sesuatu yang NGGAK ADA DUITnya..?? Cuma bikin rusuh aja, wew…

   Regards,

 Yudizz  

  



 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke