Munculnya kasus ibu Prita mendapat perhatian khalayak ramai termasuk ketiga CAPRES, olehkarena itu saya coba menyampaikan aspirasi atau harapan saya (yang mungkin juga harapan dari masyarakat luas) melaui OB milis (thanks mbah untuk kesempatan ini):
1. Perhatian dari ketiga CAPRES ini diharapkan harus menjadi KOMITMEN mereka jika terpilih menjadi Presiden untuk meningkatkan profesionalisme "Aparat Hukum" sehingga seluruh "Rakyat Indonesia" mendapat perlindungan, perlakuan dan keadilan hukum yang tepat, proporsional dan seimbang. 2. "Pemerintah Terpilih" diharapakan untuk terus melakukan peningkatan "Pelayanan Publik" dengan melanjutkan "Reformasi Birokrasi" serta mampu memiliki "Birokrat" yang menyadari peran mereka sebagai Abdi Masyarakat dan Abdi negara (to serve, not to be served). 3. Meningkatkan "Kesejahteraan Rakyat" dan "Keberdayaan Rakyat" secara nyata melalui: a) Pemanfaatan anggaran negara secara tepat, efisien dan efektif. b) Peningkatan kualitas dan layanan kesehatan masyarakat. (sehingga kasus ibu Prita dan fenomena dukun cilik Ponari bisa diminimalisir.) c) Peningkatan kualitas Pendidikan dan kemudahan akses akan pendidikan yang lebih bermutu. d) Menciptakan lapangan Kerja e) Membuka akses permodalan dan pemasaran bagi UKM & Mikro f) Membangun sarana dan prasarana baru dan menjaga serta meningkatkan kualitas yang sudah ada. G) Menjaga stabilitas dan memperkuat nilai mata uang IDR. Mudah-mudahan harapan ini bisa terealisir sehingga Indonesia ke depan adalah Negara yang masyarakatnya sejahtera, bermartabat dan memiliki "Kebanggaan". Thanks & regards, Rakyat Kecil ________________________________ From: j3rry.xu <j3rry...@yahoo.com> To: obrolan-bandar@yahoogroups.com Sent: Thursday, June 4, 2009 8:31:14 AM Subject: [ob] Re: RS Omni Tak Takut Ada Gerakan Boikot di Facebook Beruntung kasus Prita mencuat dikala menjelang Pilpres, jd semua calon capres lgs membantu utk membentuk opini publik. Coba kalo kasus ini terjadi tidak pada masa ini, pasti prita jg msh meringkuk didlm penjara. So jgn melihat kabaikan hati para capres sbg mur ni keprihatinan mereka.