Perkembangan Lain Video Porno
Kasus video mesum anggota DPR Yahya Zaini dengan penyanyi dangdut Maria Eva
merembet ke sana ke mari. Di antara hal yang menjadi sorotan media massa adalah
pengakuan Maria Eva tentang pengguguran janin 2 bulan hasil hubungan gelapnya
dengan Yahya Zaini. Menurut Detikcom, sejumlah pihak menuntut agar pengakuan
Maria Eva itu harus diperiksa. Anggota DPR Ali Mochtar Ngabalin mengatakan,
pengakuan itu harus segera ditindaklanjuti polisi. Kalau tidak, ini berbahaya
karena akan memunculkan image bahwa aborsi itu tidak apa-apa di sini. Menurut
dia, Yahya Zaini dan Maria Eva harus segera diperiksa sebagai pelakunya,
terutama Maria Eva yang mengaku terang-terangan kepada publik.
Masalah lainnya terkait dengan terkuaknya tabir praktek serupa yang dilakukan
politisi-politisi di Senayan. Yahya Zaini dissebut-sebut bukan satu-satunya.
Praktek semacam ini jamak dilakukan. Seorang staf di Senayan juga membenarkan
praktek semacam itu di DPR. Staf yang tak ingin disebut namanya ini
menceritakan dirinya berkali-kali mengikuti kunjungan anggota DPR yang selalu
dibumbui dengan perempuan-perempuan penghibur. Menurutnya, praktek semacam ini
bukan hanya dalam hitungan jari. Dengan kata lain, banyak anggota dewan yang
terhormat yang melakukan praktek asusila ini. Hampir semua melakukan ini,
kecuali dari kalangan kiai, ustad, atau dari partai penggiat moral.
Kasus-kasusnya banyak. Biasanya juga dilakukan anggota DPR yang backgroundnya
entertainment.
Anggota DPR dari PDIP Permadi juga membenarkan isu ini. Kepada Detikcom ia
mengatakan, "Yahya Zaini hanya ketiban sial. Ini sudah biasa, kamar-kamar
anggota dewan jadi saksi bisu." Permadi tidak membantah adanya praktek main
perempuan di gedung dewan. Dan menurut dia, sebenarnya tidak hanya di gedung
DPR saja praktek ini berlangsung. Di gedung-gedung pemerintahan, praktek haram
ini juga tumbuh subur.
Sementara itu, sebagaimana diberitakan Kompas, Dewan Pimpinan Pusat Partai
Golkar masih mempertahankan, belum merecall, Yahya Zaini sebagai anggota DPR.
Namun, Yahya dinonaktifkan sebagai Sekretaris fraksi dan Ketua DPP Partai
Golkar. Keputusan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono
dalam konferensi pers di Rumah Dinas Ketua DPR Jl Widya Chandra III No 10
Jakarta Selatan, Senin (4/12) petang. Yahya Zaini sendiri pada saat yang sama
melayangkan surat pengunduran diri sebagai Ketua DPP Partai Golkar Bidang
Kerohanian.
Islamic Republic of Iran Broadcasting
---------------------------------
Alt i én. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og notisblokk.