http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stavanger, 28 Oktober 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


PLUS I + BERDO'A DAN BERBACA-BACAAN DO'A.
Omar Puteh
Stavanger - NORWEGIA.


MASIH MENYOROT TENTANG BERDO'A DAN BERBACA-BACAAN DO'A.

Disuatu mata kuliah sosiology, pernah dikuliahkan cuplikan sebuah cerita 
(fakta), yang mungkin mata kuliah itu dikuliahkan sedemikian rupa untuk bisa 
dijadikan sebagai benang penyerat struktur hubungan sosiologis seseorang 
dengan orang lain atau kelompok lain atau kemudian dengan masyarakat 
sosiologis dunia dan/sebaliknya, lewat jalur "do'a dan berdo'a-do'an"(?) 
bekenaan, dari sebuah peristiwa bersejarah dengan mantan Presiden USA, Jhon 
F. Kennedy, yang pernah memohon kepada seluruh masyarakat dunia, agar sudi 
memanjatkan do'a, sejenak, kepada Tuhan yang maha kuasa, semoga kiranya 
berhasil usaha pencantuman semula (kembali) kapsul yang akan membawa 
mereka-crew missi Apollo 11, balik kebumi dengan induknya pesawatnya.

Suasana kritikal yang sangat mencemaskan itu, terjadi diangkasa lepas, 
ketika terlihat usaha-usaha mencantumkan kembali kapsul dengan induk 
pesawatnya, berulang-ulang kali gagal.

Makanya sebaik saja pemanjatan do'a sejenak itupun selesai, kapsul dan 
pesawat induknya-pun berhasil bercantum semula, yang disaksikan sebagai 
suatu kebesaran Allah SWT, sebagai nyata!

Nah, jika Allah SWT mengabulkannya, maka alhamdulillah terkmakbulkanlah ia, 
sehingga kesemua para astronout-pun selamat mendarat dibumi.  Sama juga 
agaknya seperti sejarah Joseph Stalin (yang telah kita sebut pada tulisan 
yang lalu) yang pernah berdo'a demi keselamatan kota Stalinngraad (St. 
Petersburg) ketika tentara Nazi hampir sampai kebibir gerbang kota, yang 
termakbul, dimakbulkan oleh Allah SWT.

Demikianlah termakbulnya pemanjatan do'a yang ikhlas dan pemasrahan diri 
keharibaan khaliknya?

Begitulah kiranya Ria Ananda, yang juga termakbul do'anya lewat amalan 
tarikat Humanism and Existentialism: "Pengkhianat dan orang setia, hidup 
sebangun dalam segi tiga sama kaki", yang telah ditarekatkan oleh Ria 
Ananda,  yang telah berhasil memapah Ria Ananda, [EMAIL PROTECTED],  dari 
warga biasa GAM menjadi Ketua GAM XENOFOBI, menjadi Ketua GAM NEGAHOLIC dan 
kemudian pula menjadi Ketua GAM ANTIQUE?

Samalah juga kiranya bagi Dr Lukman Thaib, orang yang juga telah lama 
mengamalkan tarikat Humanism and Existentialism: Pengkhianat dan orang 
setia, hidup sebangun dalam segi tiga sama kaki dan telah berdo'a, sejak 
bertahun-tahun lamanya, kiranya do'anya juga telah termakbul dan kini 
terlantiklah dia sebagai ketua GAM GEUTANJOË!

Tarikat Humanism and Existentialism: "Pengkhianat dan orang setia, sebangun 
dalam segi tiga sama kaki", adalah sebuah tarikat, yang telah pernah 
"disumpalkan" oleh seorang rakan: Yusra Habib Abdul Gani, pada salah sebuah 
tulisan beliau, dengan mengenyampingkan sebuah doktrin perjuangan sejati 
bahwa, "setia" dan "khianat", masing-masing sesungguhnya tegak berdiri 
bersebelah-sebelahan sekalipun dengan batas pemisah maya, sebagaimana yang 
telah pernah "dijejalkan" berulang-ulang kali, sejak awal-awalnya lagi oleh 
Omar Putéh, untuk membetulkan kekeliruan yang sudah terlajak itu, yang 
kemudian diketahui pula telah dijadikan "jimat-penangkal" oleh sekumpulan 
para penderita kanker mental, dari sekumpulan pengkhianat bangsa Achèh, yang 
telah menjadi pengamal setia tarekatan itu!

Juga sama termakbul do'a dan jampi (sumpah-serapah)-nya, tarikat Humanism 
and Existentialism: "Pengkhianat dan orang setia, hidup sebangun dalam segi 
tiga sama kaki", yang sememangnya telah menjadi tarikat panutan Mustafa 
Abubakar Gubernur (bocor) Aceh, yang kini mengambil offer tugas sebagai 
Anjing Buldog-nya Ria Ananda, berbaringan dengan tugas sendiri melaksanakan 
sumpah janji syaitan, iblis dan djin pari afrik itam punggông, yang 
diantaranya:  Menyalak orang-orang yang sedang "berbulan purnama dengan Mou 
Helsinki Findlandia" dan menggongongnya ibarat gongongan Anjing Buldog 
Penjajah Indonesia Jawa.

Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus 
maya" University of Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai 
anjing Buldok-nya, Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia 
Jawa dari Hållefors, Fitya, Norsborg, Swedia, sekarang berkedokkan dengan 
kedok berciri khusus: Berhiaskan lambang: "Taloë seulingkreuet, g'leueng 
gagi éngkong puntông iku"!

Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus 
maya" University of Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai 
anjing Buldok-nya, Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia 
Jawa, termakbul juga do'anya dengan keberhasilan membentuk GAM M-Z, seperti 
berhasilnya MP GAM/ MP GAM membentuk Komite Persiapan Achéh Merdeka 
Demokratik di New York. USA, yang hinggi terdengar hanya siulan kentutnya, 
kecuali katanya kini mereka sudah berpegangan pada ideology barunya dari 
sedotan: Tarikat Mahatma Gandhi-India dan tarikat Martin Luther King- Negro, 
Amerika.

Kamu: Eddy Suhery Lamno @ Fadly Suhery Matang sebagai mantan jurnalist Bali 
Post tentunya sudah lama mempelajari bahwa:

(1) Mahatma Gandi "berjuang" menyandarkan pada: (i). Struktur sosiologi 
masyarakat (berkasta) India Hindu dulu (dan serupa kini);  (ii). Penjajah 
Inggeris sedang menggunakan: Tenaga buruh yang sangat murah; Tanah India 
sebagai tapak market terbesar untuk lemparan semua prodak Inggris dan Tapak 
dari kilang besi-nya (sekarang milik Tata) yang terbesar didunia (dari 
dahulu hingga kini); Mudah mendapatkan rekrutan tentara sewaan Inggris; 
Rakyat India hidup dibawah garis kemiskinan (psykologis); Meyadari negaranya 
sebagai penjajah modern yang memandang keatas rakyat India sama seperti 
Belanda si penjajah konservatip melihat keatas rakyat Jawa; Dengan berpuasa 
dan berlaparan saja, maka Mahatma Ghandi, bisa membuat India huru-hara 
(besoknya India bisa merdeka!)  Dll. (saya cukupkan disini)

Sebenarnya rakyat India berpuasa dan berlaparan sudah menjadi tugas 
nasional!

(2). Masalah status (sosial-ekonomi) kemiskinan Negro dan bukan Negro 
Amerika tidak bisa diatur dan diselesaikan oleh Demokrasi-approachnya?   
Kamu, Eddy Suhery Lamno @ Fadly Suhery Matang baca dan study-lah dulu 
sebaik-baiknya , bagaimana citra-rupa demokrasi yang diperjuangkan oleh 
Marthin Luther King, agar jangan orang mengatakan bahwa, kamu dan 
orang-orangnya kamu  sebagai tukang asal raba dan asal sikut, sehingga 
akhirnya jelas diketahui bahwa: Semua kumpulan Komite Persiapan Aceh Merdeka 
Demokratik yang ada di Skandinavia dan di Amerika, di Australia atau di 
Canada(?) pada bodoh belaka terhadap idelogy perjuangan bangsa Achèh!

Itulah sebabnya cepat-cepat Tengku Ahmad Hakim Sudirman mendabrak habis 
semua kalian, karena beliau sudah sangat memahami bahwa, bacaan ideology 
(doktrin) perjuangan Dr Tengku Hasan di Tiro LLD, sebagai sesuatu pilihan 
yang terbaik, yang terbaik di Nusantara (kemudian akan saya perlihatkan 
bandingannya ekstrim-nya dengan doktrin perjuangan Indonesia Jawa-nya Prof 
Dr Ruslan Abdul Gani)

Diketahui bahwa, dia (Eddy Suheri Lamno @ Fadly Suheri Matang) adalah mantan 
anggota Kumpulan Orang-Orang Yang Berdiri Diatas Pagar (Kumorberdigar), yang 
telah dihukumkan sebagai seorang yang munafik atau si hipokrit, atas tingkah 
lakunya yang sudah berobah murtad dan bertukar anutan lain, sebaik saja ia 
tiba dengan selamat di USA, sesudah lama duduk menenggek diatas kereta api 
GAM: Selama di Achèh dan selama di Malaysia.

Dan mengenai Komite Persiapan Achèh Merdeka Demokratik mereka, yang falsafah 
penubuhannya sebagai falsafah "Tidak berujung dan tidak berpangkal", yang 
katanya kini sedang dipimpin oleh "semua orang ini dan semua orang itu", 
dengan ideology ini dan ideology itu, seperti orang-orang yang type-nya 
hanya berani berkedok ini dan berkedok itu, seperti kedok-nya "barongan" 
dari Bali!  Dan bertingkah laku sebagai Barong Segoro, Perompak Laut Jawa, 
di Selat Karimata.

Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus 
maya" University of Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai 
anjing Buldok-nya, Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia 
Jawa, selain itu sebagai anjing buldog-nya  MP GAM/MB GAM, si Pengkhianat 
bangsa Achèh dan Negara Achèh Sumatra dari Hållefors, Fitya, Norsborg, 
Swedia, yang berada pada anak tangga No 1 dan 2 didunia:

(a)-Disinyalir menggerakkan coup d' taat 1996 terhadap Negara Achèh Sumatra, 
di Swedia dan kemudian lewat sebuah terminal perjuangan GAM, di Kuala 
Lumpur, Malaysia.

Gerakan ini , dianggap sebagai gerakan yang mencoba menghancurkan seluruh 
sendi-sendi perjuangan kemerdekaan bangsa Achèh dan infra-infra-struktur 
serta mencoba menebang tiang saga Negara Achèh Sumatra, di Swedia.  Betapa 
marahnya Wali Negara Tengku Tjhik di Tiro Hasan Muhammad dan seluruh bangsa 
Achèh, hanya Allah SWT yang tahu.  Masya Allah! Masya Allah! Oh, masya 
Allah!

Itulah sebabnya saya datangi kedua rakan saya: Yusra Habib Abdul Gani dan 
Razali Hamid Kubang Abèe dan dengan setengah bertriakan, meneriakkan kepada 
kedua mereka, rakan saya itu: Ini coup d' taat, Yusra! Ini coup d'taat.  
Sayapun paling marah kepada gerakan itu, setelah indra-naluriah saya 
membisikkkannya demikian!  Mengapakah tidak!

Karena kalau gerakan coup d' taat itu berhasil, maka dari sejak itu, sejak 
1996 atau 20 tahun setelah reproklamasi 4 Desember, 1976, maka kita sudah 
kembali menjadi konyol, dibawah NKRI, dibawah Penjajah Indonesia Jawa!!

Maka hari ini, seluruh bangsa Achèh di Achèh dan diseluruh dunia tidak 
mungkin bisa melupakan malapetaka itu, demikian saja, yang pernah menimpa 
keatas perjuangan bangsa kita, dari apa yang pernah dilakukan oleh 
pengkhianat-pengkhianat bangsa Achèh, yang patut kita kutuk kembali, setiap 
detiknya, setiap menitnya, setiap jam dan hari-nya.

That 't-lah, that that 't-lah teuh, dakdjeuet tapèh-pèh dada teuh, sang-sang 
teuh banmandum lagèe teulah keu syahid neuh di Hasan ra ngôn di Husén ra! 
Pakriban hantjoë hatée Wali Negara (akan ulôn hibah sigra, pakriban WN ka 
neupegah bak ulôn) dan ban pakriban reuloh hatée bangsa Achèh ban sigom 
donja!

Teutapih, bah pih meunan that ta sjukoe tjit:  Alhamdulillah, sjukurillah ke 
Poë teuh Allah SWT, njang mantong Neu-bila dan Neu-peulindông seureuta 
Neu-gaséh-sayang, sahingga seulamat teuh ban mandum geutanjoë bansa Achèh 
dan perdjuangan geutanjoë troih 'an uroë njoë!

(b)-Disinyalir bergabung dengan Penjajah Indonesia Jawa cq Gubernur Abdullah 
Puteh lewat Teuku Zulfahri @ Habib Adam @ Habib Djahé @ Don Gigolo @ Don 
Lempap di Malaysia. Anak ini jug asebelum matinya juga pernah meneriakkan 
orang pejuang -pejuang sejati bangsa Achèh sebagai pengkhianat dll. sama 
seperti kamus syaitan, iblis dan djin pari afrik itam punggong, yang dipakai 
oleh Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh.

(c)-Disinyalir bergabung dengan Penjajah Indonesia Jawa cq Gubernur Abdullah 
Puteh lewat Nur Nikmat Perdata Gas Cs, di Swedia.

(d)-Disinyalir bergabung dengan Penjajah Indonesia Jawa cq Gubernur Abdullah 
Puteh lewat Bupati Pidië Cs, di Swedia.

(e)-Disinyalir bergabung dengan Penjajah Indosia Jawa lewat Prof Dr Bakhtiar 
Ali, agen Badan Intelijen Negara (BIN) dibawah Komando Mayor Jenderal 
Syamsir Siregar, di Swedia.

(f)-Disinyalir bergabung dengan Penjajah Indonesia Jawa lewat Nur Hasan 
Wirajuda (Ketua Perunding Penjaja Indonesia Jawa), yang kini Menteri Luar 
Negeri Penjajah Indonesia Jawa, di Geneve, Switzerland.

(g)-Disinyalir bergabung dengan Penjajah Indonesia Jawa lewat seorang anak 
pemimpin negara di Afrika Utara via seseorang yang berdomisili di Kuala 
Lumpur-Malaysia, di Jakarta.

(h)-Disinyalir sebagai pemberi maklumat kepada Penjajah Indonesia Jawa, 
tentang pergerakan security bangsa Achèh, kepada mantan Menlu Penjajah 
Indonesia Jawa: Ali (Alex) Alatas, ketika penangkapan pemimpin bangsa Achèh 
di Swedia suatu ketika dulu, di Swedia!

(i)-Disinyalir terus dengan rajinnya membuat provokasi dan agitasi kotor, 
jahat dan biadab siang malam terhadap bangsa Achèh dan pemimpin Negara Achèh 
Sumatra, dengan menghasut, memfitnah dan mengadu-dombakan sesama bangsa 
Achèh yang loyal kepada Pemimpin, bangsa dan perjuangannya.

(j)-Disinyalir menggerakkan orang-orang mereka yang dengan lengkap 
dipersenjatai, untuk diseludupkan masuk-menyusup kegaris belakang pertahanan 
TNA, Tentara Negara Achèh, tetapi dengan bantuan Allah SWT, awal-awal lagi 
telah digagalkan oleh pihak security Malaysia, di 
Malaysia...........................................(saya cukupkan disini)!

(k)-Disinyalir sebagai pemberi maklumat kepada Penjajah Indonesia Jawa, 
tentang pergerakan security bangsa Achèh, kepada mantan Menlu Penjajah 
Indonesia Jawa: Ali (Alex) Alatas, ketika penangkapan pemimpin bangsa Achèh 
di Swedia suatu ketika dulu, di Swedia!

(l)-Disinyalir memutar balik fakta kecemerlangan hasil MoU Helsinki, 
Findlandia, tetapi sebaliknya terus memanfaatkan faedahnya dengan sangat 
rakus, sambilan melemparkan pancing saat ketika air sedang mengeruh, seperti 
yang juga sedang dilakukan lewat pintasan jalan tikus-nya Komite Persiapan 
Achèh Merdeka Demokratik USA, New York.

(m)-Disinyalir Ketua MB GAM:  Syahbuddin Abdurrauf Hj Ghafur, sedang 
mengambil posisi sebagai Ketua Kambing-Kambing Congek (Kurap) MP GAM/MB GAM 
dan Sekjen MB GAMYusuf Daud Paneuk anak Daud Paneuk, sedang mengambil posisi 
sebagai Ketua Kambing-Kambing Congek (Kurap) MP GAM/MB GAM, sebagai barisan 
front utama penentang MoU Helsinki, dengan menggunakan formula bercabang, 
melebihi imbangan bentuk penentangan yang telah dilakukan oleh Ketua dan 
W/Ketua Kambing –Kambing Congek (Kurap) Penjajah Indonesia Jawa: Gusdur 
Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarno Putri serta konco-konco-nya terhadap 
MoU Helsinki, Findlandia.

Ketua FPS GAM Sofyan Ali, Bireuen, terbilang sebagai pengkhianat di anak 
tangga No 3 didunia!

Nah, kita marilah kita bertanya: Mengapakah Mustafa Abubakar Gubernur 
(bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus maya" University of 
Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai anjing Buldok-nya, 
Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia Jawa  Cs. terlihat 
tidak memperbanyak sebaran berulang tulisan yang baik dan cantik oleh Yusra 
Habib Abdul Gani yang berjudul: "Memaknai Puasa Dalam Konteks Irtiqa" yang 
dalam alinea ketiga-nya juga menggunakan kata "Unique", atau dimaksudkan 
dengan dengan The Unique Management?, dimana kata 'unique' asal bahasa 
Perancis itu, disana sama digunakan, sebagaimana kata 'unique' pada The 
Unique Man.

Apakah Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa 
"alumnus maya" University of Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang 
kini sebagai anjing Buldok-nya, Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog 
Penjajah Indonesia Jawa, yang masih tidak malu,  yang mungkin memaksa rakan 
saya Yusra habib Abdul Gani  menyindirkan kalian semua yang sejenis itu (?), 
karena kesukaan kalian pada hal-hal yang busuk-busuk, yang buruk-buruk, yang 
kotor-kotor, yang jahat dan biadab untuk ditebar dan disebarkan?

Dikasi nasi kurus, njang keuh galak 'lhik èk bak punggong Jawa djeuet keu 
tembon: Asèe Klasôn!
..................................................... (saya cukupkan 
disini!)

Pertanyaan satu lagi timbul:

Mengapakah untuk merespon sebuah tulisan dari [EMAIL PROTECTED]: BERDO'A 
DAN BERBACA-BACAAN DO'A saja, sampai-sampai Mustafa Abubakar Gubernur 
(bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus maya" University of 
Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai anjing Buldok-nya, 
Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia Jawa, menempa email 
lain lagi, sebuah email baru dan khusus dari Danmark (made in danmark) atau 
diluar Swedia, seperti terlihat sekarang ini: Fadli Hasan< 
[EMAIL PROTECTED] ?

Sama seperti yang dilakukannya dengan email [EMAIL PROTECTED] dan 
[EMAIL PROTECTED] , ketiganya juga ditempa diluar Swedia? Seperti 
yang telah dan sedang dijejaki terus menerus oleh Tengku Ahmad Hakim 
Sudirman lewat "laser pancaran merah ala star war-nya".

Nah, disini lagi sudah cukup dengan paparan kedua bahwa, didepan kita sudah 
sangat jelas terbayang, bahwa kedok Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh @ 
Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus maya" University of Warwicks @ Fadli 
Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai anjing Buldok-nya, Ria Ananda dan 
sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia Jawa adalah diantara "orang-orang 
tertentu" di Hållefors, Fitya, Norsborg, Swedia.

Silakan bangsa Achèh di Achèh dan diseluruh dunia mencermatinya sendiri 
siapakah disebalik kedok-kedok it?  Saya sudah menyebutkan dalam beberapa 
tulisan lalu, siapa sebenarnya yang berkedokkan serupa itu, setelah 
mencocokkan keseluruhan tulisan mereka akan kesamaan"DNA-DNA"-nya atau 
kesamaan bentuk ulangan antonasi suara dan gaya lenggang-lenggok bahasanya, 
dan rupa-bentuk karakteristik kalimat-nya dari ujung kepangkal dari hulu 
kehilir!

Paling kurang carilah tulisan Puteh Sarong "alumnus" University of Warwicks 
@ Mustafa Abubakar Gubernur Aceh @ Abu Meulaboh @ Fadli Hasan dengan judul: 
Surat meusjen ke om_puteh di Stavanger dan Sipatah Kalam, yang sudah terlalu 
lama ditunggu-tunggui terjemahannya oleh semua orang dan tetapi kiranya 
tidak seorangpun mau atau berani menterjemahkannya kedua-dua tulisan kotor 
itu, yang ditulis dalam bahasa Achèh untuk dialihkan kedalam bahasa Melayu 
atau Indonesia.  Ini sebagai sarana pengungkapnya!.

Dan dalam konteks dengan masalah serangan "virus-virus" serupa itu, maka 
saya teringat dan terkenang  kembali kepada rakan saya, as-Syahid Tengku Dr 
Zubir Mahmud, mantan Menteri Sosial, dalam Kabinet Pertama, Negara Achèh 
Sumatra, yang pernah berhasrat untuk menjadi seorang dokter bedah forensik, 
tetapi sudah sempat juga menyelesaikan studynya (berizazah) tentang 
seluk-beluk pengobatan homeopathy.

Beliau pernah mengatakan (apakah ini dengan maksud berseloro atau 
sesungguhnya, tidaklah saya menanyakan sampai kesana) bahwa dalam pengobatan 
biasa untuk penyembuhan si penderita malaria, sangat ditegah memberikan air 
kelapa, walaupun sedikitpun atau seegukpun,  tetapi dalam pengobatan 
homeopati kata beliau, malah sebaliknya, yaitu dibenarkan dan kalau perlu 
dilakukan berulang sehingga gigilan demamnya hilang.  Karena, kata beliau 
lagi dalam ilmu pengobatan homeopathy berpendapat, semua virus-virus malaria 
itu akan keluar dari tempat pendekamannya untuk "meneguk" kesemua air kelapa 
itu, sehingga mereka menjadi kekenyangan?

Maka jika kita angkat tehnik penyembuhan ala homeopathy itu, terhadap 
Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh @ Puteh Sarong @ Sarong Jawa "alumnus 
maya" University of Warwicks @ Fadli Hasan @ Abu Meulaboh, yang kini sebagai 
anjing Buldok-nya, Ria Ananda dan sebagai Anjing Buldog Penjajah Indonesia 
Jawa, tentunya akan terus membiarkan mereka memaki dan mencarut sehingga 
kesemua simpanan jenis makian dan carutan yang menggudang dan bergudang itu 
akan bisa habis terkuras ludes.

Termasuk akan membiarkan mereka terus mencarut dan memaki dirinya sendiri, 
mamaknya sendiri, neneknya sendiri, bapaknya sendiri, kakeknya sendiri dan 
seluruh sanak saudaranya sehingga diapun mati berdiri sendiri dicyber maya 
ini!

Karena mencarut dan memaki bagi Mustafa Abubakar Gubernur (bocor) Aceh dan 
cangkonek-cangkoneknya, sudah sebagai narkoman yang sedang kegianan, yang 
akan perit kecanduan narkotika dalam hidup mereka sebagai si penderita 
kanker mental!

Perbuatan mencarut-carutan dan memaki-makian itu, yang dilihat sebagai gerak 
tingkah-laku virus yang sedang meluru keluar dari dengkaman hati yang iri 
dan perasaan dengki yang membukum.

Kemudian datanglah kita sebagai dokter bedah forensik, untuk melihat dan 
menyaksikan bagaimana hitam-gelam hatinya yang pernah digelumangi keirian 
hati dan kedengkian perasan itu, ditapak semaian wajah-rupa hati-nya.

Kalau juga bangsa Achèh mau kepastian siapakah yang empunya tulisan-tulisan 
ber-"DNA" itu, seperti yang dimaksudkan diatas, maka saudara-saudara bangsa 
Achèh bisa mendapatkan penjelasan terperinci dari mereka, yang potential 
mengontrol group pencarut dan pemaki dan biadab itu, yang 6 orang: (1). 
Yusuf Daud Paneuk anak Daud Paneuk, (2). Syahbuddin Abdurrauf Hj Ghafur, 
(3). Ramli Abubakar, anak menantu dari Tengku Djali Jeram, Meulaboh  (4). 
Asnawi Ali Sira, si Garam briket Madura, asal Kampung Jawa, Kedah, Banda 
Achèh (5) Mustafa Djali Jeram, Melaboh dan (6) Tengku Djali Djeram, Meulaboh 
atau dulu biasanya dipanggil Tengku Meulaboh!   Dari sinikah aspirasi  
diantara mereka disana, telah menamakan salah sebuah kedok mereka sebabagai 
Abu Meulaboh?

(Besambung: PLUS II + BERDO'A DAN BERBACA-BACAAN DO'A)

Omar Puteh,
[EMAIL PROTECTED]

Norway
----------

_________________________________________________________________
Premiär 17/11 för Casino Royale! http://www.msn.se/noje/casinoroyale/



Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke