http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 26 Oktober 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


MASIH PEMALSU LABEL DR.ZAINI ABDULLAH MENGAKU BISNISMEN DI MALAYSIA DAN DI 
NORTH RYDE NSW, AUSTRALIA TERNYATA TERORIS.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.


MASIH TENTANG PEMALSU LABEL DR.ZAINI ABDULLAH YANG MENGAKU BISNISMEN DI 
MALAYSIA DAN DI NORTH RYDE NSW, AUSTRALIA TERNYATA TERORIS.

Nah akhirnya terbaca dan terlihat dengan jelas orang yang memakai bermacam 
label palsu Warwick Aceh alias Puteh Sarong alias Teungku Awe Geutah alias 
Salamah Maun alias Mustafa Abubakar alias Dr. Zaini Abdullah yang memakai 
internet milik TPG Internet Pty Ltd.[ 202.7.166.169], 65 Waterloo Road, 
North Ryde NSW 2113, Australia sudah menggelupur, tidak ada seorangpun yang 
berani maju dan menolongnya, sebentar lagi ia akan menggelupur di daerah 
sekitar North Ryde NSW 2113, Australia dibekuk oleh pihak keamanan 
Pemerintah Australia. Mengapa?

Karena orang yang memakai bermacam label palsu Warwick Aceh alias Puteh 
Sarong alias Teungku Awe Geutah alias Salamah Maun alias Mustafa Abubakar 
alias Dr. Zaini Abdullah adalah memang termasuk kelompok yang dilarang di 
Malaysia.

Tidak akan ada seorangpun yang akan berani dekat dan menolong orang penipu 
dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini. Pihak Pemerintah Australia sudah 
mencium kegiatan terorismenya orang pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah di 
Malaysia dan di Australia.

Tidak ada orang Acheh dan bangsa Acheh yang terlibat gerakan terorisme di 
Malaysia dan di Australia, kecuali orang ini yang pura-pura memperjuangkan 
Acheh. Rakyat dan bangsa Acheh di Acheh mengetahui kegiatan kelompok yang 
dilarang atau diharampakan di Malaysia ini sudah menyusup ke Acheh dan 
keluar Malaysia, termasuk ke Australia.

Mana berani orang  penipu dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini menyatakan 
dirinya yang sebenarnya kepada rakyat dan bangsa Acheh bahwa ia benar dan 
jujur membela rakyat dan bangsa serta negeri Acheh. Namanya saja memakai 
nama palsu, bagaimana orang dan bangsa Acheh percaya kepadanya.

Nah, karena orang penipu dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini adalah 
termasuk salah seorang teroris dan termasuk salah seorang dari kelompok yang 
diharamkan di Malaysia, maka tidak berani secara terbuka dan jujur 
menyatakan dirinya dihadapan seluruh rankyat dan bangsa Acheh. Paling hanya 
teriak-teriak dengan meludahkan kata-kata kafir biadab saja, dari sejak 
tahun 2000 dulu sampai detik sekarang ini.

Rakyat dan bangsa Acheh baik yang ada di Acheh ataupun diluar Acheh, mana 
percaya kepada orang penipu dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini. Di 
Australia saja memakai nama palsu dan pura-pura sebagai bisnismen sebagai 
alat penutup diri dan kedok mukanya saja. Padahal kegiatannya adalah 
kegiatan terorisme dan terus mengkafir-kafirkan orang Islam dan orang 
lainnya, persis kelakuan kelompok yang dilarang atau diharamkan di Malaysia 
itu.

Nah sekarang, tidak ada lagi yang bisa dilakukan dan disembunyikannya lagi 
oleh orang penipu dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini, selain hanya 
berteriak-teriak yang tidak ada gunanya. Semua orang Acheh yang ada 
didekatnya di Australia tidak akan ada yang berani mendekatnya karena takut 
dicap dan dianggap sebagai teroris oleh pihak Pemerintah Australia. Dan 
tentu saja, segala kegiatan orang penipu dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah 
ini diawasi dan dibuntuti oleh pihak Keamanan Pemerintah Australia.

Kemudian, soal saudara Otto Syamsuddin Ishak yang menulis TUPE pada 17 
Oktober 2006 di Koran Acehkita yang menuduh kepada Pimpinan Tinggi GAM dan 
Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang tanpa fakta dan 
bukti hukum kuat sudah ditanggapi dalam tulisan “Pimpinan Tertinggi GAM 
Teungku Hasan Muhammad di Tiro tetap menentukan putusan akhir” ( 
http://www.dataphone.se/~ahmad/061019.htm ) dan dipublikasikan di beberapa 
media massa elektronik, termasuk di Acehkita.com. Ternyata saudara Otto 
Syamsuddin Ishak tidak mampu untuk menanggapi balik atas tuduhan yang tanpa 
fakta dan bukti hukum kuat itu.

Jadi, kalau orang penipu dan pemalsu nama Dr. Zaini Abdullah ini memakai 
alasan dan argumentasi tulisan TUPE yang dikarang oleh saudara Otto 
Syamsuddin Ishak, maka argumentasi yang dipakainya itu adalah argumentasi 
yang paling lemah dan paling keropos. Lihat saja fakta dan bukti hukumnya, 
mana ada lagi tanggapan balik yang dilambungkan oleh saudara  Otto 
Syamsuddin Ishak atas tulisan “Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad 
di Tiro tetap menentukan putusan akhir”, karena memang saudara Otto 
Syamsuddin Ishak hanyalah sekedar ingin menjatuhkan dan menghancurkan GAM 
dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Stafnya.

Terakhir, dengan telah menggelupurnya orang penipu dan pemalsu nama Dr. 
Zaini Abdullah yang adalah salah seorang teroris dan salah seorang anggota 
kelompok yang dilarang di Malaysia, maka apapun yang diteriakkannya di 
mimbar bebas ini tidak lebih dan tidak kurang adalah hanya merupakan tiupan 
bau mulutnya saja yang tidak memiliki isi dan kekuatan sedikitpun juga. Dan 
tentu saja setiap rakyat dan bangsa Acheh tidak akan berani mendekatinya 
karena akan dicap sebagai anggota kelompok terlarang di Malaysia dan di 
Australia.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada 
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu 
untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang 
Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel 
di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita 
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

Received: from [202.7.166.169] by web27113.mail.ukl.yahoo.com via HTTP; Thu, 
26 Oct 2006 03:09:28 CEST
Date: Thu, 26 Oct 2006 03:09:28 +0200 (CEST)
From: "Dr. Zaini Abdullah" [EMAIL PROTECTED]
Subject: ANJING BOLDOK AMAT SUDIRMAN SUDAH HABIS BAHAN
To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED]

Anjing boldok amat sudirman sudah habis bahan menulis, dengan 
mengulang-ngulang dan memforwards isi emailnya yang sama.

Anjing boldok amat sudirman itu sudah kehilangan akal untuk menipu Bangsa 
Aceh yang masih kuat hatinya untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Aceh. 
Anjing boldok amat sudirman juga sudah sangat merasa kecewa, karena Bangsa 
Aceh tidak terpengaruh dengan tipu dayanya yang diarahkan oleh malek maut & 
zaini boh labu.

Wahai anjing boldok amat sudirman, pernahkah kamu mendengar bait lagu 
"Pusara Tak Bernama"? Itulah ibaratnya Bangsa Aceh yang berjuang dengan 
segala kekuatan yang ada padanya dan tidak pernah terikut-ikut atau 
terpengaruh dengan pengkhianat yang telah menjual maruah dan negara Aceh 
kepada kafir penjajah indunesia jawa. Kamu wahai anjing boldok amat sudirman 
adalah anjing yang diberi makan oleh si malik maut & zaini boh labu, 
sehingga kamu terus menggonggong. Kamu anjing boldok amat sudirman juga 
bekerja untuk serdadu tni/polri.

Wahai anjing boldok amat sudirman, jangan cuba kamu menggertak Bangsa Aceh 
dengan tulisanmu melalui email. Sudah banyak Bangsa Aceh yang cuba kamu 
gertak melalui email kamu sebelum ini. Bangsa Aceh yang tidak pernah menjadi 
pengkhianat hanya berpegang pada prinsipnya "sekali lahir dan sekali mati". 
Jadi gertak anjing boldok seperti kamu lakukan tidak pernah ditakuti oleh 
Bangsa Aceh yang kuat prinsipnya.

Hanya anjing boldok tua yang menghabiskan sisa hidupnya di pasar-pasar 
borong Sweden mencari tulang seperti kamu yang takut kepada gertak kerana 
takut tidak mendapat tulang.

Kepada Bangsa Aceh semua supaya dapat menilai si malek maut & zaini 
abdullah, yang berkawan dengan anjing boldok tua yang sekarang menghabiskan 
sisa hidupnya di Sweden yang berasal dari pulau jawa, amat sudirman, dengan 
menggunakan anjing boldok tua itu untuk menentang siapa sahaja Bangsa Aceh 
yang tidak menerima pengkhianatan yang telah dilakukan oleh malek mahmud & 
zaini abdullah itu serta konco-konconya yang lain terhadap cita-cita untuk 
memerdekakan Aceh dari penjajahan indunesia jawa. Kebanyakna mereka yang 
sudah menjadi pengkhianat ini sekarang hanya mahu memperkaya dirinya dengan 
mengharap wang yang diberikan oleh penjajah indunesia jawa melalu BRR dan 
pemberian wang atau proyek secara langsung melalui monyet Hamid Awaluddin 
dan Yusuf Kalla. Mereka sudah mengkhianati pengorbanan Bangsa Aceh untuk 
memperjuangkan kemerdekaan.

Untuk si anjing boldok tua amat sudirman, diharapkan supaya terus 
menghabiskan sisa tuanya di pasar-pasar borong Sweden untuk mencari 
tulang-tulang yang tumpah dari tong sampah di sana. Kalau kamu pulang ke 
rumah mertua kamu di Sumatra Utara katanya akan disiang oleh orang-orang 
Mandailing dijadikan makanan anjing, sebab kamu telah memalukan Bangsa 
Mandailing dari keluarga isterimu itu, dengan cara membela anjing2 penjajah 
jawa dan pengikutnya.
----------

_________________________________________________________________
Hur blir vädret till helgen? http://www.msn.se/weather/



Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke