http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED]
Stockholm, 17 September 2006. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. MAKIN KELIHATAN SIAPA YANG MEMPERGUNAKAN KEKUASAAN SEWENANG-WENANG DALAM TUBUH GAM & KPA DI ACHEH. Ahmad Sudirman Stockholm - SWEDIA. PANDANGAN SAUDARA CHAIRUL MUNADI DIJADIKAN SALAH SATU ALASAN POLITIK DAN HUKUM OLEH SAUDARA IRWANDI YUSUF. Memang susah untuk mewartakan kebenaran kepada orang yang dilahirkan sebagai TUKANG FITNAH. Orang setua Ahmad Sudirman normalnya sudah sadar akan fitnah yang ditebarkannya, tapi dia memang dilahirkan sebagai tukang fitnah apa hendak dikata. Tampak sekali misinya adalah untuk mengadudomba kami dalam GAM. (Hanakaru Hokagata, [EMAIL PROTECTED] , Date: 17 september 2006 09:26:36 ) Woiiiiiiiiiiiiiiii Ahmad Sudirman Bengak...!!!dungu...!!! tau tidak kalau petinggi GAM itu telah menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang. Dari hasil Rapat Sigom Donya dulu udah diputuskan bahwa GAM tidak medukung partai politik manapun, tapi kenapa pulak petinggi GAM itu sekarang mendukung PPP?? coba ko jelaskan Ahmad Sudirman Bengak!!! (chairul munadi, [EMAIL PROTECTED] , Date: 17 september 2006 05:59:13) Terimakasih saudara Irwandi Yusuf dan saudara Chairul Munadi di Banda Acheh, Acheh. Setelah membaca komentar yang disampaikan oleh saudara Irwandi Yusuf yang sampai ke e-mail box Ahmad Sudirman, ternyata isinya hanyalah sekedar pelampiasan rasa subjektifitasnya saja setelah terpancing oleh adanya hasil buah pikiran saudara Chairul Munadi yang diluncurkan tiga jam setengah sebelumnya yang juga sampai kepada Ahmad Sudirman dan telah ditanggapi oleh Ahmad Sudirman dalam tulisan Mereka yang mempergunakan kekuasaan sewenang-wenang dalam tubuh GAM & KPA di Acheh. ( http://www.dataphone.se/~ahmad/060917.htm ) Buah pikiran saudara Chairul Munadi di Banda Acheh itu adalah hasil buah pikiran yang tidak didasari oleh adanya pengertian dan pemahaman tentang MoU Helsinki itu sendiri dan tidak mengerti serta tidak memahami tentang adanya usaha-usaha yang akan menghancurkan tubuh GAM yang sekaligus dijadikan alat oleh pihak pemerintah RI dalam hal ini kelompok dari orang-orang intelijen-nya yang banyak bergentayangan di Banda Acheh untuk melemahkan dan sekaligus menghancurkan GAM melalui orang-orang yang bisa dijadikan ujung tombak dan umpan kedudukan dalam bentuk kursi kekuasan dan dana yang melimpah di Acheh. Nah, buah pikiran dari saudara Chairul Munadi ternyata oleh saudara Irwandi Yusuf bukan disikapi, dimengerti dan dipahami melalui jalur MoU Helsinki dan jalur sikap, politik dan kebijaksanaan yang mengarah kepada kokoh kuatnya GAM dan hidupnya ideologi perjuangan GAM, tetapi justru sebaliknya, diamini dan disetujui apa yang telah diluncurkan oleh saudara Chairul Munadi. Misalnya dengan hanya menyampaikan hasil buah pikiran saudara Irwandi Yusuf yang diformulasikan kedalam untaian kalimat Memang susah untuk mewartakan kebenaran kepada orang yang dilahirkan sebagai TUKANG FITNAH. Orang setua Ahmad Sudirman normalnya sudah sadar akan fitnah yang ditebarkannya, tapi dia memang dilahirkan sebagai tukang fitnah apa hendak dikata. Tampak sekali misinya adalah untuk mengadudomba kami dalam GAM. Sekarang, kita sudah bisa membaca dan mengambil serta menarik garis lurus dari apa yang disampaikan oleh saudara Irwandi Yusuf diatas itu yaitu saudara Irwandi Yusuf memang secara langsung menerima apa yang ada dalam pikiran saudara Chairul Munadi yaitu butiran kata-kata tau tidak kalau petinggi GAM itu telah menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang. Nah, kata-kata yang dilontarkan oleh saudara Chairul Munadi tersebut itulah yang menjadi salah satu faktor dari timbulnya sikap, tindakan dan kebijaksanaan dari saudara Irwandi Yusuf yang dinyatakan dalam bentuk pernyataan Jika ada elit Pimpinan GAM yang mengatasnamakan GAM mendukung pihak manapun, ini adalah anti demokrasi, mendurhakai keputusan bersama yang telah diambil, serta cendrung kepada pemenuhan kepentingan pribadi. (Hanakaru Hokagata, [EMAIL PROTECTED] , 8 september 2006 10:34:25) Terakhir, selama saudara Irwandi Yusuf cs tidak mengerti dan tidak memahami atas sikap, tindakan dan kebijaksanaan politik mereka yang mengarah kepada hancurnya tubuh GAM yang didalamnya ada KPA, maka selama itu saudara Irwandi Yusuf cs dapat digiring dengan mudah oleh pihak pemerintah RI kerarah yang menuju kepada hancurnya GAM yang ada dialamnya KPA di Acheh serta sekaligus memenggal GAM dan KPA di Acheh dari pimpinan tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ---------- From: Hanakaru Hokagata [EMAIL PROTECTED] Date: 17 september 2006 09:26:36 To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected], [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [IACSF] Re: «PPDi» Re: RAHASIA DARI IRWANDI YUSUF Memang susah untuk mewartakan kebenaran kepada orang yang dilahirkan sebagai TUKANG FITNAH. Orang setua Ahmad Sudirman normalnya sudah sadar akan fitnah yang ditebarkannya, tapi dia memang dilahirkan sebagai tukang fitnah apa hendak dikata. Tampak sekali misinya adalah untuk mengadudomba kami dalam GAM. HH ---------- From: chairul munadi [EMAIL PROTECTED] Date: 17 september 2006 05:59:13 To: [email protected] Cc: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Subject: [IACSF] Re: «PPDi» Re: RAHASIA DARI IRWANDI YUSUF Disini ada dua kesalahan besar yang dijalankan oleh pihak Irwandi Yusuf cs, yaitu pertama, pihak Sofyan Dawood di tempat kedudukan KPA menyokong dan mendeklarkan pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar sebagai calon Kepala dan Wakil Kepala Pemerintah Acheh tanpa mendapat persetujuan politik dari pihak petinggi GAM. Kedua, pihak Sofyan Dawood mempergunakan lembaga atau institusi KPA secara resmi untuk dijadikan sebagai alat pendukung dan peyokong politik kepada pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar. (Ahmad Sudirman, 12 September 2006) woiiiiiiiiiiiiiiii Ahmad Sudirman Bengak...!!!dungu...!!! tau tidak kalau petinggi GAM itu telah menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang. Dari hasil Rapat Sigom Donya dulu udah diputuskan bahwa GAM tidak medukung partai politik manapun, tapi kenapa pulak petinggi GAM itu sekarang mendukung PPP?? coba ko jelaskan Ahmad sudurman Bengak!!! Mu'allim Muzakkir Manaf sudah jelas-jelas tidak mendukung keputusan Malik, zaini, ilyas abee, dan konco-konconya...karena dia tau kalau dia mendukung berarti dia telah melanggar keputusan bersama (Hasil Rapat Sigom donya). tapi kenapa pulak Si Malek itu dengan sewenang-wenang memaksa Mu'allim Muzakkir Manaf untuk membacakan surat dukungan kepada H20??? coba ko jelaskan Ahmad Sudirman bengak.!!! jangan asal bacot aja ko... jangan sok tau kau Ahmad sudirman tentang GAM dan KPA...jangan menebar fitnah kemana-mana..rugi aja nama kau Hakim tapi gk bisa menimbang mana yang benar dan mana yang salah. kami sudah cukup lama menderita wahai Ahmad sudirman...sudah begitu banyak nyawa melayang karena fitnah dan adu domba......jangan lagi kau tambah penderitaan kami dengan fitnah-fitnahmu... --------- From: abu meulaboh <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: [EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected], [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] CC: [email protected], [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [IACSF] Re: «PPDi» Re: RAHASIA DARI IRWANDI YUSUF Date: Wed, 27 Sep 2006 06:48:40 -0700 (PDT) MIME-Version: 1.0 X-Originating-IP: 216.252.111.229 X-Sender: [EMAIL PROTECTED] Received: from n7a.bullet.sc5.yahoo.com ([66.163.187.150]) by bay0-mc11-f19.bay0.hotmail.com with Microsoft SMTPSVC(6.0.3790.2444); Wed, 27 Sep 2006 07:02:48 -0700 Received: from [66.163.187.121] by n7.bullet.sc5.yahoo.com with NNFMP; 27 Sep 2006 14:00:30 -0000 Received: from [66.218.69.6] by t2.bullet.sc5.yahoo.com with NNFMP; 27 Sep 2006 14:00:30 -0000 Received: from [66.218.66.61] by t6.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 27 Sep 2006 14:00:30 -0000 Received: (qmail 79080 invoked from network); 27 Sep 2006 13:48:50 -0000 Received: from unknown (66.218.67.33) by m35.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 27 Sep 2006 13:48:50 -0000 Received: from unknown (HELO web57213.mail.re3.yahoo.com) (216.252.111.229) by mta7.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 27 Sep 2006 13:48:48 -0000 Received: (qmail 75540 invoked by uid 60001); 27 Sep 2006 13:48:40 -0000 Received: from [213.212.1.52] by web57213.mail.re3.yahoo.com via HTTP; Wed, 27 Sep 2006 06:48:40 PDT X-Message-Info: LsUYwwHHNt3EetPZtykPjIg+hM5s8Qjdd0wRLFzeP3o= Comment: DomainKeys? See http://antispam.yahoo.com/domainkeys DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=lima; d=yahoogroups.com;b=iJC61qyHZDqyAs5eTJkwUWCL7hktyjSfHRYfDxAy+wESjZ9VzVEGuTwEpa+BVEAB0h3oYw+xGmSFIwt86dJdvY0dVt7JICKwB34Npy5pq4/KETfmjZ/HezYWYaonXcQc; X-Yahoo-Newman-Property: groups-email X-Yahoo-Newman-Id: 15440234-m-1 X-Apparently-To: [EMAIL PROTECTED] Mailing-List: list [EMAIL PROTECTED]; contact [EMAIL PROTECTED] Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED] List-Id: <IACSF.yahoogroups.com> Precedence: bulk List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Return-Path: [EMAIL PROTECTED] X-OriginalArrivalTime: 27 Sep 2006 14:02:48.0296 (UTC) FILETIME=[9D159E80:01C6E23D] Hanakaru Hokagata <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Memang susah untuk mewartakan kebenaran kepada orang yang dilahirkan sebagai TUKANG FITNAH. Orang setua Ahmad Sudirman normalnya sudah sadar akan fitnah yang ditebarkannya, tapi dia memang dilahirkan sebagai tukang fitnah apa hendak dikata. Tampak sekali misinya adalah untuk mengadudomba kami dalam GAM. HH On 9/17/06, chairul munadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Disini ada dua kesalahan besar yang dijalankan oleh pihak Irwandi Yusuf cs, yaitu pertama, pihak Sofyan Dawood di tempat kedudukan KPA menyokong dan mendeklarkan pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar sebagai calon Kepala dan Wakil Kepala Pemerintah Acheh tanpa mendapat persetujuan politik dari pihak petinggi GAM. Kedua, pihak Sofyan Dawood mempergunakan lembaga atau institusi KPA secara resmi untuk dijadikan sebagai alat pendukung dan peyokong politik kepada pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar. woiiiiiiiiiiiiiiii Ahmad Sudirman Bengak...!!!dungu...!!! tau tidak kalau petinggi GAM itu telah menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang. Dari hasil Rapat Sigom Donya dulu udah diputuskan bahwa GAM tidak medukung partai politik manapun, tapi kenapa pulak petinggi GAM itu sekarang mendukung PPP?? coba ko jelaskan Ahmad sudurman Bengak!!! Mu'allim Muzakkir Manaf sudah jelas-jelas tidak mendukung keputusan Malik, zaini, ilyas abee, dan konco-konconya...karena dia tau kalau dia mendukung berarti dia telah melanggar keputusan bersama (Hasil Rapat Sigom donya). tapi kenapa pulak Si Malek itu dengan sewenang-wenang memaksa Mu'allim Muzakkir Manaf untuk membacakan surat dukungan kepada H20??? coba ko jelaskan Ahmad Sudirman bengak.!!! jangan asal bacot aja ko... jangan sok tau kau Ahmad sudirman tentang GAM dan KPA...jangan menebar fitnah kemana-mana..rugi aja nama kau Hakim tapi gk bisa menimbang mana yang benar dan mana yang salah. kami sudah cukup lama menderita wahai Ahmad sudirman...sudah begitu banyak nyawa melayang karena fitnah dan adu domba......jangan lagi kau tambah penderitaan kami dengan fitnah-fitnahmu... Ahmad Hakim Sudirman < [EMAIL PROTECTED]> wrote: http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 12 September 2006. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. IRWANDI YUSUF CS MELAKUKAN TINDAKAN POLITIK KONFRONTASI TOTAL TERHADAP PIMPINAN TINGGI GAM DAN KPA. Ahmad Sudirman Stockholm - SWEDIA. IRWANDI YUSUF CS MEMAKAI LEMBAGA GAM & KPA UNTUK MENCARI KEDUDUKAN DAN UANG. "Secara pribadi, saya menyayangkan Kang Ahmad Sudirman yang rela menanggung dosa karena omongkan sesuatu yang tidak diketahuinya secara jelas. Dalam usianya yang sudah sepuh ini mestinya Kang Ahmad Sudirman sudah harus lebih banyak mawas diri dan lebih banyak berzikir. Politik praktis, apalagi berfungsi dalam fitnah chain of command sudah sangat tidak pantas lagi buat Kang Ahmad Sudirman. Kang Sudirman, jika Anda terus berpartisipasi dalam urusan fitnah dan sebagai penyebar kebencian, do it on your own risk di akhirat nanti." (Hanakaru Hokagata, [EMAIL PROTECTED] , 12 september 2006 11:10:44 ) Terimakasih saudara Irwandi Yusuf di Banda Acheh. Setelah membaca pernyataan dan penjelasan politik yang disampaikan oleh saudara Irwandi Yusuf melalui email yang dialamatkan kepada Ahmad Sudirman, yang teks lengkapnya bisa dibaca dibawah, ternyata ada beberapa masalah yang perlu digaris bawahi dan perlu mendapat tanggapan. Dari semua fakta yang berisikan kronologis pertemuan para Petinggi GAM, Komite Peralihan Aceh (KPA) dan wakil-wakil ulama tentang sokongan kepada pihak Humam Hamid dan Hasbi Abdullah pada tanggal 22 Agustus 2006 sampai kepada pernyataan yang disampaikan oleh Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Sofyan Dawood di markas KPA hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2006 tentang sokongan kepada pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar menggambarkan adanya sikap, kebijaksanaan dan tindakan politik dari sebagian personalia dalam tubuh GAM dan KPA dalam hal ini saudara Irwandi Yusuf, saudara Sofyan Dawood, saudara Munawarliza Zein dan yang lainnya yang mengarah kepada pertentangan dan konfrontasi horizontal yang total kepada pihak pimpinan tinggi GAM. Sikap, kebijaksanaan dan tindakan politik dari pihak saudara Irwandi Yusuf cs yang mengarah kepada pertentangan dan konfrontasi horizontal terhadap pihak pimpinan tinggi GAM ini telah menyebabkan robohnya bangunan GAM. Sikap, kebijaksanaan dan tindakan politik yang telah dijalankan oleh pihak para Petinggi GAM dan Kepala Komite Peralihan Aceh (KPA) dalam hal pengambilan taktik dan strategi politik mengenai penyokongan terhadap pihak Humam Hamid dan Hasbi Abdullah telah dijadikan sebagai alasan politik untuk mengambil sikap, kebijaksanaan dan tindakan politik oleh pihak Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Sofyan Dawood dengan mempergunakan kendaraan politik KPA dan tempat kedudukan KPA sebagai alat resmi menyokong dan mendukung penuh pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar tanpa mendapat persetujuan dan kesepakatan dari pihak petinggi GAM. Disini ada dua kesalahan besar yang dijalankan oleh pihak Irwandi Yusuf cs, yaitu pertama, pihak Sofyan Dawood di tempat kedudukan KPA menyokong dan mendeklarkan pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar sebagai calon Kepala dan Wakil Kepala Pemerintah Acheh tanpa mendapat persetujuan politik dari pihak petinggi GAM. Kedua, pihak Sofyan Dawood mempergunakan lembaga atau institusi KPA secara resmi untuk dijadikan sebagai alat pendukung dan peyokong politik kepada pihak Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar. Dari dua faktor kesalahan yang dijalankan oleh pihak saudara Sofyan Dawood cs inilah yang telah menjadikan bangunan GAM pecah. Mengapa ? Karena, sudah disepakati bahwa GAM yang didalamnya ada KPA sebagai lembaga atau institusi tidak ikut dalam Pemilihan Kepala Pemerintah Acheh (Pilkapa). Tetapi secara perseorang anggota GAM dibenarkan untuk mencalonkan diri dan dicalonkan. Walaupun GAM secara lembaga atau institusi tidak ikut dalam pilkapa, tetapi sesuai dengan statusnya sebagai lembaga politik dan hukum GAM bersama-sama membangun Pemerintahan Acheh dibenarkan untuk menyokong calon lain seperti Humam Hamid dan Hasbi Abdullah. Nah persoalannya sekarang adalah, ketika pihak GAM melalui Kepala Komite Peralihan Aceh (KPA) menyatakan sokongan kepada Humam Hamid dan Hasbi Abdullah, ternyata ditanggapi oleh pihak Sofyan Dawood cs dengan sikap, kebijaksanaan dan tindakan politik yang 180 derajat bertentangan dan melawan arus pihak pimpinan tinggi GAM dan Kepala Komite Peralihan Aceh (KPA) yaitu melalui cara penyokongan dan pendeklaran resmi dari pihak KPA dan ditempat kedudukan KPA terhadap Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar. Jadi disini kelihatan dengan jelas dan terang pihak Irwandi Yusuf, Sofyan Dawood, Munawarliza Zein dan yang lainnya ditambah dengan dukungan dari saudara Bakhtiar Abdullah telah mempergunakan lembaga GAM dalam hal ini KPA sebagai lembaga atau institusi resmi untuk menyokong dan mendukung Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar. Dan inilah merupakan suatu konfrontasi horizontal yang total dari pihak Irwandi Yusuf cs terhadap pihak pimpinan tinggi GAM dan Kepala Komite Peralihan Aceh (KPA). Dan tindakan politik dari saudara Irwandi Yusuf cs adalah merupakan tindakan politik deklarasi perang terhadap pimpinan tinggi GAM dalam tubuh GAM yang didalamnya ada KPA. Nah, sikap, kebijaksanaan dan tindakan politik yang dijalankan oleh Irwandi Yusuf cs inilah yang dalam waktu-waktu mendatang ini akan menjadi bumerang dalam tubuh GAM dan KPA. Tentu saja, tindakan politik yang dijalankan oleh pihak saudara Irwandi Yusuf cs tidak bisa digolongkan kedalam tindakan politik yang oleh saudara Munawarliza Zein disebut dengan tindakan politik buttom- up, tetapi tindakan politik saudara Irwandi Yusuf cs digolongkan kedalam golongan orang-orang yang melakukan tindakan politik penjegalan dan politik perampasan kekuasaan dalam tubuh GAM dan KPA di Acheh. Dan kelihatan sekali, disamping pihak saudara Irwandi Yusuf cs telah melakukan deklarasi perang terhadap pimpinan tinggi GAM dan Kepala Komite Peralihan Aceh (KPA) juga kelihatan sekali adanya dorongan untuk menguasai kekuasaan dalam tubuh GAM di Acheh guna dipakai sebagai alat mencapai kursi kekuasaan Pemerintah Acheh dan dipakai alat untuk mendapatkan uang, dana dan kekayaan lainnya. Dan celakanya lagi, pihak saudara Irwandi Yusuf cs telah melupakan dan mengancur luluhkan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Dan mereka menganggap diri mereka sambil menepuk dada "mereka berdua akan membawa ke 'tujuan GAM yang masih jauh' itu, sebab mereka berdua secara pribadi sudah teruji dan bukan bunglon" (Munawarliza Zein, [EMAIL PROTECTED] , Sun, 27 Aug 2006 07:51:19 -0700 (PDT)). Tetapi dalam kenyataannya mereka tidak ditunjang oleh kekuatan akar yang kuat dan kokoh, sehingga dalam sekejap saja mereka nantinya bisa dengan mudah dirobohkan dan dihancurkan. Inilah tanggapan dari Ahmad Sudirman atas apa yang disampaikan oleh saudara Irwandi Yusuf. Dan tentu saja, Rasulullah saw sampai hari akhirnya tetap berjuang dan membangun dengan berlandaskan pada politik yang diacukan kepada Islam. Jadi, kalau Ahmad Sudirman sekarang berbicara politik, apakah itu politik sebagai ilmu, atau sebagai politik praktis, maka sikap dan tindakan Ahmad Sudirman itu adalah tidak tergantung kepada usia. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ---------- From: Hanakaru Hokagata [EMAIL PROTECTED] Date: 12 september 2006 11:10:44 To: "Ahmad Sudirman" [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: REFRESENTATIF GAM DI AMM, IRWANDI YUSUF PERLU SEGERA DITARIK DARI AMM. Kang Ahmad Sudirman, Anda kenal dengan saya dan saya pun kenal dengan Anda. Kita bertemu di Stockholm pada acara peresmian perkawinan anak Dr. Zaini. Ketika Anda ngomong KPA, seolah-olah Anda lah yang paling tahu KPA. Saya adalah pejabat teras KPA yang oleh karena itu saya ditunjuk untuk menjadi Wakil Senior GAM (TNA) untuk AMM. Untuk Anda ketahui, saya tinggal serumah dengan Muzakkir Manaf. Saya juga yang mendeklarasikan berdirinya KPA sesaat setelah saya membubarkan TNA dalam kapasitas saya sebagai Senior Representative to AMM. Jadi saya tahu persis apa yang terjadi terhadap Muzakkir Manaf. Satu lagi yang ingin saya sampaikan biar Anda tahu dan agar Anda terhindar dari menjadi tukang fitnah, adalah: TIDAK pernah ada yang namanya KOMITMEN politik GAM dengan partai politik PPP. Baiklah saya uraikan disini tragedi Muzakkir Manaf dukung H2O: 1.Rapat tanggal 21 Agustus: Para ulama diundang rapat dengan tim sukses H2O yang terdiri dari Muhammad Lampoh Awe (kerabat dekat Hasbi Abdullah), Zakaria Saman, dan Ilyas Abed. Rapat itu dihadiri juga oleh Dr. Zaini (abang kandung Hasbi) dan Meuntroe Malik. Keputusan rapat: Ulama menolak mendukung H2O karena mereka menggunakan kenderaan parpol nasional dan karena Humam adalah salah seorang sponsor atau penandatangan DOM di masa lalu. 2.Tidak berhasil dengan para ulama, tim sukses menggelar rapat dengan seluruh Panglima TNA dari beberapa wilayah yang intinya meminta agar mereka memberi dukungan kepada H2O. Rapat ini pun gagal memperoleh dukungan para panglima, bahkan yang terjadi adalah panglima panglima wilayah mengkritik pedas keputusan tim sukses yang melibatkan pimpinan untuk mendukung H2O. Mereka ada yang berteriak "Tigapuluh tahun kita berperang dan puluhan ribu nyawa sudah terkorban apakah untuk mensukseskan PPP yang dulu sewaktu darurat militer mencap kita sebagai Bughat?" Rapat berakhir pada pukul 1230 dengan kekecewaan bagi yang mengundang dan yang diundang. Setelah para peserta rapat meninggalkan arena, yang tertinggal disana adalah tim sukses H2O, Meuntroe Malek, dan Dr. Zaini, plus beberapa wartawan yang kebingungan. Muzakkir Manaf pun sudah pulang ke rumahnya. Tapi tim sukses belum putus asa. Ilyas Abed lalu mengambil inisiatif menulis press statement DUKUNGAN KPA dengan mengatasnamakan Muzakkir Manaf. Setelah press statement selesai ditulis tangan, Kamaruddin alias Abu Razak disuruh menjemput Muzakkir Manaf dari rumahnya dengan alasan ada rapat penting dengan pimpinan. Sesampainya di sana, Muzakkir disodori oleh Ilyas Abed press statement utk dibacakan di depan wartawan. Muzakkir menolak keras. Zakaria Saman mengambil alih tugas membujuk Muzakkir tapi tetap gagal juga. Setelah 1 jam bujuk membujuk itu berlangsung, akhirnya Ilyas Abed mengambil naskah tersebut dan diberikan kepada Meuntroe Malek untuk menyuruh Muzakkir membacanya di depan wartawan. Meuntroe Malek memanggil Muzakkir dan memintanya agar mau membaca. Muzakkir yang malang kena skak, dan ia pun membaca press statement itu di depan wartawan. Esok hari hebohlah seantero Aceh. Setelah Muzakkir membacanya di depan wartawan, Muzakkir sempat berucap kepada tim sukses dan pimpinan: "Lakukanlah sesuka kalian, saya tidak mau perduli lagi." Malamnya kami bertemu di rumah. Muzakkir berkata kepada saya bahwa dirinya tadi dijebak. Dia mempersilakan saya tetap maju dan jangan bergeming. Esok harinya Muzakkir terbang ke Medan dan bertemu dengan Sofyan Dawod di sana. Kepada Sofyan Dawod dia meminta agar dapat menyejukkan suasana di lapangan dan mengizinkan Sofyan Dawod untuk membuat Counter Press Statement. Tanggal 26 Agustus Sofyan Dawod menggelar press statement di Kantor KPA Banda Aceh. Jadi, Kang Dirman, saya harap Anda jangan asal rewel saja. Mau fakta, datanglah ke Aceh dan bertanyalah kepada rakyat Aceh serta anggota2 KPA. Info yang Anda dapat dari sahabat Anda yang bernama Ustadz Muzakkir Hamid di Alby adalah sangat tendensius, mengelabui, dan mengabaikan fakta. Secara pribadi, saya menyayangkan Kang Ahmad Sudirman yang rela menanggung dosa karena omongkan sesuatu yang tidak diketahuinya secara jelas. Dalam usianya yang sudah sepuh ini mestinya Kang Ahmad Sudirman sudah harus lebih banyak mawas diri dan lebih banyak berzikir. Politik praktis, apalagi berfungsi dalam fitnah chain of command sudah sangat tidak pantas lagi buat Kang Ahmad Sudirman. Kang Sudirman, jika Anda terus berpartisipasi dalam urusan fitnah dan sebagai penyebar kebencian, do it on your own risk di akhirat nanti. Wassalam. --------- --- In [email protected], Aceh Watch <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: Hanakaru Hokagata [EMAIL PROTECTED], Date: 12 september 2006 11:10:44 > To: "Ahmad Sudirman" [EMAIL PROTECTED] > Cc: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] > > Subject: Re: REFRESENTATIF GAM DI AMM, IRWANDI YUSUF > PERLU SEGERA DITARIK DARI AMM. > > Kang Ahmad Sudirman, Anda kenal dengan saya dan saya pun kenal dengan Anda. Kita bertemu di Stockholm pada acara peresmian perkawinan anak Dr. Zaini. > Ketika Anda ngomong KPA, seolah-olah Anda lah yang paling tahu KPA. Saya adalah pejabat teras KPA yang oleh karena itu saya ditunjuk untuk menjadi Wakil Senior GAM (TNA) untuk AMM. Untuk Anda ketahui, saya tinggal serumah dengan Muzakkir Manaf. Saya juga yang mendeklarasikan berdirinya KPA sesaat setelah saya membubarkan TNA dalam kapasitas saya sebagai Senior Representative to AMM. Jadi saya tahu persis apa yang terjadi terhadap Muzakkir Manaf. Satu lagi yang ingin saya sampaikan biar Anda tahu dan agar Anda terhindar dari menjadi tukang fitnah, adalah: TIDAK pernah ada yang namanya KOMITMEN politik GAM dengan partai politik PPP. > > Baiklah saya uraikan disini tragedi Muzakkir Manaf dukung H2O: > > 1.Rapat tanggal 21 Agustus: Para ulama diundang rapat dengan tim sukses H2O yang terdiri dari Muhammad Lampoh Awe (kerabat dekat Hasbi Abdullah), Zakaria Saman, dan Ilyas Abed. Rapat itu dihadiri juga oleh Dr. Zaini (abang kandung Hasbi) dan Meuntroe Malik. Keputusan rapat: Ulama menolak mendukung H2O karena mereka menggunakan kenderaan parpol nasional dan karena Humam adalah salah seorang sponsor atau penandatangan DOM di masa lalu. > > 2.Tidak berhasil dengan para ulama, tim sukses menggelar rapat dengan seluruh Panglima TNA dari beberapa wilayah yang intinya meminta agar mereka memberi dukungan kepada H2O. Rapat ini pun gagal memperoleh dukungan para panglima, bahkan yang terjadi adalah panglima panglima wilayah mengkritik pedas keputusan tim sukses yang melibatkan pimpinan untuk mendukung H2O. > > > Irwandi Yusuf > > Mereka ada yang berteriak "Tigapuluh tahun kita berperang dan puluhan ribu nyawa sudah terkorban apakah untuk mensukseskan PPP yang dulu sewaktu darurat militer mencap kita sebagai Bughat?" Rapat berakhir pada pukul 1230 dengan kekecewaan bagi yang mengundang dan yang diundang. > > Setelah para peserta rapat meninggalkan arena, yang tertinggal disana adalah tim sukses H2O, Meuntroe Malek, dan Dr. Zaini, plus beberapa wartawan yang kebingungan. Muzakkir Manaf pun sudah pulang ke rumahnya. Tapi tim sukses belum putus asa. Ilyas Abed lalu mengambil inisiatif menulis press statement DUKUNGAN KPA dengan mengatasnamakan Muzakkir Manaf. Setelah press statement selesai ditulis tangan, Kamaruddin alias Abu Razak disuruh menjemput Muzakkir Manaf dari rumahnya dengan alasan ada rapat penting dengan pimpinan. Sesampainya di sana, Muzakkir disodori oleh Ilyas Abed press statement utk dibacakan di depan wartawan. Muzakkir menolak keras. Zakaria Saman mengambil alih tugas membujuk Muzakkir tapi tetap gagal juga. Setelah 1 jam bujuk membujuk itu berlangsung, akhirnya Ilyas Abed mengambil naskah tersebut dan diberikan kepada Meuntroe Malek untuk menyuruh Muzakkir membacanya di depan wartawan. Meuntroe Malek memanggil Muzakkir dan memintanya agar mau membaca.Muzakkir > yang malang kena skak, dan ia pun membaca press statement itu di depan wartawan. Esok hari hebohlah seantero Aceh. > > > > Setelah Muzakkir membacanya di depan wartawan, Muzakkir sempat berucap kepada tim sukses dan pimpinan: "Lakukanlah sesuka kalian, saya tidak mau perduli lagi." Malamnya kami bertemu di rumah. Muzakkir berkata kepada saya bahwa dirinya tadi dijebak. Dia mempersilakan saya tetap maju dan jangan bergeming. Esok harinya Muzakkir terbang ke Medan dan bertemu dengan Sofyan Dawod di sana. Kepada Sofyan Dawod dia meminta agar dapat menyejukkan suasana di lapangan dan mengizinkan Sofyan Dawod untuk membuat Counter Press Statement. Tanggal 26 Agustus Sofyan Dawod menggelar press statement di Kantor KPA Banda Aceh. Jadi, Kang Dirman, saya harap Anda jangan asal rewel saja. Mau fakta, datanglah ke Aceh dan bertanyalah kepada rakyat Aceh serta anggota2 KPA. Info yang Anda dapat dari sahabat Anda yang bernama Ustadz Muzakkir Hamid (red: adik kandung Istri Dr.Zaini Abdullah) di Alby adalah sangat tendensius, mengelabui, dan mengabaikan fakta. > > Secara pribadi, saya menyayangkan Kang Ahmad Sudirman yang rela menanggung dosa karena omongkan sesuatu yang tidak diketahuinya secara jelas. Dalam usianya yang sudah sepuh ini mestinya Kang Ahmad Sudirman sudah harus lebih banyak mawas diri dan lebih banyak berzikir. Politik praktis, apalagi berfungsi dalam fitnah chain of command sudah sangat tidak pantas lagi buat Kang Ahmad Sudirman. > > Kang Sudirman, jika Anda terus berpartisipasi dalam urusan fitnah dan sebagai penyebar kebencian, do it on your own risk di akhirat nanti. > > Wassalam. > --------- > > > ---------------------------------------------------------- ---------------------------------------- > > http://www.sirareferendum.org/indexa.php? mod=article&cat=informasi&article=128 > > Irwandi-Nazar Didukung Pimpinan GAM > Selasa, 29/08/2006, 04:00pm (GMT+7) > > BANDA ACEH-SIRA. Pasangan Kepala dan Wakil Kepala Pemerintahan Aceh dari jalur independen, DrH Tgk Irwandi Yusuf, MSc dan Muhammad Nazar secara resmi dideklarasikan di Kantor Komite Peralihan Aceh (KPA), Lamdingin, Banda Aceh, 27/8 untuk bertarung dalam Pilkapa, 11 Desember mendatang. > > Pasangan yang diberi nama kandidat Perjuangan dan Perdamaian ini akan menggunakan Seuramoe Irwandi Nazar (SINAR) sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dan mengajak masyarakat untuk memilih pasangan ini. > > Sebelumnya, pasangan ini akan dideklarasikan pada tanggal 28/8 seperti hasil dari Rakor Pimpinan SIRA beberapa waktu lalu di Wisma Cendana, namun karena situasi politik yang semakin panas, maka pasangan ini lebih cepat dideklarasikan dari rencana semula. > Kandidat yang sama-sama alumni dan pernah mendekam di LP Keudah ini diduga akan mendapatkan dukungan dari para mantan anggota GAM dan juga simpatisan SIRA. Menurut Sofyan Dawood, yang membacakan pernyataan deklarasi menyatakan bahwa pasangan ini akan didukung secara penuh oleh masyarakat Aceh khususnya di daerah yang menjadi basis GAM dan SIRA. > > "Deklarasi ini atas permintaan masyarakat yang menghendaki ada personel GAM dan SIRA maju dalam pemilihan mendatang," jelas Juru Bicara KPA Sofyan Dawood yang membaca naskah yang ditandatangani oleh 33 anggota Majelis GAM, panglima wilayah, serta mantan juru bicara GAM. > > Meski saat deklarasi itu tidak nampak mantan panglima TNA, Muzakkir Manaf, tapi Sofyan mengaku, kalau pasangan Irwandi Nazar mendapat dukungan dari Muzakkir Manaf. > > Munawarliza, deputi Juru Bicara GAM, dalam satu kesempatan menyatakan bahwa Muzakkir Manaf ditekan untuk membacakan pernyataan dukungan kepada HUmam Hamid dan Hasbi Abdullah. "Tgk Muzakkir sama sekali tidak mengetahui sebelumnya apa isi teks tersebut." > Pasangan ini juga mendapat dukungan penuh dari Tgk Bakhtiar Abdullah yang mengirimkan surat dukungan secara pribadi, dan berharap pasangan dapat memenangkan pilkada dan memimpin rakyat Aceh mewujudkan cita-cita mereka. (*) > > > > > --------------------------------- > Why keep checking for Mail? The all-new Yahoo! Mail shows you when there are new messages. > > --------------------------------- > Why keep checking for Mail? The all-new Yahoo! Mail shows you when there are new messages. > bbbjjadkl ncvjkhchjc kcjkkh --------------------------------- Get your email and more, right on the new Yahoo.com --------------------------------- How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates. Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)... beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Salam perjuangan. -------------- ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!! **UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK: kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED] http://lantak.cjb.net *PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Lantak/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
