Ali Al Asytar <[EMAIL PROTECTED]> skrev:
Ada satuhal yang masih menguntungkan bangsa Acheh yaitu kompaknya GAM dan SIRA..  Kekompakan yang saya maksudkan adalah sama persepsi dalam dalam menolak RUU-PA yang tidak sesuai dengan MoU Helsinki. Sebagaimana kita ketahui bahwa bangsa Acheh yang sadar yang menyatu dalam GAM dan SIRA sekali-kali tidak setuju untuk berunting andaikata bukan disebabkan gagasan internasional dengan alasan untuk dapat membenahkan kerusakan akibat tsunami itu. Justru itu dalam perundingan tersebut GAM benar-benar memperhitungkan agar point-point kesepakatan itu tidak merugikan bangsa Acheh buat masa depan. Namun persoalannya justru kemunafikan si Pa-i Jawalah yang membuat semua itu jadi sirna. Semoga Tim Eropa dapat mengarisbawahi kehipokritan Hindunesia Jawa itu untuk ditindaklanjuti, kalau tidak ingin marwah mereka tergadai hingga menjadi alasan bagi bangsa Acheh untuk menuduh bahwa mereka juga sama hipokritnya dengan si Pa-i Jawa Ketoprak empu Tantular yang terkenal munafiqnya sampai hari ini.
 
Andaikata kita 'arif berfikir sesunguhnya tidak ada yang merugikan bangsa Acheh sekarang ini kalau kekompakan GAM dan SIRA yang saya kemukkan diatas terbukti dalam realitanya. Semua ketimpangan yang dilakukan Penguasa Hindunesia itu termasuk program pencairan dana tsunami untuk kalangan hiupokrit itu (baca Kontoro cs) sesungguhnya merugikan mereka sendiri dalam kacamata Internasional bahwa yang namanya Indonesia itu memang terbukti munafiq. Terbukti bahwa yang mendhalimi bangsa Acheh bukan orang Kristen tapi orang munafiq yang terorganisir dalam system Hindunesia dhalim dan hipokrit itu.  Mereka melacur agama Islam untuk propokasi di Acheh seolah-olah Islam Acheh itu "Radikal" dengan menerapkan "Syari'at Islam" pura-pura. Islam yang sejati itu adalah rahmatan lil'alamin. Lalu saksikanlah apa yang diaplikasikan kaum munafiuq itu di Acheh sekarang ini ? Kenapa tidak si Kontoro cs yang harus dibenahkan agar dana donatur dalam dan luar negeri benar-benar tersalur untuk bangsa Acheh sendiri ? Kenapa justru isue Kristenisasi yang diangkat para hipokrit itu ?
 
Kesediaan bangsa Acheh untuk berunding membuktikan bahwa bangsa Acheh sesungguhnya bukanlah bangsa yang haus perang sebagaimana yang sering dituduhkan pihak-pihak yang tidak memahami hakikat perang yang sesungguhnya.
Kita telah membuktiukan pada dunia bahwa kita berperang untuk kedamaian dan keamanan abadi bukan keamanan yang dipasung dibawah penjajahan Hindunesia Jawa Hipokrit itu. Pemasungan adalah praktek dehumanisasi (tidak manusiawi)yang merupakan cirikhas aplikasi kaum hipokrit dimanapun di belahan bumi ini. Pihak internasional harus sadar bahwa tidak ada istilah berunding dengan pihak musuh yang hipokrit, kecuali pihak internasional sendiri juga hipokrit, memaksakan juga kepada setiap komunitas manusia yang terdhalimi di hampir seluruh dunia ini untuk menerima saja keamanan yang dipasung dibawah system yang munafiq.
 
Acheh - Sumatra, West Papua, Chechenia, Front Moro dan masih banyak lagi yang lainnya merupakan komunitas manusia yang ingin hidup damai sendiri tanpa campurtangan pihak manapun yang merugikan mereka. Justru itu pihak internasional sangat bertanggung jawab sebagai "Orang Tua" Dunia. Renungkanlah andaikata orang-orang tua disuatu kampung tidak peduli atas perlakuan semena-mena dari gerombolan manusia jahat terhadap seorang manusia yang lain yang membawa kematiannya. Lalu ketika anak-anak orang yang dibunuh itu sadar untuk mempersiapkan kekuatannya untuk berperang, akankah kita menuduh mereka sebagai orang yang haus perang. Logiskah peperangan itu kita hentikan sementar kebiadaban mereka itu tidak mau kita ambil tindakan yang adil diantara gerombolan jahat dan anak-anak pembela orang tua serta dirinya itu ?
 
Bangsa Acheh yang sadar tidak pernah tertipu dengan tulisan ilmiah gadongan yang mengkaburkan arti daripada perang dan perjuangan sebagaimana sering disebarkan di medan Internet bini. Mereka mengatakan bahwa perang itu sangat merugikan. Mereka membuat perbandingan antara kerugian dan keuntungan. Akhirnya mereka menarik kesimpulan bahwa ebih baik beragama tanpa negara daripada harus bernegara"  Alasan mereka ketaa tan kepada Tuhan tidak bisa dipaksakan oleh siapapun, apalagi oleh negara. Hubungan warga negara dengan Tuhan, baik dalam makna taat maupun bangkang, sepenuhnya urusan ribadi. 
 
 
Pendapat yang demikian jelas berasal dari orang-orang hipokrit yang menginginkan agar Islam itu hanya urusan pribadi sebagaimana keyakinan kaum hipokrit yang bersatupadu dalam system Hindunesia penjajah itu. Merka menginginkan agar bangsa Acheh menerima saja RUU-PA hasil godokan basyar - basyar yang nongkrong di Senayan itu. Penulis Ilmiah gadongan itu tidak memahami bahwa dalam berargumentasi untuk menentukan benar tidaknya suatu thesis tidak cukup dengan hanya mengandalkan logika semata-mata. Logika itu baru benar ketika mendapat pengesahan dari Nask Al Qur-an atau Hadist keluarga Rasul yang pasti tidak pernah menyimpang daripada nask Al Qur-an itu sendiri.
 
Allah (nask Al Qur-an) mengatakan: "Diwajibkan atas kamu berperang, sedangkan berperang itu adalah suatu yang kamu benci. dan boleh jadi kamu membenci akan sesuatu , padahal ia lebih baik bagimu. dan boleh jadi kamu menyenangi sesuatu, padahal ia adalah mudharat bagi kamu. dan Allah mengetahui, tetapi kamu tidak mengetahui". (Q.S, 2: 216).
 
Allah SWT juga berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: 'Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah' kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan kehidupan di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. At Taubah: 38, 39)
 
Nah bangsa Acheh yang mulia. bukankah justru Allah yang menentukan benar tidaknya logika manusia yang dhaif itu ? Kita juga harus memahami syarat dan tujuan berperang. Kita tidak dibenarkan memerangi negara orang kafir yang tidak mendhalimi penduduknya. Dengan kata lain Allah memerintahkan kita memerangi negara apapun dimana kaum dhu'afa terdhalimi dalam system tersebut.  Justru itu Itu Republik Islam Iran tidak boleh hanya berdiam diri melihat komunitas-komunitas yang terdhalimi di berbagai pelosok dunia ini seperti di Acheh - Sumatra, West Papua, Chechenia, Front Moro dan masih banyak lagi yang lainnya.  RII harus berdaya upaya untuk menolong komunitas-komunitas yang teranianya ini, kecuali kalau mereka memang sudah dekaden, lalu mereka justru membantu Indonesia yang mendhalimi Acheh - Sumatra dan West Papua. 
 
Saya dapat memahami kalau RII memprioritaskan komunitas Syiah yang terdhalimi, namun saya kira tidak adalagi komunitas Syi'ah yang terdhalimi  dewasa ini. Syiah yang benar tidak hanya menolong komunitas Syiah yang terdhalimi tapi juga Sunni yang terdhalimi seperti di Acheh, Moro dan Chechenia dan bahkan Komunitas Kristen di West Papua.  Sebab Islam sejati tidak memandang agamanya kaum dhu'afa, kecuali prioritas memang dibenarkan Allah
 
Andaikata bukan Wahabi keturunan Abu Sofyan yang telah meratakan kuburan ummulmukminin Khadijah, Fatimah Az Zahara dan kuburan-kuburan aulia-aulia Allah lainnya untuk dibangun pompa minyak dan W.C,  tapi Syiah yang berkuasa di Arab itu, sungguh daging korban Haji di Mina tidak hanya dibagibagikan kepada orang Islam yang menderita kelaparan di sekitar Arab saja tapi juga di Afrika yang Kristen dan Islam . Yang jelas kaum dhu'afalah titik fokusnya bukan agama mereka. Ini merupakan salah satu aspek dari "Rahmatan 'alaminnya Islam"   
 
Justru itulah Allah mengutus Rasul-rasulNya untuk membebaskan  kaum dhu'afa dari belenggu yang menimpa kuduk-kuduk mereka (QS,7:157 & QS, 90:12-18). Dan
justru itu juga Imam Khomaini, DR ’Ali Syari’ati dan  Murtadha Mutahhari dan ulama-ulama lainnya merupakan ulama Syi’ah  yang sangat konsekwen untuk membela kaum dhu’afa Iran dari prilaku keji penguasa dhalim kala itu hingga berhasil
 
Billahi fi sabililhaq
Ali Al Asytar
[EMAIL PROTECTED]
Stavanger, Norwegia.
 


Tarmizi Abdulghani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum Warahmatullah hi wabarakatuh
 
Lambat dan cepat nya proses keberhasilan di aceh tergantung kepada kebersamaan dalam melaksanakan semua agenda.Namun jika masih mengandalkan hanya aku itu saya pikir masih terikat dengan pola lama yang membuat bangsa di dunia ketinggalan.
Kikiskan sifat dan sikap hanya Aku maka pastikan  Aceh itu akan berjaya.
 
Bersama-sama berusaha untuk maju, ingat " Aceh di mana-mana "dan disana sini.
 
Mukarram


Taufik Al Mubarak <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saya tidak mengerti kenapa kita harus saling mencaci satu sama yang lain. cacian itupun terkesan malu-malu seperti posting beberapa kawan sebelumnya, yang tak berani menuding langsung lembaga yang menolak ruu pa.mereka masih bersembunyi di belakang pernyataan kamuflase.tapi saya yakin semua dialamatkan kepada sira. karena di situ disebutkan masalah mencalonkan gubernur. saya ingin katakan, sira sampai sekarang belum terobsesi pada kursi gubernur, hanya berita miring yang memanas-manasi seolah sira ingin kursi gubernur, yang bertujuan meruntuhkan moral orang sira. sira khsusunya lewat m nazar hanya melakukan gertak politik untuk meredam ambisi elite aceh yang sudah tercemar namanya tapi masih ingin menjadi gubernur...

kemudian, disebutkan pula bahwa dulunya minta ruu pa disahkan dengan menurunkan ribuah massa, sekarang ketika mau disahkan sudah ada wacana untuk menolak.

kawan, ruu pa harus ditolak jika tidak sesuai dengan mou helsinki. karena akibatnya akan sangat besar, bukan hanya untuk rakyat aceh tapi untuk perdamaian itu sendiri.

dulu pun ketika sira mendesak ruu pa disahkan, tetapkan diselipkan dengan pernyataan dan harapan agar sesuai dengan mou helsinki.

jadi sekarang, jika tidak sesuai dengan mou helsinki apakah kita tidak menolaknya??

fikirkan baik-baik

masthur yahya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
.....

Ya Allah ya Rabby Ya Rabbana.....
Kamoe yakin, droeneuh deuh neukalen :
niet,harapan,perasaan hatta peukateun kamoe ateuh
bumoe nyoe,
Droeneuh (Allah) jeut keu saksi weih-weuh kamoe tiep
uroe tiep masa,
Kamoe yakin ya Allah,han Neu Peubiyeu miseu kamoe han
eik meutheun lei,han meutuo'eh sa'oeh lei,han meujan
sajan lei,meutuka kei,reulei han timang, reubah sira
mumang meutuka kei,
Ya Allah yang po ban mandum kekuasaan ngen keurajeun
donya,
Kamoe ridha, miseu na cara laen bak hakikat droeneuh
-ya Allah,
Leubeh 'ade seuleusoe ngen jaroe droeneuh ya Allah ya
Rabbana;han soe dawa,han soe teuntang,han soe
tulak,han soe,lakee,han soe tueng,han soe ludah,han
soe reubout,
Neutulong keuh kamoe sigo teuk ya Allah
lagee yang ka ka, atawa ban yang 'heut droeneuh ya
Allah, kamoe ka ridha asai lam ridha droeneuh ya Allah
Ya Allah, ulee nyoe ka wah, utak ka tutong, jantoung
kareulei,pakei han reuda,peunawa han meusininya
Neujaweub ya Allah ya Rabbana...
Nibak kamoe taubat sajan ngen 'adat
Peunutoih han mupat 'ibadat tan seumpurna
Amin ya Rabbana..............

--- aceh phon <aceh_phon76@yahoo.com> wrote:

> Semua pihak harus berpikir ulang dalam konflik aceh.
>
> Kita ingin beri harga berapa ribuan anak yatim di
> Aceh,
> Kita juga ingin beri harga berapa ratusan janda di
> Aceh.
>
> Jika kondisinya seperti ini, maka rakyat kecil
> sama juga selama kondisi perang.
>
> DAMAI hanyalah membesarkan kepala dan perut
> sebagian orang. Kedaulatan rakyat tak pernah
> diutamakan.
>
> UU-PA tolak
>
> SENJATA terima aja lagi.
>
> Lebih baik berkalang TANAH, daripada hidup
> bercermin BANGKAI
>
> Malem Diwa <bambangpari@yahoo.com> wrote:
> Ini memang sebuah kenyataan dimana RUU PA belum
> disahkan tetapi sudah ada wacana penolakan. Yang
> menjadi pertanyaan adalah apakah tidak ada elit GAM
> ikut terlibat ketika draft itu di diskusikan,
> kemudian apa fungsi pengawal yang notabennya
> mengawal RUU PA sampai ke Jakarta. Apa hanya untuk
> mendapatkan penginapan mewah dan makan enak. Memang
> semuanya memusingkan lebih-lebih lagi ketika keluar
> ternyata RUU PA lagei Jiregen soeh.
> Bagaimana nasib rakyat aceh kedepan kalau konflik
> mulai lagi.....????
>
> irma hafni <ihan_sunrise@yahoo.com> wrote:
> perjanjian helsinki memang seperti angin segar
> bagi
> masyaraakt aceh, terutama rakyat kecil yang ada di
> pedesaan yang selama ini bersahabat langsung dengan
> yang namanya konflik dan kekerasan. lihat bagaimana
> ketika perjanjian itu ditanda tangani rakyat
> menangis
> dan bersujud syukur menyambutnya. tapi coba lihat
> sekarang, saya bukan ingin mengatakan masyarakat
> telah
> kehilangan senyum, tetapi setelah damai kokk
> sepertinya kriminalitas semakin tinggi, bahkan padi
> disawahpun bisa hilang, ini tidak pernah terjadi
> sebelumnya. dari obrolan sana sini setidaknya bisa
> menyimak kemana arah embicaraan mereka, bahwa
> sejarah
> akan terulang kembali.RUU PA yang belum juga
> disahkan
> membuat keresahan sendiri bagi masyarakat, apakah
> ini
> sengaja dilama-lamakan, ataupun kalau dibuat hanya
> setengah hati dalam artian bukan sepenuhnya seperti
> yang diinginkan rakyat aceh.
>
> --- masthur yahya <[EMAIL PROTECTED]com> wrote:
>
> > Bek jeut keu Raket Bak Pisang musem ie raya
> >
> > --- Nasir Usman <[EMAIL PROTECTED]com> wrote:
> >
> > > Penderitaan rakyat Aceh sudah cukup lama dan
> > rakyat
> > > Aceh pun telah banyak berkorban baik korban
> nyawa
> > > maupun korban massa depan.
> > > dan saya juga berharap jangan ada lagi penipuan
> > > untuk rakyat Aceh hanya demi untuk kepentingan
> > > sekelompok orang namun menjual nama orang ramai.
> > > lihat itu anak yatim dan janda janda komplik
> > yang
> > > semangkin hari hidup semangkin melarat dan susah
> > dan
> > > belum lagi korban korban yang telah hilang nyawa
> > > yang sampai saat ini belum tersentuh dengan
> > > hukum.anda jangan mengangang nyawa mereka
> > > itu,seperti nyawa se ekor tikus.
> > > tulisan tersebut di atas adalah sebagai tangapan
> > > saya terhadap beberapara berita miring tentang
> > > RUU.PA yang di anggap tidak sesuai dengan
> > perjanjian
> > > dan ini akan timbul gelombang penolakan terhadap
> > > RUU.PA tsb.
> > > kita semua rakyat Aceh tau,siapa sebenar nya
> > > Indonesia itu,jadi kalau sekarang kita merasa
> > sudah
> > > tertipu lagi,itu ber,arti salah kita sendiri.
> > > Rakyat Aceh saya rasa sudah cukup capek dan
> > lelah
> > > jadi jangan bisnis kan lagi mereka.
> > > Dulu sebelum RUU:PA di sah kan.kita ramai ramai
> > > mendesak untuk segera di sah kan,baik yang ada
> di
> > > Aceh maupun yang ada di luar negeri.kini setelah
> > mau
> > > di sah kan,malahan mau di tolak.
> > > saya sangat mengharapkan kepada seluruh rakyat
> > > Aceh baik yang ada di Aceh maupun yang ada di
> luar
> > > Aceh untuk tidak terpengaruh lagi dengan angin
> > sepoi
> > > sepoi dan propaganda propaganda dan juga saya
> > > mengajak seluruh rakyat Aceh jika ada kemampuan
> > > bantu lah anak anak yatim yang kini terlantar
> baik
> > > akibat konplik maupun akibat bencana Tsunami.
> > > GULA ITU MEMANG MANIS TAPI KALAU GULA ITU AKAN
> > > MEMBAWA PENYAKIT KEDEPAN LEBIH BAIK DI SINGKIR
> > KAN.
> > > kata kata tersebut di atas kalau di baca sekilas
> > > memang tiada makna tapi jika di baca beberapa
> > > kali,anda pasti tau makna nya.
> > >
> > >
> > >
> > > Wassalam dari kami
> > >
> > >
> > >
> > > Rakyat Miskin.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ---------------------------------
> > > Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone
> > Calls
> > > to the US (and 30+ countries) for 2�/min or
> less.
> >
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> > protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million
> songs. Try it free.
>
>
> ---------------------------------
> Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make
> PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1�/min.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com



---- 
"Yang Aku tahu adalah Aku tak Tahu apa-apa" 
"terus berjuang atau kembali terjajah"
----
 
Taufik Al Mubarak
________________________
 
 

Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.


Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the
all-new Yahoo! Mail Beta.

__._,_.___

Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]





SPONSORED LINKS
Dvd region free Region free dvd All regions dvd player
Regions mortgage Region free dvd player Region mortgage company


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke