PENTINGNYA MEMILIKI TUJUAN KEUANGAN DALAM BERINVESTASI
Oleh: Mike Rini 
Dikutip dari Danareksa.com 

Wajar sekali jika dalam hidup ini kita banyak memiliki keinginan-keinginan yang 
membutuhkan sejumlah uang untuk mewujudkannya. Jika kita tidak bisa 
mewujudkannya saat ini karena tidak tersedianya uang yang cukup, kita masih 
punya kesempatan untuk mewujudkannya suatu saat nanti dengan cara menyisihkan 
sejumlah uang dari penghasilan untuk ditabung atau diinvestasikan. Sehingga 
pada akhirnya bisa terkumpul sejumlah dana yang cukup untuk mewujudkan 
keinginan tersebut. 

Namun alih-alih menjadi semakin dekat dengan tujuan Anda, sebaliknya malah 
semakin jauh. Ada-ada saja yang menghalangi Anda untuk berinvestasi, terutama 
godaan untuk memakai dana investasi yang sudah terkumpul untuk suatu 
pengeluaran yang bukan tujuan dari investasi tersebut. Seakan-akan begitu 
melihat sejumlah dana terkumpul, tangan Anda sudah gatal untuk 
membelanjakannya. 

Mengapa bisa gagal di tengah jalan? Penyebab utamanya adalah karena Anda tidak 
mempunyai tujuan keuangan yang spesifik dan terukur dalam berinvestasi, 
akibatnya akan terjadi 2 hal, yaitu : 

A. Kurangnya motivasi dalam berinvestasi.
Misalnya Anda mempunyai keinginan memiliki mobil sendiri dan Anda berjanji akan 
berusaha menabung untuk mewujudkan keinginan itu. 

Cara Anda berinvestasi pasti akan berbeda jika Anda merubah keinginan tadi 
menjadi suatu tujuan keuangan yang lebih spesifik dan terukur. Misalnya, Anda 
menetapkan untuk bisa memiliki mobil merek X seharga Rp 80 juta, dan keinginan 
itu ingin Anda wujudkan 3 tahun dari sekarang. 

Dengan cara pertama, semangat Anda mengumpulkan uang untuk membeli mobil 
mungkin tidak bertahan lama. Demi melihat uang yang sedikit demi sedikit 
terkumpul, bisa-bisa Anda tergoda untuk memakainya. 

Berbeda jika Anda mempunyai tujuan yang jelas berapa lama lagi keinginan 
tersebut bisa diwujudkan dengan kemampuan berinvestasi saat ini. Semakin hari 
Anda akan semakin bersemangat melihat betapa keinginan Anda menjadi semakin 
dekat untuk bisa diwujudkan. 

B. Sulitnya mengetahui keberhasilan investasi.
Misalnya Anda menabung untuk mengumpulkan sejumlah dana untuk membeli rumah 
sebesar Rp 500.000,- tiap bulan. Tiga tahun kemudian terkumpul dana kurang 
lebih Rp 18 juta. Apakah dana tersebut sudah cukup untuk membeli rumah. 
Jawabanya mungkin cukup mungkin tidak. 

Anda sendiri juga belum menentukan berapa harga rumah yang ingin dibeli. Jika 
Anda belum menetapkan berapa harga rumah yang ingin dibeli, bagaimana Anda bisa 
menghitung dana yang terkumpul sudah cukup atau belum. 

Sebaliknya dengan menentukan terlebih dahulu berapa harga rumah yang ingin 
dibeli dan kapan rumah itu ingin dibeli, selanjutnya akan lebih mudah bagi Anda 
untuk menentukan berapa penghasilan yang harus disisihkan untuk mewujudkan 
keinginan tadi. Jika jumlah yang disisihkan terlalu berat untuk kondisi 
keuangan Anda saat ini, maka tinggal melakukan penyesuaian terhadap target 
harga rumah yang ingin dibeli dan jangka waktu investasinya. 

Dengan demikian keinginan tersebut bisa dirubah menjadi tujun keuangan yang 
lebih realistis. Jika sudah sesuai antara kemampuan berinvestasi dengan tujuan 
investasinya, maka akan semakin mudah diukur kemajuannya dari hari kehari. 
Sehingga pada saat yang telah ditentukan Anda berhasil mengumpulkan sejumlah 
dana yang cukup untuk mewujudkan tujuan keuangan Anda. Pengukuran keberhasilan 
investasi ini sangat penting, sebab salah satu keberhasilan investasi adalah 
jika berhasil mencapai target dana investasinya pada waktu yang telah 
ditentukan. 

Berikut ini ada 3 tips dalam menetapkan suatu tujuan keuangan, yaitu :
 

Spesifik.
Suatu tujuan keuangan sebaiknya dibuat secara tertulis, terukur dan mempunyai 
jangka waktu. Misalnya �saya ingin dalam waktu 12 bulan ke depan bisa menaikan 
jumlah setoran tabungan rutin menjadi 10% dari penghasilan per bulan. 


Realistis.
Andalah yang tahu diri Anda. Andalah yang tahu pola pembelanjaan Anda �Mana 
yang harus dibeli� dan mana yang �Senang juga kalau bisa dibeli�. Mencapai 
suatu tujuan keuangan adalah seperti orang yang sedang berdiet dalam usahanya 
menurunkan berat badan. Diet matian-matian bisa saja membuat Anda kehilangan 
berat badan dengan cepat, tetapi Anda akan cepat bosan dan untuk menghibur diri 
atas penurunan berat badan itu, Anda menghadiahi diri Anda dengan coklat dan es 
krim. 


Beritahu orang lain.
Kebanyakan orang sangat bersemangat saat membuat rencana, tetapi seringkali 
gagal dalam pelaksanaan. Karena resep yang cukup manjur ini layak dicoba, yaitu 
dengan memberitahu orang lain, tentunya orang yang sangat dekat dengan Anda 
misalnya suami, isteri, atau orang tua, tentang tujuan keuangan Anda dan 
bagaimana rencana Anda untuk mencapainya. Mintalah orang tersebut mengingatkan 
Anda kapan saja dia melihat indikasi Anda akan menyimpang dari rencana Anda 
semula. Sebagai contoh orang yang ingin berhenti merokok, bisa memberitahukan 
orang lain yang cukup dekat dengannya mengenai rencananya. Sehingga temannya 
berfungsi sebagai pengingat kapanpun si perokok mulai menyimpang dari 
rencananya. 


Salam

hasbi
alamat :
jl.Gegerkalong girang 38 bandung
0856 225 6419
web :
http://www.pemudakaya.com
http://www.plazakita.com/hasbi
http://www.esyb.com
raih income ribuan dollar dengan menjadi internet marketing
sukses untuk anda!





 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/iklan-mini/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke