*Teman-teman netter terhormat,*


*Tulisan pengalaman seseorang berikut ini sangat menarik sekali untuk di
baca karena sesuai dengan pengalaman yang saya alami di bisnis Dynasis,
bisnis recehan yang saya jalani sekarang.*



*Bulan pertama, bonus saya hanya Rp.3.000,-*

*Bulan kedua, bonus saya meningkat 867.1% menjadi Rp.29.013,-*

*Bulan ketiga, bonus saya meningkat lagi sebesar Rp.284.8% menjadi....*

*sebenarnya gak enak juga sebutin angka.....** ; ) *

*teman-teman lihat sendiri deh di www.dynasis.wordpress.com, ID: HA837.*



*Yang penting bonus saya sekarang tidak recehan lagi......**; )*



*Selamat membaca*



Pak Valentino Dinsi pernah mengatakan "Jangan Meremehkan Bisnis Recehan"
pada saat
mengisi ceramah motivasi entrepreneurhip di Masjid Sunda Kelapa tahun lalu.

Ia memberi contoh tentang bisnis yang sedang dibangunnya saat itu. Jaringan
gerobak mie ayam. Jualan mie ayam adalah bisnis informal, bisnis yang
penghasilannya berbentuk recehan. Satu gerobak mie ayam, paling-paling
omzetnya 100-300 ribu per hari.
Tapi, pernahkan anda bayangkan kalau ia punya jaringan 1.000 outlet. Kalikan
saja, berarti ia mempunyai omzet sekitar 100-300 juta per hari !!!

Jangan remehkan bisnis recehan, lihatlah potensi "faktor kalinya", katanya.

Contoh pengalaman yang lain, seorang klien saya di Purbalingga memulai
bisnis toko agrobisnisnya dengan keuntungan 36 ribu rupiah seharinya. Itu
sekitar 10 tahun lalu. Sekarang omzet per bulannya bisa mencapai 2-4 miliar
!!!

Jadi, nikmatilah recehan-recehan tersebut sebelum anda benar-benar menikmati
lembaran-lembaran "besar"!!! Ada kata bijak mengenai leadership: "Orang
besar dilihat dari bagaimana ia memperlakukan orang kecil", dan ini berlaku
juga di dalam berbisnis.

-- 
Salam sukses,
Harmin
1. Hidup bersih & hemat: www.sni-dt88.com
2. Pulsa murah: www.klikdynasis.net/?id=HA837
3. Cari teman & uang: www.yuwie.com/seastar9909

Kirim email ke