Ngomong2 Return Of The Condor Heroes, emang jadi diproduksi yg versi Indo ?
kok ga pernah kedengeran ya ?

-- 
Regards,
-=S.K=-

"Dream as if you'll live forever, live as if you'll die today." - James Dean
(1931-1955)

diambil dari Detik.com
Sesudah 5 negara bikin Return Of The Condor Heroes (Hong Kong, Taiwan,
Singapore, China, dan Jepang (animasi)), maka Indonesia tidak kalah menjadi
negara ke-6 yang membuat adaptasi ROCH. Hal ini dikonfirmasi oleh
detik.comdengan
Raam Punjabi dari Multivision, hari Selasa, 2 Mei lalu. Menurut beliau
produksi ROCH versi Indo ini untuk mengangkat sinetron Indonesia minimal di
wilayah Asia. Untuk casting sebagian sudah dipilih: Yo Ko = Roger Danuarta
Siaw Liong Lie = Agnes Monica Kwee Tjeng = Rano Karno Oey Yong = Lidya
Kandouw Kwee Hu = Elma Theana Kwee Siang = Leony Li Mociu = Kris Dayanti
Hakim Roda Emas = Deddy Cobuzier Sha Gu = Aming Huo Tu = Anjasmara Kaisar
Selatan (It Teng Tay Su) = Dedy Mizwar Pengemis Utara (Ang Cit Kong) = Ray
Sahetapy Racun Barat (Auwyang Hong) = Gusti Randa Sesat Timur (Oey Yok Su) =
Roy Marten Bocah Tua Nakal (Cou Pek Tong) = Didi Petet Ying Gu = Nani
Wijaya. Para anggota Indonesian Idol dan AFI akan mendukung masing-masing
sebagai prajurit Song dan tentara Mongol. Sutradara = Nia Dinata Skenario =
Arswendo Atmowiloto Penata Silat = Advent Bangun Penata Musik = Indra
Lesmana Lagu Pembuka = 16 Tahun Menunggu (cipt: Melly Goeslaw), penyanyi:
Yuni Shara Lagu Penutup = Rajawali Sakti (cipt: Slank), penyanyi:Slank +
koor Indonesian Idol Sinetron kolosal ini direncanakan mulai produksi bulan
Juni 2006 dan selesai Desember 2006. Lokasi syuting: Ancol, Taman Mini
Indonesia Indah, Ranca Upas, dan Pangandaran. Rencana tayang mid 2007. Konon
hak siar sudah dibeli oleh stasiun Malaysia dan Singapore. Menurut humas
Multivision, hak produksi ROCH dibeli dengan harga 17.5 M setelah Raam
Punjabi diskusi.setengah hari dengan Jin Yong sambil menonton sinetron
Tersanjung 6 sebagai sample. Pada kesempatan yang sama, Jin Yong menyinggung
bahwa ia juga dihubungi pengusaha wanita Indonesia, Martha Tilaar yang
meminta hak paten untuk produk kosmetika yang akan diberi nama "Seri
Kecantikan Siaw Liong Lie" dengan produk andalan "Bedak Tawon Batu Giok" dan
"Masker Bengkuang Gunung Ciong Lam", lengkap dengan buku manual perawatan
kecantikan "Hati Gadis Suci". Untuk hak paten ini masih dalam tahap
negosiasi. Ketika dikonfirmasi dengan Martha Tilaar, beliau kelihatan
terkejut. Menurutnya ia memang berencana memasarkan produk kecantikan dengan
target market para wanita yang ingin awet muda. Ketika ditanya apakah akan
memakai merk Siaw Liong Lie, beliau mengatakan "Masih dalam penjajakan".


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke