Ya klo ditaruh di web-site jangan dong ah, itu kan berarti milik public nantinya, kecuali memang ebook yang benar2 di legalkan free oleh pemiliknya.
Begini saja, kebanyakan ebook, atau mp3, atau aplikasi komputer lainnya (in case ga jauh2 beda) selalu beredar di internet dalam milis or forum. Artinya membedakan dengan kata kunci "Beli" dan "pinjem". Sama-sama mbaca siapa ngelarang orang pinjem ? ya toh .. diharapkan klo ga puas ebooknya, dan nanti punya duit beli ya beli aja, gue sendiri punya puluhan ebook, tp klo dah ada versi Indonya di Gramed ya gue beli. Thanks, Sigit --- In [email protected], "maman durahman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ya...gitu, deh. Seperti di ahir tulisanku pada emaiku terhadulu. "Aku bicara > seperti ini bukan berarti aku bermain legal". Ya...abis gimana lagi coba. > Buku-buku original harganya mahal-mahal. 400 ribu, 200 ribu. Duit dari mana? > Duit dari hongkong? Mendingan bukunya download aja dari rapidshare, > planindo, dan tempat ebook 'gratis' lainnya. Nah...duitnya kan bisa > digunakan untuk pulang kampung atau untuk keperluan lainnya. Ya...mesikipun > kemarin aku baca judul berita di www.detik.com; "BSA: HARGA MAHAL BUKAN > ALASAN MEMBAJAK". > > Pada tanggal 04/06/07, Ferry Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > > > Yup, betul sekali mas. Saya juga salah ketik tadi,maksud saya yang punya > > web site yang sengaja nyebarin, bukan yang punya buku. > > Dan saya juga mengerti memang sebenarnya yang punya hak cipta ndak pingin > > bukunya dibajak. > > Tapi aku juga ndak munafik,aku juga masih hunting buku2 gratisan bahkan > > sampe sekarang.saya cma nyari ilmunya,toh itu juga kita bagi2 ntar ke > > rekan2 kita. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
