Ya...gitu, deh. Seperti di ahir tulisanku pada emaiku terhadulu. "Aku bicara seperti ini bukan berarti aku bermain legal". Ya...abis gimana lagi coba. Buku-buku original harganya mahal-mahal. 400 ribu, 200 ribu. Duit dari mana? Duit dari hongkong? Mendingan bukunya download aja dari rapidshare, planindo, dan tempat ebook 'gratis' lainnya. Nah...duitnya kan bisa digunakan untuk pulang kampung atau untuk keperluan lainnya. Ya...mesikipun kemarin aku baca judul berita di www.detik.com; "BSA: HARGA MAHAL BUKAN ALASAN MEMBAJAK".
Pada tanggal 04/06/07, Ferry Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Yup, betul sekali mas. Saya juga salah ketik tadi,maksud saya yang punya > web site yang sengaja nyebarin, bukan yang punya buku. > Dan saya juga mengerti memang sebenarnya yang punya hak cipta ndak pingin > bukunya dibajak. > Tapi aku juga ndak munafik,aku juga masih hunting buku2 gratisan bahkan > sampe sekarang.saya cma nyari ilmunya,toh itu juga kita bagi2 ntar ke > rekan2 kita. > [Non-text portions of this message have been removed]
