TERNYATA, 
 TIDAK SELAMANYA 5 - 1 ADALAH 4

Dan itulah kenyataannya, ( 5 - 1) tidak selamanya menghasilkan angka 4. (5 - 1) 
bisa menghasilkan angka 10, 100 atau bahkan lebih. Mungkinkah ?  bagaimana  
logikanya  ?  dan apa dasarnya?,  barangkali banyak diantara kita akan 
mengajukan pertanyaan seperti ini.  "ah, jelas  ini rumus  matematika yang 
ngawur.!"

 Konstruksi cara berfikir kita selama ini memang terformat dalam bingkai "rumus 
matematika baku" yang kita pelajari sejak dibangku Sekolah Dasar bahwa 5-1=4, 2 
x 5 = 10 dan seterusnya. Dan praktik matematika seperti ini telah berurat nadi 
yang kita aplikasikan dalam segenap ranah kehidupan. Hidup adalah rangkaian 
matematis hasil kesepakan manusia pendahulu.

Lalu, apakah rumus matematika yang kita yakini selama ini salah? tentu saja 
tidak. Rumus matematika kita tetap benar adanya. Kalau kita melirik sedikit 
wilayah filsafat, salah satu teori kebenaran diantaranya adalah kebenaran 
menurut kesepakatan bersama, kita bisa membenarkan bahwa warna obyek itu kuning 
dan bukan hijau, karena memang sebelumnya telah ada kesepakatan tentang 
identifikasi warna.
Namun, sekali lagi, dalam konteks kehidupan manusia, kebenaran matematis  tetap 
 tidak bisa  dipaksakan untuk mempengaruhi dan dijadikan sebagai hakim 
kebenaran dalam seluruh ruang-ruang hidup. Ada kebenaran lain yang mampu 
melampaui batas-batas "logika" manusia. Ketika kita mengatakan sesuatu itu 
tidak logis, belum tentu sesuatu itu salah, mungkin saja "logika" kita belum 
mampu menjangkau realitas lain diluar konstruksi realitas indrawi kita.
Dalam teks-teks sejarah, kita kerap membaca cerita tentang kemampuan nabi Musa 
membelah laut hanya dengan sebatang tongkat atau kemampauan nabi Isa 
menghidupkan orang yang mati, Nabi  Muhammad yang mampu terbang ke langit hanya 
dalam hitungan waktu sesaat, atau berbagai kemampuan "di luar batas nalar 
manusia" para Nabi lainnya yang biasa kita sebut dengan mukjizat.apakah ini 
takhayul? tentu keyakinan kita mengatakan tidak, mukjizat adalah kebenaran, 
kebenaran yang hadir melampaui batas nalar manusia.

Nah, dalam konteks inilah kita bisa menempatkan bahwa "tidak selamanya 5 - 1 
adalah 4" , inilah keajaiban matamatis yang diberikan Tuhan kepada manusia, 
atau bisa kita sebut sebagai rumus matematika Tuhan, yang jelas berbeda dengan 
rumus matematika manusia sendiri.

Dimanakah kita dapat menemukan rumus matematika Tuhan ini? dalam kehidupan apa 
kita dapat mempraktikkan rumus semacam ini?. Salah satunya dapat kita temukan 
dalam DUNIA BERBAGI. didunia berbagi inilah kita menemukan banyak keajaiban 
perhitungan matematis yang diberikan Tuhan.
Salah satu contohnya adalah ketika kita memberikan ilmu kepada orang lain, 
bukan berarti ilmu kita akan berkurang. justru dengan mengajarkan ilmu kepada 
orang lain, kita akan mendapat banyak tambahan ilmu baru
Perbuatan manusia lainnya yang menggunakan rumus matematika Tuhan  adalah 
kedermawanan/ filantropi (dalam Islam biasa disebut dengan Zakat, Infaq, 
Shodaqoh serta Wakaf). Ketika kita menyisihkan sebagian dari harta kita kepada 
orang lain yang berhak, maka Tuhan menjanjikan akan melipat gandakan kekayaan 
kita dimasa-masa selanjutnya, Tuhan akan membersihkan dan menjaga harta kita. 
Kadang "logika kikir" kita mengatakan kalau kita mengeluarkan sebagian uang 
dengan cuma-cuma secara otomatis harta kita akan berkurang. Namun, Tuhan 
berkata lain, dengan kekikiran manusia bukan berarti hartanya akan bertambah 
dan terjaga, justru ketika kita tamak menambah harta tanpa memasukkan unsur 
pengurangan, malah harta kita akan berkurang atau bahkan  habis. banyak jalan 
Tuhan menghilangkan harta manusia, bisa karena perampokan, kebakaran, atau 
habis untuk berobat, dan lain sebaginya.

Inilah salah satu keajaiban rumus matematika yang diberikan Tuhan kepada 
manusia. Maka  sudah saatnya kita praktikkan dalam kehidupan kita.
SELAMAT MEMASUKI DUNIA BARU, DUNIA BERBAGI

catatan,
1. Angka-angka diatas hanyalah untuk simbolisasi dan contoh dan bukan dari 
bagian rumus itu sendiri (biar mudah untuk penyebutannya).
2. Untuk janji Tuhan akan melipat gandakan bagi manusia yang mau berbagi ada 
pada teks suci (Al-Qur;an) penulis lupa dibagian mana, jadi bisa di cari 
sendiri.


penulis adalah,
bekas penulis yang (sangat) ingin belajar menulis (lagi)
 
 
 
 catatan tambahan,
 Bagi rekan - rekan yang beragama Islam
 bisa berkonsultasi masalah zakat, infaq dan shodaqoh
 bisa menghubungi
 LAZIS MUHAMMADIYAH
 Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah
 Jl. Menteng raya 62 jakarta Pusat
 telp. 021- 3150400, 3903021-22
 fax. 021 - 3903024
                
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ 
countries) for 2ยข/min or less.

[Non-text portions of this message have been removed]



 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Id-ebook/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Id-ebook/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke