Anda terdaftar dengan alamat: [email protected]

ICW -- Situs Natal (I)
Edisi 1180/November 2011 Vol. 13

DAFTAR ISI
JELAJAH NUSANTARA: NATAL.SABDA.ORG
JELAJAH MANCA: ACTS INTERNATIONAL -- CHRISTMAS ARTICLES
LACAK FACEBOOK: NATAL (HARI KELAHIRAN YESUS)
ARTIKEL: EMPAT MITOS PENGGUNAAN TEKNOLOGI DI GEREJA

Shalom,

Tak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan Desember. Berbagai kesibukan 
menyambut Natal sudah mulai terasa. Panitia Natal sudah dibentuk, rapat-rapat 
semakin intensif digelar. Selain itu, berbagai latihan dan lomba menyambut 
Natal juga mulai dibahas.

Edisi kali ini, ICW menghadirkan tema Natal. Redaksi sengaja menyajikan tema 
ini pada bulan November karena informasi sumber bahan seputar Natal akan sangat 
membantu Pembaca sekalian untuk mempersiapkan Natal tahun ini. Kami siapkan 
ulasan menarik situs dalam dan luar negeri, serta kolom Lacak Facebook untuk 
membantu Anda menemukan ide baru dalam mempersiapkan Natal. Simak pula artikel 
menarik tentang empat mitos penggunaan teknologi di gereja yang harus Anda 
perhatikan untuk mengoptimalkan pelayanan multimedia gereja Anda.

Selamat berselancar.

Pemimpin Redaksi ICW,
Mahardhika Dicky Kurniawan
< dicky(at)in-christ.net >
< http://icw.sabda.org >


JELAJAH NUSANTARA: NATAL.SABDA.ORG

Inilah situs yang menjawab semua kebingungan Anda dalam mempersiapkan acara 
Natal. Situs dengan tampilan khas warna-warni Natal ini menghadirkan beragam 
sumber daya yang Anda butuhkan untuk ide-ide unik menjelang Natal.

Halaman depan situs ini menyediakan cuplikan bahan-bahan berupa artikel, 
renungan, buku, lagu, humor, puisi, dan masih banyak lagi. Pengunjung juga bisa 
mengunduh gambar, lagu, dan kartu Natal melalui menu yang tersedia. Untuk lebih 
mudahnya, Anda juga bisa mengklik menu Kumpulan Bahan Natal di bagian "header". 
Akan muncul tampilan 20 submenu mulai dari renungan hingga tips Natal, mulai 
dari diskusi hingga FAQ teknis.

Pengunjung diundang untuk berinteraksi lewat situs ini, entah sekadar 
berpartisipasi dengan mengirim ucapan Natal kepada keluarga dan mitra, maupun 
berkontribusi dengan menulis kesaksian Natal maupun bahan-bahan Natal kreasi 
kita. Tak ketinggalan pula serunya diskusi Natal yang menanti untuk diikuti. 
Anda mencari bahan-bahan pilihan untuk menyemarakkan perayaan Natal keluarga 
atau gereja Anda? Segeralah kunjungi "link" di bawah ini. (MDK)

==> http://natal.sabda.org/
Tanggal akses: 3 November 2011


JELAJAH MANCA: ACTS INTERNATIONAL -- CHRISTMAS ARTICLES

Situs A Christian Teaching Service International sudah hadir sejak tahun 1998. 
Melalui situs ini, Richard Innes dan timnya ingin membantu gereja-gereja dalam 
menyampaikan pesan-pesan kekristenan kepada masyarakat luas, khususnya dengan 
adanya internet. Seluruh bahan dalam situs ini boleh diakses dan diperbanyak 
tanpa dipungut biaya.

Selain menyediakan bahan saat teduh yang dikirim gratis via email, situs ini 
memuat banyak artikel dan renungan sebagai konten utamanya. Salah satunya 
adalah artikel tentang Natal. Anda bisa masuk dalam menu "Articles" dan memilih 
kategori "Christmas" melalui menu tersebut. Anda akan menemukan belasan artikel 
tentang Natal dan belasan bahan saat teduh "Daily Encounter" dengan tema Natal. 
Bacalah artikel-artikel "God's Greatest Message to Mankind", "He Took My 
Place", atau "Down from His Glory" yang mengajak kita merenungkan makna Natal 
sesungguhnya. Jika Anda tertarik untuk mengeksplorasi artikel dan renungan 
Natal yang lain, silakan kunjungi alamat URL berikut ini. (MDK)

==> http://www.actsweb.org/articles/Christmas.php
Tanggal akses: 11 November 2011


LACAK FACEBOOK: NATAL (HARI KELAHIRAN YESUS KRISTUS)

Sampai dengan penulisan ulasan ini, halaman penggemar ini telah memunyai hampir 
90 ribu penggemar. Pendirinya adalah Melody of Salvation Ministry. Dalam 
informasi umumnya, Facebook ini mengutip beberapa ayat Alkitab yang mengisahkan 
tentang kelahiran Yesus di dunia dan latar belakang misi-Nya. Ayat-ayat 
tersebut antara lain Lukas 2:1-20, Yohanes 1:14, dan Filipi 2:5-11.

Beberapa penggemar aktif melontarkan pertanyaan dalam fitur diskusi, sementara 
Admin lebih memilih fitur catatan untuk menulis tema-tema kekristenan, bukan 
hanya seputar kisah Natal. Sudah ada 31 catatan yang dapat dibaca pengunjung, 
sayangnya catatan terakhir tertanggal 4 Agustus 2010. Hal ini menunjukkan Admin 
tidak lagi memfokuskan fitur ini dalam mengelola Facebooknya.

Interaksi yang lebih ramai terjadi lewat dinding Facebook. Admin secara berkala 
memosting kalimat-kalimat renungan dan ayat penunjangnya. Admin juga sering 
mengunggah gambar-gambar wallpaper rohani dengan kata-kata yang memberkati. 
Sebaliknya, banyak pengunjung yang juga menulis di dinding Facebook ini untuk 
berbagi kesaksian, minta dukungan doa, atau sekadar menyapa Admin dan sesama 
penggemar lainnya. Anda tertarik bergabung? Silakan kunjungi pranala di bawah 
ini. (MDK)

==> 
http://www.facebook.com/pages/NATAL-HARI-KELAHIRAN-YESUS-KRISTUS/171384758968
Tanggal akses: 3 November 2011

*Catatan Redaksi: Karena dunia internet adalah dunia dinamis yang terus-menerus 
berubah, informasi ulasan situs, blog, forum, milis, dan Facebook di ICW adalah 
akurat sesuai dengan yang kami lihat pada saat kami menuliskan ulasannya.


ARTIKEL: EMPAT MITOS PENGGUNAAN TEKNOLOGI DI GEREJA

Gereja telah menggunakan teknologi di sepanjang sejarah: papirus, mesin cetak, 
piano, organ, pencahayaan, mikrofon, gitar, drum, dan proyektor video. Lalu, 
dengan kehadiran internet, kita memunyai teknologi-teknologi yang lebih baru 
seperti situs-situs, jejaring sosial melalui Facebook, dan pesan singkat (SMS) 
lewat ponsel atau telepon genggam.

Bagaimana kita menggunakan teknologi dengan baik? Kita akan mengawali dengan 
melenyapkan empat mitos umum tentang penggunaan teknologi di gereja.

1. "Jika Anda membuatnya, mereka akan datang."

Tidak seperti itu. Yang dimaksudkan di sini adalah membuat situs, blog, forum 
diskusi, siaran iPod, akun Twitter, atau halaman penggemar Facebook. Kehadiran 
Anda secara digital tidak akan secara otomatis dilihat oleh banyak orang hanya 
dengan eksistensi tersebut. Orang-orang memilih apa yang akan mereka perhatikan 
berdasarkan relevansi (terhadap situasi mereka), nilai (yang meningkatkan 
kehidupan mereka), dan kepercayaan (yang berasal dari reputasi atau nama baik 
penyedia konten atau teman-teman yang mengarahkan mereka kepada hal itu). 
Kehadiran Anda secara "daring" [dalam jaringan/online, Red.] akan membutuhkan 
promosi yang lebih sering menggunakan media tradisional sebagaimana juga metode 
"getok tular" (dari mulut ke mulut).

2. "Cara ini tidak membutuhkan biaya apa pun."

Memang benar, beberapa perangkat "daring" tidak membutuhkan biaya apa pun dalam 
penggunaannya, namun menggunakan teknologi dapat menghabiskan biaya yang lebih 
besar daripada uang. Ada biaya terus-menerus berupa tenaga untuk menghasilkan 
isi yang segar dan relevan. Ada juga waktu yang diperlukan dalam menjalin 
hubungan dengan komunitas "daring" Anda, melibatkan diri dalam 
percakapan-percakapan, dan menanggapi pertanyaan-pertanyaan. Bahkan melalui 
perangkat "daring" dan aplikasi internet gratis ada biaya tersembunyi yang 
tidak sesuai dengan sasaran gereja Anda dan dapat membingungkan audiensi Anda.

3. "Hanya generasi yang lebih muda yang menggunakan jejaring sosial."

Sebuah penelitian memberitahukan bahwa 64 persen pengguna Twitter dan 61 persen 
pengguna Facebook berusia 35 tahun ke atas. "Pew Research Center" dari Internet 
& American Life Project menemukan bahwa 38 persen orang dewasa berusia 65 tahun 
ke atas melakukan aktivitas "daring". Untuk mempergunakan teknologi dengan 
lebih baik, Anda harus mau bertemu orang-orang yang telah terhubung secara 
"daring", dan Anda harus mau memberi pelatihan menggunakan perangkat "daring" 
yang tepat untuk melayani komunitas yang sudah ada.

4. "Teknologi dapat menggantikan hubungan dalam kehidupan nyata."

Teknologi tidak boleh menggantikan hubungan dalam kehidupan nyata. Anda dapat 
menggunakan teknologi dalam cara yang memperkaya hubungan dalam kehidupan nyata 
untuk tetap terhubung dalam pertemuan-pertemuan tatap muka di gereja. Perangkat 
"daring" melakukan dua hal: memperlihatkan dan memampukan. Teknologi dapat 
memperlihatkan kecenderungan seseorang, entah itu sebuah sikap pengasingan diri 
ataupun kecanduan. Teknologi juga dapat memampukan seseorang untuk 
berkomunikasi dengan lebih banyak orang melalui lebih banyak cara tanpa 
terkekang oleh ruang dan waktu.

Dengan melenyapkan mitos-mitos tersebut, kita dapat belajar untuk mempergunakan 
teknologi bersama-sama secara lebih baik, untuk berbagi cerita tentang apa yang 
sedang terjadi, apa yang belum terjadi, dan membicarakan apa yang sedang kita 
pikirkan, sehingga kita dapat membuat keputusan-keputusan di masa depan dengan 
pengetahuan tentang teknologi.

Tidak pernah ada kata terlambat untuk mengawali mengintegrasikan teknologi 
sebagai bagian pelayanan gereja Anda. Akan tetapi, semakin lama Anda menunggu, 
semakin banyak kesempatan yang hilang dalam menjalin hubungan dengan 
orang-orang yang hidupnya tergantung akan teknologi. (t\MDK)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: Christianity Today
Alamat URL: 
http://www.christianitytoday.com/le/currenttrendscolumns/leadershipweekly/4usingtechnology.html
Judul asli artikel: 4 Myths About Using Technology in Church
Penulis: D.J. Chuang
Tanggal akses: 5 September 2011


Kontak: < icw(at)sabda.org >
Redaksi: Mahardhika Dicky K., Kusuma Negara, dan Santi Titik Lestari
(c) 2011 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/icw >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-icw(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-icw(at)hub.xc.org >

Kirim email ke