Anda terdaftar dengan alamat: [email protected]

ICW -- Situs Berita Kristen
Edisi 1157/Januari 2011 Vol. 13

DAFTAR ISI
JELAJAH NUSANTARA: CHRISTIANPOST.CO.ID
JELAJAH MANCA: WWW.COMPASSDIRECT.ORG
LACAK MILIS: BERITA KATOLIK
ARTIKEL: APAKAH RSS AKAN MATI?

Shalom,

Tahun ini ICW bersama dengan publikasi-publikasi YLSA yang lain hadir 
dengan format yang baru. Kami menanti komentar Pembaca mengenai tampilan 
ini di Facebook ICW < http://fb.sabda.org/icw >. Karena format yang baru 
ini lebih ringkas dan padat, maka publikasi ICW sebagai timbal baliknya 
akan menambah frekuensi terbit, dari dwimingguan menjadi mingguan.

Untuk bulan pertama tahun ini, ICW akan mengulas tentang situs-situs 
berita, baik situs Indonesia -- ChristianPost, maupun situs mancanegara -- 
CompassDirect telah kami siapkan untuk Anda. Selain itu, sebuah ulasan 
milis Berita Katolik juga dapat Anda baca. Jangan ketinggalan menyimak 
artikel yang berupa pertanyaan di awal tahun yang baru ini, "Apakah RSS 
Akan Mati?"

Selamat berselancar.

Pimpinan Redaksi,
Kusuma Negara
< http://icw.sabda.org >


JELAJAH NUSANTARA: CHRISTIANPOST.CO.ID

Kristiani Pos adalah situs yang memberikan pelayanan informasi secara 
langsung dan terkini (interdenominasi) kepada masyarakat Kristiani. Situs 
ini memakai bahasa Indonesia di halaman muka, tetapi jika Anda mulai 
memasuki tab-tab dalam situs ini, Anda akan mendapati tampilan situs 
berbahasa Inggris. Situs Kristiani Pos memunyai banyak kategori yang 
disusun secara rapi. Kolom paling kiri menyajikan tab-tab menu utama situs 
yaitu Berita Dunia, Gereja, Ministri, Misi, Pendidikan, Budaya, Masyarakat, 
Hidup, dan Opini. Informasi tentang situs tersebut, cara mengontak, dan 
pernyataan iman juga dapat ditemui di bagian bawah halaman. Jika Anda 
mengamati kolom di lajur tengah, maka Anda akan mendapati uraian isi dari 
tab-tab menu utama. Selain itu, Anda akan menemukan kategori berita 
terkini, buku baru, informasi seni dan hiburan, sponsor link, dan 
berita-berita terbaru lainnya di kolom lajur paling kanan.

Situs ini kaya dengan informasi, bukan hanya seputar berita melainkan 
informasi buku-buku yang berkualitas. Anda dapat masuk tab CP Books dan 
Anda dapat menemukan kategori buku, seperti Bibles, Chlidren's & Teens, 
Christian Living, Church, Education, Evangelism, dll. Dalam kategori ini, 
Anda bisa mendapatkan informasi tentang news, interviews, dan reviews. 
Selain itu, dapatkan juga video-video menarik dan bermanfaat di Video 
Center. Beraneka kategori dapat Anda pilih dalam menu ini, antara lain: 
most popular, education, howto, movies, music & worship, dll. Jika Anda 
masih awam dengan situs Kristiani Pos, Anda tidak perlu khawatir. Situs ini 
mudah dijelajahi karena tampilannya sederhana, kategorisasi menu yang 
jelas, dan tidak terlalu banyak pernak-pernik, gambar. Situs ini juga 
memanfaatkan sindikasi RSS yang bisa Anda lihat di bagian bawah header 
situs. Anda ingin memunyai informasi yang melimpah, kunjungi segera situs 
Kristiani Pos sekarang juga! (STL)

==> http://christianpost.co.id


JELAJAH MANCA: WWW.COMPASSDIRECT.ORG

Compass Direct News merupakan portal berita Kristen berbahasa Inggris, 
Spanyol, dan Arab yang mengumpulkan serta mengelompokkan berita-berita 
berkaitan dengan penganiayaan terhadap kekristenan dari seluruh dunia 
berdasarkan negara. Di sebelah kiri situs ini terdapat 36 kategori 
berdasarkan negara yang masih ditemui penganiayaan terhadap kekristenan -- 
termasuk Indonesia.

Situs layanan berita yang berpusat di Amerika Serikat ini juga menyediakan 
fitur berlangganan berbayar melalui email, termasuk hak untuk mencetak 
ulang isi beritanya, baik kepada individual, gereja, dan organisasi 
nirlaba, maupun kepada media publikasi lain. Namun tidak perlu khawatir, 
Anda tidak perlu membayar biaya langganan jika Anda hanya ingin menyalin 
beritanya di blog pribadi Anda, dan jika Anda ingin dikirimi berita 
kekristenan terbaru dengan gratis, Anda dapat mengikuti Twitternya di 
(at)compassdirect atau melalui RSS yang dibagi-bagi menjadi RSS per 36 
negara tersebut di atas, termasuk RSS untuk Breaking News dari seluruh dunia.

Untuk membaca arsip berita-berita sebelum tahun 2009, Anda dapat 
mengunjungi menu Archive yang terletak di bagian bawah halaman. Walaupun 
situs ini memuat banyak berita-berita terkini seputar penganiayaan terhadap 
kekristenan, namun berita-berita tersebut tidak dapat dikomentari, sehingga 
hal ini menghalangi situs ini untuk memiliki komunitas pembaca. (KN)

==> http://www.compassdirect.org


LACAK MILIS: BERITA KATOLIK

Milis Berita Katolik adalah milis yang terbuka bagi semua umat Katolik, dan 
milis ini digunakan terutama untuk saling berbagi info/berita seputar 
kekristenan, jadwal misa, jadwal kegiatan, acara seminar, dan pelayanan umum.

Keanggotaan milis yang juga memiliki situs dengan nama yang sama ini 
bersifat terbuka. Arsip dapat dibaca umum, namun pengunjung harus bergabung 
untuk mengirim pesan. Anggotanya sejak 10 Februari 2002 ada 718 orang, 
namun dengan kemajuan teknologi jejaring sosial, milis ini sekarang telah 
memasuki dunia Facebook dan Twitter ((at)beritakatolik) dan di Facebook 
jumlah penggemarnya baru saja menembus 100.000 penggemar ketika ulasan ini 
ditulis. Ini tentu saja merupakan jumlah yang sangat besar, mengingat 
Facebook Gereja Katolik (gerejakatolik) "hanya" memiliki 136.645 penggemar. 
Hal itu dapat diartikan sebagian besar jemaat katolik di Facebook juga 
berlangganan Halaman Penggemar Berita Katolik. Sementara itu pengikutnya di 
Twitter hingga saat ini telah mencapai 1.278 orang.

Walaupun jumlah pelanggan di Facebook dan Twitter jauh lebih banyak 
daripada pelanggan milis yang notabene telah eksis jauh lebih lama, namun 
berlangganan melalui milis memiliki keuntungan tersendiri. Ini tidak lain 
karena admin (GSN Soeki) secara rutin memosting rangkuman jadwal kegiatan 
dari berbagai kota yang diterima dari Facebook maupun situs. Bagi Anda yang 
mencari berita-berita seputar kegiatan gereja di daerah Anda, Anda dapat 
mencoba bergabung dengan milis ini untuk mendapatkan berita terbaru 
langsung di kotak email Anda. (KN)

==> Arsip: < http://groups.yahoo.com/group/beritakatolik >
==> Bergabung: < http://groups.yahoo.com/group/beritakatolik/join >
==> Berlangganan: < beritakatolik-subscribe(at)yahoogroups.com >


ARTIKEL: APAKAH RSS AKAN MATI?
Oleh: Kusuma Negara

Selama tahun 2010 kemarin timbul pertanyaan yang sangat sering terdengar: 
Apakah RSS akan mati? Bagi Anda yang baru pertama kali ini mendengar RSS, 
secara sederhana RSS atau sindikasi adalah cara untuk berlangganan 
informasi dari sebuah sumber (seperti situs blog atau portal berita) 
sehingga Anda tidak perlu bersusah-susah mencari informasi lagi, tetapi 
informasi itu yang datang sendiri kepada Anda. Yang lebih menguntungkan 
lagi dari berlangganan via RSS adalah kita tidak perlu membaca 
informasi-informasi yang tidak kita inginkan, seperti iklan dan lain-lain; 
kita hanya disajikan konten (berita atau blog) saja dari situs langganan kita.

Mengapa RSS Disebut Akan Mati?

Beberapa blogger teknologi mengklaim bahwa dengan kemunculan Twitter maka 
RSS sudah tidak berguna lagi, dan oleh karena itu RSS akan mati dalam waktu 
dekat. Twitter memiliki fitur-fitur yang membuat RSS sulit atau bahkan 
tidak dapat bersaing lagi dengannya. Dengan RSS, para pembaca masih harus 
mengandalkan situs-situs berita/blog untuk menulis kontennya terlebih 
dahulu, sementara dengan Twitter, para pembaca dapat langsung terhubung 
dengan sang narasumber dan selain itu Twitter juga lebih praktis digunakan 
melalui media telepon seluler maupun telepon pintar. Dan bila berita-berita 
dari RSS biasanya diterima setiap beberapa waktu, bahkan dari satu situs 
bisa berhari-hari sebelum ada berita baru yang ditulis, maka Twitter 
bagaikan aliran berita yang terus mengalir tiada henti.

Selain Twitter, beberapa penjelajah web terbaru pun tidak mendukung RSS 
(seperti Google Chrome) atau mengurangi dukungan mereka terhadap RSS 
(seperti Firefox 4 dan IE 9) sehingga otomatis di masa depan jumlah 
pengguna(an) RSS akan semakin menurun.

Sementara itu beberapa situs melaporkan bahwa semakin sedikit jumlah 
pengunjung yang datang ke situs mereka dari pranala RSS. Kebanyakan masih 
bergantung dari mesin pencari, markah situs, dan situs-situs jejaring 
sosial. Oleh karena itu, diperkirakan semakin sedikit orang yang akan 
menggunakan RSS di masa depan.

Apakah Semua Orang Setuju Bahwa RSS Akan Mati?

Situs-situs YLSA sendiri hingga saat ini masih mendukung RSS. Anda dapat 
melihat daftarnya di: < http://www.sabda.org/rss >. Walaupun ada banyak 
orang yang memprediksikan umur RSS tidak akan lama lagi (paling tidak di 
Amerika Serikat), namun tidak sedikit pula yang menentangnya keras-keras 
dan berpendapat sebaliknya: RSS masih terus hidup dan masih akan hidup 
lama. Permasalahannya hanyalah RSS perlu dibuat lebih baik lagi. Selain 
itu, banyak aplikasi di internet yang menggunakan RSS sebagai mesin di 
belakang layarnya, sehingga walaupun tidak tampak, tapi RSS masih 
menunjukkan eksistensinya. Analoginya adalah kita tidak perlu mengetahui 
detil mesin sepeda motor untuk menjalankannya, tapi sepeda motor tersebut 
tetap memerlukan mesin untuk berjalan.

Sedangkan untuk Twitter, memang tampaknya perlahan-lahan orang mulai 
berpindah dari RSS ke Twitter, termasuk para penyedia konten. Hal ini bisa 
dimengerti karena orang tampaknya lebih mengerti Twitter daripada RSS. 
Setiap akun Twitter sendiri sebenarnya juga menyediakan sindikasi RSS, jadi 
waktu sendirilah yang akan membuktikan apakah Twitter dan RSS akan dapat 
hidup berdampingan atau RSS akan semakin ditinggalkan orang.

Apakah Anda termasuk pengguna RSS dan setujukah Anda bahwa RSS akan mati?

Sumber bacaan:

1. Ingram, Matthew. 2011. "Sure, RSS Is Dead — Just Like the Web Is Dead". 
Dalam http://gigaom.com/2011/01/04/sure-rss-is-dead-just-like-the-web-is-dead/

2. Camen, Kroc. 2011. "RSS Is Dying [Being Ignored], and You Should Be Very 
Worried". Dalam http://camendesign.com/blog/rss_is_dying

3. Arrington, Michael. 2010. "Why Is Quora Mass Creating Twitter Accounts 
On Mechanical Turk?". Dalam 
http://techcrunch.com/2010/11/09/why-is-quora-mass-creating-twitter-accounts-on-mechanical-turk/


Kontak: < icw(at)sabda.org >
Redaksi: Kusuma Negara, Santi Titik Lestari
(c) 2011 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/icw >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-icw(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-icw(at)hub.xc.org >


Kirim email ke