Mungkin kita pribadi sudah "eneg" dengan perilaku tersebut.
Kitapun juga tidak memungkiri bahwa berjalan secara rombongan adalah hal yang 
sulit dilakukan saat ini mengingat penuhnya jalanan di jakarta dan sekitarnya. 
Jalan sendirian aja sudah ribet, lha ini kok rombongan.

Bukan berarti kita wajib maklum, tapi sudah bukan hal aneh perilaku tsb akan 
tetap ada. 

Sebaiknya walau kita jengkel/esmosi/gemes dll alangkah lebih baik kalau kita 
lebih sabar dan tidak perlu ikutan menghujat. Semoga aparat pun dapat lebih 
tegas dan menertibkan penyalahgunaan tersebut....

Banyak pengendara (bukan rombongan ataupun anak club) yang perilakunya lebih 
beresiko dijalanan....

Kadang tanpa sadar juga pernah berlaku tidak benar di jalan ... Apapun alasan 
dan penyebabnya yg membuat pengendara lain mengumpat (minimal membathin)....

Jadi alangkah lebih enak kalo kita berusaha utk tertib sebaik mungkin tanpa 
peduli/menghujat perilaku pengendara lain yang mungkin mengagetkan dan 
mengecewakan kita.

Yah ini cuma kata hati saya bro...

Salam
 
Independent Safety Rider

Powered by TiVoBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Fri, 6 Aug 2010 07:15:48 
To: Milis<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [BekaKak] "Sirine" itu masih ada di Jakarta

Kebelet boker kali makanya minta di kawal dan bunyiin sirine heheheeh



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Heriyanto Candra <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 6 Aug 2010 14:08:36 
To: <[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [BekaKak] "Sirine" itu masih ada di Jakarta

kalo gue sih gue cuekin aja dan ga berusaha minggir...kalaupun ngelewatin
dan mereka klakson2 (karena gue juga pake box dan pake stiker klub) tetep
aja gue cuekin, pernah pas bonceng istri...istri nanya kok ga dibales
klaksonnya, ya gue bilang aja "biarin aja....norak pake sirine kaya gitu".
mungkin sekarang dah ga jaman kali ya kalo konvoi pake minta2 jalan
begitu....mendingan konvoi dengan sewajarnya aja...lebih santai dan ga
terburu-buru


On 8/6/10, Alex Setia <[email protected]> wrote:
>
>
>
>  Wakakak, gak udah di bekasi kang Prie, di Jakarta aja masih banyak koq..
> maklum mo jadi polantas gak jadi… sebut aja kang prie nama clubnya biar ada
> tegoran sedikit and jangan arogan di jalan
>
>
>
> Salam
>
> Alex
>
>
>  ------------------------------
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On
> Behalf Of *Kang Prie
> *Sent:* 06 Agustus 2010 11:18
> *To:* [email protected]
> *Subject:* [BekaKak] "Sirine" itu masih ada di Jakarta
>
>
>
>
>
> sekitar jam 10an, aku baru sampe di sekitar tukang buah di kalimalang.
> terdengar sirine mirip ambulan. berhubung dibelakangku sepertinya agak
> padat, aku berusaha lebih cepat agar bisa menepi untuk si "ambulans".
> tunggu punya tunggu kok gak nongol2 tuh ambulan. berikutnya malah muncul
> raungan rombongan motor2 batangan (sekitar 10-20 motor),  dan kali ini di
> tambah dengan klakson2 yg memekakkan telinga.
>
> sampe di lampumerah bawah flyover cawang /atas underpass, sempet bilang
> sama salah satu rombong: "bro, bukannya sirine sudah dilarang??" dengan mata
> agak heran dia menatapku (melotot dikit), tanpa respon, mungkin heran karena
> ada pengendara motor dengan jaket dealer coba menyapa. hehehe.
> Karena lampu sudah hijau, akupun melanjutkan perjalanan bersama sautan
> klakson2 yang semakin banyak karena jalanan yang tersendat (sirine sekali
> dua kali masih terdengar).
>
> sempet melihat salah satu pengendara menggunakan atribus jaket + stiker
> sebuah club di BEKASI, sepertinya ada juga yang dari indramayu.
>
> Sepanjang perjalanan aku terheran saja,, BEKASI kan gak jauh dari ibukota,,
> kok ya gak ngerti ya ada aturan Sirine dilarang untuk motor2 pribadi. gak
> tahu or gak mau tahu... or emang udah bebal telinga. maaf, agak kesel juga,
> karena banyak diantara rombongan itu dari BEKASI (dimana gw tinggal) dan
> merupakan sebuah klub yang saya kira cukup banyak dihuni oleh orang orang
> yang kaya (secara materi, bisa beli moto batangan yang kabarnya injeksi
> lhooo.. cukup mahal untuk ukuran kantongku..), yang harusnya bisa baca, bisa
> denger, bisa tahu dari internet (wong punya web juga kok..).
> Kesel dan nyesel kenapa gw tadi minggir untuk orang orang yang bak presiden
> minta jalan, orang2 yang... terserah deh mo nyebut apa... monggo..
>
> maaf... hanya sekedar uneg2..
>
> sabarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
>
> omprie
> *withdealer'sjacket.*
>
>
>
> 
>



-- 
Heri
0812 10 77955
Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute

Kirim email ke