He he he makan siang ada dong neh.. kalo ada gue melipir dah ke Wijaya gimana ?

Alex Setia
Policy Owner Services (POS)
________________________________
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of hendro 
cahyono
Sent: 04 Desember 2008 9:41
To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [BekaKak] cerita dibalik layar (lanjutan 2)

lex, kalo emang lagi nganggur, sini deh
bawa flash disc foto2nya
biar aku bisa collect buat laporan....

selebihnya kamu bisa mijitin gw...
balas jasa lah ama pepeng yang udah mijitin kamu di event


On 12/4/08, Alex Setia <[EMAIL PROTECTED]<mailto:[EMAIL PROTECTED]>> wrote:

He he hehe yang lagi banyak kerjaan.... Bagi bagi dong kerjaannya... lagi 
santai neh he he he hehe



Alex Setia

Policy Owner Services (POS)

________________________________

From: [email protected]<mailto:[email protected]> 
[mailto:[email protected]<mailto:[email protected]>] On Behalf Of 
hendro cahyono
Sent: 04 Desember 2008 8:06
To: [email protected]<mailto:[email protected]>
Subject: Re: Bls: [BekaKak] cerita dibalik layar (lanjutan 2)



ya setidaknya semua rekan-rekan sudah bantu support dengan doa dan dana, 
keterbatasan waktu dan kesempatan bisa dialami siapa aja mas....

setidaknya lagi, rekan-rekan lain bisa merasakan apa yang kami rasakan....

setiap detik prosesnya, membuat kami semakin matang, menguatkan mental kami dan 
membuat kami semakin erat bergenggam tangan untuk menjadikannya berhasil dan 
sukses (dengan segala kekurangannya tentusaja)



untuk sambungannya, mungkin hari sabtu/minggu saya baru bisa nulis lagi.

soalnya banyak tugas yang musti dikelarin dan lebih fokus...



On 12/4/08, tanu wijaya <[EMAIL PROTECTED]<mailto:[EMAIL PROTECTED]>> wrote:

Wah keluh kesahnya boleh juga di jadikan Tabloid mas, siapa tau bisa di jual . 
yg berjudul Keluh kesah Ultah 3 Bekakak n KKN karya Ki Sampean. Salut mas Aku 
terharu,tapi ya cuma bisa terharu.mau apa lagi.




________________________________

Dari: hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]<mailto:[EMAIL PROTECTED]>>
Kepada: "[email protected]<mailto:[email protected]>" 
<[email protected]<mailto:[email protected]>>
Terkirim: Rabu, 3 Desember, 2008 12:39:37
Topik: [BekaKak] cerita dibalik layar (lanjutan 2)

Badan penat dan masuk angin dikarenakan ampir tiap malam begadang... ga kami 
rasakan.

Perut kembung kebanyakan asap rokokpun ga kami pedulikan....

Untung ga maag kebanyakan minum kopi.

Segala persiapan lanjutan di kerjakan...

Cari tempat murah bikin banner, bikin pin, sticker dan kaos untuk event....

Disini peran Teguh sangat dominan... dengan loyalitas yang tinggi, dia bergerak 
cepat mengumpulkan info dan memesan semua product tersebut...

Semua aktifitas kami lakukan dengan sepenuh hati....

Tanda-tanda teler udah mulai terlihat di fisik kami. Batuk-batuk, sentrap 
sentrup pilek, pegang kepala karena cenat cenut hingga diare 4 hari yang terus 
terang gw alamin sendiri.

Andai ini emang kerjaan kami, mungkin ga akan selelah ini.

Fisik kami emang sedang ditempa, mental kami memang sedang diuji....

Dan dalam kegigihan kami, doa tak pernah putus agar kami dapat mewujudkan 
cita-cita ini dengan sesempurna mungkin.... sebaik mungkin yang bisa kami capai.

Di suatu malam di sudut foodcourt GCP.

Pak Yudi (Arnando) pemilik kantin ikioke yang selalu kami singgahi sebagai 
lokasi meeting, mengajak kami tuk kerjasama.

Sebuah kejutan yang melegakan.

Setelah ngobrol serius dengan beliau, diambillah beberapa item kesepakatan 
kerjasama yang dirasa saling menguntungkan kedua belah pihak.

Terasa langkah kami agak meringan, beban agak berkurang.

Tapi tetep aja nyut nyut masih terasa.

Soalnya dana masih kurang.

Undangan mulai disebar....

Menaikkan adrenalin kita semakin menuju puncaknya... .

Konfirmasi sana sini dilakukan intensif, untuk menjaga status progres event 
tetap terkendali.

Seminggu mendekati event, makin sibuk, makin panas kepala, makin berkurang 
waktu tidur kami...

Sandi mulai bengek, diareku masih cukup mengganggu, dan wajah-wajah kuyu dari 
panitia kecil.....

Hampir semua persiapan sudah bisa kami pastikan jalan....

Tiga hari mendekati hari H, gw ada sedikit pengalaman yang bisa dibilang tidak 
mengenakkan. Sepakat malam itu kumpul di GCP untuk meeting bersama Mbak Mella 
dan pak Yudi, gw nekad menerobos ujan demi sampe tepat waktu dari Panglima 
Polim ke Ujung Menteng.

Di perjalanan banyak jalanan tergenang dan licin. Gw ga mau nekad menjalankan 
kendaraan dengan kencang. Konyol namanya kalo jatuh gara-gara ulah sendiri.

Namun kadang kita berencana, kenyataan berkata lain....

Dengan sabar kujalankan ryolix menyusuri pulogebang arah ke GCP,

kira-kira 400 meter lagi sampe, ada truk berhenti karena angkot depannya 
berhenti.

Serombongan motor dibelakang truck, kompak mengerem dan berhenti di belakang 
truk, termasuk gw yang berhenti di paling belakang.

Tiga empat detik kemudian, seperti suara motor mendekat cukup cepat dari arah 
belakang. Hatiku hanya mengucap,"kena deh...kena deehh"

"Braakkk"...."byuurrr"... .

Kaget karena ternyata yg ditabrak adalah si ryolix gw.

Secara fisik gw hanya goyang bentar di stang, tapi tak sampe terdorong apalagi 
jatuh... kalo comment si Alex sih gara-gara ditangkis ama jin piaraan gw.... 
Emang kucing kali dipiara....

Lagian apa bagusnya tuh...

Mending piara kucing, anjing atau burung...

Ada hadiah kalo dikontest kan.....

 Lha ini? Masa contest JIN? Yang bener aja... hehehe

 Yang lebih mengejutkan sesaat setelah benturan terjadi, ternyata pengendara 
motor tersebut terpental masuk got yang penuh air di sisi kiri jalan.

Cemas menyusup dalam hati... jangan-jangan terjadi sesuatu pada tuh orang, 
walaupun dia yang salah dengan ngebut djalan licin dan sempit. Kamipun 
sebenarnya sudah mengerem dan berhenti dengan sukses. Bukan ngerem secara 
mendadak mendadak.....

 Setelah ku standarkan motor, bersama pengendara motor lain, mencoba menolong 
si mas yang masuk selokan tadi. Alhamdulillah dia ga kenapa-kenapa, cuman shock.

Beruntung dia pake helm standar yang dikancingkan, dan selokan yang berisi 
penuh air hujan. Tidak ada cidera berarti.

 Setelah agak tenang aku tanya, "gimana mas keadaannya?"

Sesaat kemudian dia menjawab,"ga papa"....."pada ngerem mendadak sih"..."dah, 
saya ditinggal saja"

 Lho????

 Kami saling berpandangan diantara semua bikers yang berhenti tadi.

Dalam hati kami malah jadi heran, kok malah kita yang disalahkan....

Kami saling senyum dan mulai beranjak menuju motor masing-masing.

Tidak ada kerusakan yang berarti pada motornya, cm footstep kiri aga naik. Da 
sesaat kuperhatikan bagian belakang ryolix, tak ada cidera sedikitpun, padahal 
suara benturan tadi cukup keras terdengar.

 Ya aku cuma bisa bersyukur dalam hati. Alhamdulillah. .....

 --
hendro
0812 841 8958 / 99618041



.





--
hendro
0812 841 8958 / 99618041



--
hendro
0812 841 8958 / 99618041

Kirim email ke