*Cerita dibalik layar*
**
Written by : hendro (versi gw) "bebexkampoenk" BekaKak #004
dec 2008,

========================================================================================================


Masih inget banget saat ampir dua bulan lalu miting perdana….

Ga ada hasil yang significant selain kesimpulan "kita harus bisa adakan
event ultah".

Selebihnya sih cuman terbengong-bengong pada bingung mau ngapain….



Setelah kejadian itu, ga banyak progres yang dicapai selain hanya saling
nanya…

"gimana event kita?"



Yang satu pasti menjawab, "waduh ga tau juga neh… jadi ga sih? Coba deh
tanya ama Ophet"…..



Yang ditanya juga lom terlalu yakin,"yah kita lihat saja nanti... coba
tanyakan aja ama ki sampeyan"....



Nah loh... puyeng kan?



Aslinya kita semua sebenarnya ragu dan ga yakin mampu. Tapi kok ya kebetulan
sifat nekad kami masih aja terasa terlalu tinggi.



Mungkin efek kata kolosal yang sering banget kami ucapkan.... "CEMEN
LLOOOOO"……… hehehe



Seiring waktu, terjalin beberapa BekaKakers yang mulai mau, bersedia dan
bisa untuk fokus dalam persiapan acara ini... (mau guling-gulingan demi
acara ini, kaki jadi kepala dan kepala jadi kaki….)



ya bolehlah orang biasa menamakan dengan "pancil" alias panitia kecil….



Panitia kunci yang menjadi busi pemetik api agar bahan bakar dari sponsor
dapat menyala dan dengan kompresi yang ada, mampu menggerakkan mesin/event
dengan sebaik – baiknya ....



Sekali waktu kita bersemangat banget, tapi pada beberapa titik tertentu kita
merasa mentok. Mentok sementok-mentoknya.... ampe njamur jidatnya....



Ternyata banyak banget kendala yang kami hadapi.

Bagaimana tidak?



Waktunya dah suangat mepfet (bayangin…sebulan men).... walaupun kita sendiri
dah niat dari beberapa bulan sebelumnya….

Tanggal tua pula…

Sponsor dah kehabisan dana promosi buat event

Temen-temen pada sibuk dengan gawean dan kuliahnya masing-masing….

Dan laen laen pokoknya…. Soale alesane kadang aneh, jadi ga perlu ditulis
disini (misalnya ada kena penyakit beser… trus stress sindrom… hayah apaan
pula tuh…. hihihii)…..



Akhirnya minggu pertama berkutat di niat doang dan cari tema acara selain
perayaan anniversary sendiri....….



Mendung, hujan dan banjir akhirnya menyadarkan kami untuk mengajak semua
orang peduli terhadap alam.... that's the tema….



Dengan kesepakatan, akhirnya BekaKak mengangkat tema "Go Green" ... go
artinya pergi, green artinya ijo....

Jadi go green artinya Ophet (hehehe… ini kata si Ary engkoh yang dimandatkan
untuk ngoceh di panggung.).



Diharapkan dengan ajakan dalam Go Green tersebut, maka tumbuh kesadaan
masyarakat untuk ikut meng-"ijo"-kan kembali sekitar kita. Sehingga alam ini
akan kembali ramah kepada kita.



Mulailah team kecil bergerak perlahan… saking perlahannya, kadang tertidur
di atas motor diparkiran….



Dimulai oleh Sandi yang berfikir keras mendesain banner, kop surat proposal,
undangan, dsb terkait dengan event ini.



Mulailah gw ama Ophet berdiskusi mulai dari yang kecil sampai yang gedhe
sebagai draft meeting koordinasi selanjutnya.

Sejujurnya beberapa waktu kami bekerja, tersita untuk hal ini….



Maap boss kami makan gaji buta... tapi kerjaan kantor beres kok...
hehehe.....



Draft proposal kami buat, profile BekaKak kami lengkapi dan permanis...
(kaya gw yg item manis) hehehe......

Bikin proposalnya keren boo.... di pizzahut GCP... kadang mata jadi siwer
lihat body aduhai dan wajah wajah cantik yang menawarkan makanan orang kota
itu…..

"mau dianterin pulang ngga mbak? Hehhe" cuman dibalas dengan senyuman yang
entah apa artinya…..



List Sponsor kita buat untuk nantinya kita follow-up.



Dengan berbekal niat baik, proposal kami kirimkan ke perusahaan-perusahaan
yang terkait dengan Honda dan Karisma dan juga terkait event club motor.



Satu demi satu proposal kamiditolak dengan halus. Saking halusnya, ada yg
ngga ngasih kabar sama sekali…

Bahkan ampe ada yg salah sasaran saking peningnya kepala…

Warung tegalpun ditembusin… hehehe …. Kidding bro….



Makin paniklah kami, makin galau dan ga tahu harus kemana….

Ternyata beginilah rasanya bagai sekelompok pengemis yang ditolak….



Menggugah hatiku untuk sadar…



Memang kadang kita berfikir bahwa mereka adalah orang yang malas….

Mereka belum tentu orang yang ga punya uang...



Tapi... Apa bedanya dengan kami saat ini? Yang sedang mengemis dana dari
mereka para pemilik uang... toh kami juga punya uang walau ga banyak.



Setidaknya saat ini gw menyadari dan mungkin lebih membuka hati untuk para
peminta-minta itu... toh uangku ga akan abis jika dikasih sedikit ke mereka.

bersambung......

-- 
hendro
0812 841 8958 / 99618041

Kirim email ke