Gimana kalo  bikin homeschooloing aja.. Makne Zalwa jd
gurunya Kavin n Zalwa trus.. sekolahnya di tempatku
piyeee drpd kesel nguliĀ…he..he..he..
Uci  mamaKavin

--- aseani setiyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> waksss, batal jd guru neyyy...dapet'e motong kuku
> doang[borongan ma Zalwa skalian]....puantes ajja gak
> naek2 pangkat jadi guru...mualles sendiri seh.....
> nguliiiiiiiiiiii terus........
> 
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
> apa perlu kita rame2 berkunjung ke rumah Zalwa
> nich...........
> biar ngga' sia2 gitu lho ngepelnya...
> kekekeke,,,,,,,,,,,,
> 
> ---------------
> 
> ntar sore, ato paling telat besok pagi, wajib ngepel
> rumah dunk...biar bisa
> jadi guru...ilmu fkip-nya kepake deh......walo tanpa
> gelar n transkrip
> nilai..hiks
> 
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> ---------------
> 
> 
> APA YANG KITA SOMBONGKAN?
> 
> Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru
> tertegun keheranan. Dia
> melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia
> mengangkuti air dengan ember dan
> menyikat lantai rumahnya keras-keras. Keringatnya
> bercucuran deras.
> Menyaksikan keganjilan ini orang itu bertanya, "Apa
> yang sedang Anda
> lakukan?"
> 
> Sang Guru menjawab, "Tadi saya kedatangan
> serombongan tamu yang meminta
> nasihat. Saya memberikan banyak nasihat yang
> bermanfaat bagi mereka. Mereka
> pun tampak puas sekali. Namun, setelah mereka pulang
> tiba-tiba saya merasa
> menjadi orang yang hebat. Kesombongan saya mulai
> bermunculan. Karena itu,
> saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong
> saya."
> 
> Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi
> kita semua, yang
> benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita
> sadari. Di tingkat terbawah,
> sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa
> lebih kaya, lebih
> rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.
> 
> Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor
> kecerdasan. Kita merasa
> lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan
> dibandingkan orang lain.
> 
> Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor
> kebaikan. Kita sering
> menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah,
> dan lebih tulus
> dibandingkan dengan orang lain.
> 
> Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan,
> semakin sulit pula kita
> mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah
> terlihat, namun sombong
> karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan,
> sulit terdeteksi
> karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus
> di dalam batin kita.
> 
> Akar dari kesombongan ini adalah ego yang
> berlebihan. Pada tataran yang
> lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga
> diri (self-esteem) dan
> kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi,
> begitu kedua hal ini
> berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah
> berada sangat dekat dengan
> kesombongan. Batas antara bangga dan sombong
> tidaklah terlalu jelas.
> 
> Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di
> satu kutub dan
> kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir
> ke dunia, kita dalam
> keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan
> tetapi, seiring dengan waktu,
> kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari
> sekadar yang kita
> butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu
> mengatakan bahwa kita
> memerlukan lebih banyak lagi.
> 
> Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju
> kutub ego. Ilusi ego
> inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme
> ketamakan (ekstrem suka)
> dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari
> segala permasalahan.
> 
> Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan
> menuju kesadaran
> sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala
> bentuknya, ada dua
> perubahan paradigma yang perlu kita lakukan.
> Pertama, kita perlu menyadari
> bahwa pada hakikatnya kita bukanlah makhluk fisik,
> tetapi makhluk
> spiritual. Kesejatian kita adalah spiritualitas,
> sementara tubuh fisik
> hanyalah sarana untuk hidup di dunia. Kita lahir
> dengan tangan kosong, dan
> (ingat!) kita pun akan mati dengan tangan kosong.
> Pandangan seperti ini
> akan membuat kita melihat semua makhluk dalam
> kesetaraan universal. Kita
> tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label,
> dan segala "tampak luar"
> lainnya. Yang kini kita lihat adalah "tampak dalam".
> Pandangan seperti ini
> akan membantu menjauhkan kita dari berbagai
> kesombongan atau ilusi ego.
> 
> Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan
> baik yang kita lakukan,
> semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita
> sendiri. Kita
> memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga
> demi kita sendiri.
> 
> Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi.
> Energi yang kita berikan
> kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan
> kembali kepada kita
> dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan
> pasti akan kembali
> kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih,
> makna hidup, maupun
> kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat
> baik kepada pihak lain,
> kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita
> sendiri. Kalau begitu,
> apa yang kita sombongkan?
> 
> ,"
> DISCLAIMER :
> 
> The information contained in this communication
> (including any attachments)
> is privileged and confidential, and may be legally
> exempt from disclosure
> under applicable law. It is intended only for the
> specific purpose of being
> used by the individual or entity to whom it is
> addressed. If you are not
> the addressee indicated in this message (or are
> responsible for delivery of
> the message to such person), you must not disclose,
> disseminate,
> distribute, deliver, copy, circulate, rely on or use
> any of the information
> contained in this transmission.
> 
> We apologize if you have received this communication
> in error; kindly
> inform the sender accordingly. Please also ensure
> that this original
> message and any record of it is permanently deleted
> from your computer
> system. We do not give or endorse any opinions,
> conclusions and other
> information in this message that do not relate to
> our official business.
> 
> 
> 
> 
> ================
> Kirim bunga, http://www.indokado.com
> Info balita: http://www.balita-anda.com
> Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail
> ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> Peraturan milis, email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million
> songs. Try it free.
> 
> ,"
> DISCLAIMER :
> 
> 
=== message truncated ===


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 


================
Kirim bunga, http://www.indokado.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke