> Selasa, 11 Oktober 2005 > > Bus Gratis untuk Rakyat Miskin > > > Aktivitas di Terminal Bus Blok M, Senin (10/10) pagi, itu berjalan seperti biasa di awal Ramadhan ini. Metromini, Kopaja, dan bus-bus berjajar rapi menunggu terisi penumpang hingga penuh. Tidak seperti bulan-bulan biasa, di saat puasa ini kondektur bus tidak berteriak kencang, menyeru rute trayeknya. Tangan mereka lebih banyak bekerja, memberi isyarat kepada penumpang agar menumpangi busnya. > > Lima ratus meter dari Terminal Blok M, tepatnya di depan gedung Peruri Blok M, kesibukan seperti di terminal tidak terasa. Deretan pohon-pohon berbatang besar dengan daun rimbun, merindangi jalanan. Sengatan sinar matahari tidak begitu terasa di sini. Penumpang yang lalu lalang dan menunggu bus juga tidak banyak. Meski sejumlah bus yang hendak masuk Terminal Blok M melewati tempat itu. > > Padahal di situ, empat bus yang disediakan untuk publik berjajar rapi. Bus tersebut bahkan tidak memungut bayaran bagi yang hendak menaikinya. Pada kaca jendela dan badan luar bus itu bertuliskan 'Bus Gratis'. Di samping kanan dan kiri tulisan tersebut juga terbentang. Di bawah tulisan gratis, ada pesan lain. Bacaannya bus ini disubsidi dari dana zakat, infak, dan sedekah. Rute bus tersebut Blok M-Kampung Melayu-Pulogadung. > > Program itu diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa (DD) Republika yang ditujukan bagi rakyat miskin. Bus gratis yang disubsidi dari dana zakat, infak, dan sedekah itu akan beroperasi dari pagi hingga sore. > Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang di luar dugaan masyarakat menyebabkan harga kebutuhan dan biaya transportasi melonjak. Kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat itu pun menuai kritik dan kecaman. Namun, permasalahan tidak cukup dihadapi dengan kritik tetapi perlu ada solusi nyata. DD Republika mengambil langkah nyata. > > Setiap harinya selama kurang lebih satu bulan sejak kemarin, bus ini akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Masing-masing dua bus akan bergerak dari Terminal Blok M dan Pulogadung. Ke depannya, kata Presiden DD Republika, Rahmad Riyadi, apabila animo masyarakat tinggi terhadap keberadaan bus gratis ini bukan tidak mungkin bus gratis ini akan terus diadakan. > > DD Republika mengibaratkan bus gratis ini sebagai obat merah yang diteteskan pada luka menganga. Obat merah itu sejauh ini yang dirasa dibutuhkan oleh rakyat miskin hari ini. Upaya yang dilakukan ini diharpakan dapat memicu pemerintah untuk membuat program-program sejenis yang dapat membantu meringankan beban masyarakat secara massal. > > Rahmad Riyadi menuturkan ide di belakang tercetusnya bus gratis ini. Kata dia, masyarakat miskin sangat merasakan dampak kenaikan harga BBM terhadap ongkos angkutan umum. Ia mengharapkan bantuan transportasi gratis ini dapat menghemat biaya transportasi yang sehari-hari harus dikeluarkan. Dengan begitu, biaya tersebut dapat dialihkan untuk membeli bahan kebutuhan pokok lainnya, seperti bahan pangan. > > Menurut Rahmad, selain membantu warga miskin, program itu diharapkan juga merupakan sarana mengimbau pemerintah dan pihak terkait untuk membuat program-program sejenis yang dapat membantu meringankan beban masyarakat secara massal. > > Harapan untuk dapat meringankan beban sebagian orang ini, kemarin, belum tercapai sempurna. Meskipun bus bertuliskan gratis itu sudah terparkir rapi, calon penumpangnya belum antusias menyerbu ke dalam bus. Sejumlah orang kebingungan. Bus keempat pagi itu yang berangkat menuju Pulogadung dari Blok M bahkan hanya diisi oleh satu penumpang satu bus harus berangkat. Tempat parkir bus ini memang bukanlah terminal bus. Padahal, bus gratis itu berkapasitas 30 orang. > > Bus gratis ini juga unik. Corporate Secretary DD Republika, Yuli Pujihardi, menegaskan tidak ada larangan bagi siapa pun yang hendak menaiki bus itu. Namun, pengertian bahwa bus gratis tersebut bertujuan untuk meringankan beban di tengah tingginya harga hidup di Jakarta diharapkan bisa muncul. > (c33 ) > > http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=216650&kat_id=3 > > > > --------------------------------- > Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. > > --------------------------------- > Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> > Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page > http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM > --------------------------------------------------------------------~-> > > =================================================================== > Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar > =================================================================== > Yahoo! Groups Links > > <*> To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/ > > <*> To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: > http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > > >
================ Kirim bunga, http://www.indokado.com Info balita: http://www.balita-anda.com Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]

