Tindakan mbak untuk tidak memberika AB selama penyebab penyakit belum jelas sudah benar mbak.
Beberapa bulan yang lalu Nadya (sekarang 3 tahun) juga sempat demam. Mungkin sekitar 40 0C juga (soalnya thermometernya waktu itu keselip, tp 1 jam setelah di beri panadol baru ketemu dan suhu badannya 39, berarti sebelumnya bisa lebih tinggi lagi, alhamdulillah ga pa pa). Jam 10 mulai demam, jam 11 makin tinggi akhirnya jam 12 aku beti panadol. Alhamdulillah berangsur turun. Tapi jam 4 sore mulai demam lagi dan semakin tinggi suhu tubuhnya akhirnya jam 5 sore aku beri panadol lagi, alhamdulillah turun. Melihat kondisi itu ortu-ku (kebetulan saat itu kami sedang liburan di rumah ortu-ku di sby) menyarankan utk ke dokter, tapi aku menolak, dengan dasar, toh natar kalau di bawa ke dokter paling dikasih obat penurun demam aja soalnya ini kan baru demam 1 hari dan kita gak tahu apa penyebabnya. Alhamdulillah ortu-ku ngerti dan faham. Akhirnya pemberian panadol terakhir jam 12 malam. Alhamdulillah keesokan harinya Nadya sembuh total, tidak bersisa sama sekali perilaku lemah lunglai seperti saat dia demam. Dan sorenya aku dan Nadya langsung terbang ke Mataram Lombok dan selama di Lombok Nadya juga tidak demam lagi, malah enjoy diajak jalan-jalan keliling Lombok. Rina rinso www.keluargarustamaji.blog.com -----Original Message----- From: Arlita Soedjito [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, April 12, 2005 3:07 PM To: [email protected] Subject: [balita-anda] Demam Dear Parents Alif-ku (2,5 thn) hari minggu sore badannya demam, aku cek sampai 40 C, terus aku berikan panadol syrup. Jam 8 aku cek panasnya udah turun sampai 38.5 C, tetapi sekitar jam 10-an naik lagi sampai 39.8 C. Dia gak mau makan/ minum, susu hanya mau sekitar 200 cc. Sebelum tidur malam aku berikan panadol lagi. Senin pagi jam 5 badannya kembali menghangat dan sewaktu aku bawa ke dokter pagi itu panasnya mencapai 39 C. Oleh DSA-nya diberi resep puyer Cefat 300 mg dan obat batuk Comtusi untuk jaga2 kalo dia batuk, tapi koq aku gak sreg ya, setahuku Cefat kan termasuk antibiotic yg keras. Akhirnya di rumah walaupun obatnya kubeli aku berkeras agar Cefat ini tidak diminumkan dan menunggu perkembangan dr kondisi Alif. Ternyata sewaktu aku di kantor oleh Mamaku puyernya sempat diminumkan 2 kali (Senin pagi & siang) krn beranggapan Alif panas badannya masih tinggi. Aku tetap insist agar Alif diberikan minum yg banyak untuk menghindari dehidrasi dan menurunkan demamnya. Tadi malam aku berkeras agar puyer ini jangan diminumkan lagi walopun badan Alif masih sedikit demam (38 C). Pagi ini alhamdulillah kondisi Alif mulai membaik, sudah mau minum susu dan makan bubur. Question : Puyer Cefat ini kan sudah pernah terlanjur diberikan kepada Alif, apakah harus dihabiskan ato boleh terus dihentikan pemakaiannya ? Kira2 tindakanku untuk tidak mengkonsumsikan Cefat ini kepada Alif sudah benar belum ya ? Pls sharingnya ..... Rgds Lita AYO GALANG SOLIDARITAS UNTUK MEMBANTU KORBAN MUSIBAH DI ACEH & DAN SUMATERA UTARA !!! ================ Kirim bunga, http://www.indokado.com Info balita: http://www.balita-anda.com Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]

