betul mbak, sebagai seorang ibu memang kita harus pintar membagi waktu buat anak, suami, rumah tangga & diri sendiri tapi nih...ini sih opini saya pribadi saya ya, kalo ibunya nggak bisa why not bapaknya yg jalan? toh tanggung jawab terhadap anak seharusnya nggak hanya dibebankan pada seorang ibu kan? kadang saya juga menghadapi situasi seperti ini, spt saat anak2 saya sakit atau ada rapat POMG di sekolah anak saya yg besar.
memang nggak mudah, saya bisa dgn rasa nggak enak excuse ke atasan untuk hal2 ini iya kalo atasan memaklumi kalo enggak? tapi itu saya anggap resiko seorang ibu bekerja, tapi terus terang kalo saya terus2an excuse kan nggak enak juga, maksud saya, cukup fair kalo antara ibu & bapak 'bergantian' menghadiri acara sekolah atau 'bergantian' mengurus anak pd saat sakit. kalo untuk mengambil raport kami ber2 usahakan datang ke sekolah maaf bagi yg tidak berkenan, just a personal thought -----Original Message----- From: Poppy Anggraini [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, December 23, 2004 10:42 AM To: [email protected] Subject: Re: [balita-anda] CURHAT-AMBIL RAPORT 'Perhatian' ini maksudnya adalah sepintar-pintarnya kita membagi waktu antara kerja dan keluarga. begitu loh Pak Hidayat. Banyak sekali kendala kenapa saya tidak bisa membagi waktu antara kerja dan keperluan keluarga. Memang sedih dan jadi tidak konsen juga kerjanya. Untungnya suami sangat mengerti ini, dan saya sangat menghargainya. > Kalau untuk saya saat anak sakit pasti saya utamakan menjaga anak saya pak > daripada berangkat kerja. > Karena tujuan kita bekerja juga untuk anak kan.Jadi buat apa kalo saat anak > sakit tapi kita tetap kerja pastinya di kantor juga kita nggak bakal > konsentrasi bekerja. Kirim bunga, buket balon atau cake, klik,http://www.indokado.com/ Info balita, klik http://www.balita-anda.com Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

