tadi malam, rasa ga yakin baca newsticker metrotv

seingat aku, meutia sudah keluar dr ruang icu rscm kenapa kok ada di mount elizabeth? 
aku langsung call adikku yg di sma 6, krn ortu meutia adalah guru di sma 6 tempat 
adikku sekolah
"iya katanya dr jumat kita udah berdoa terus krn meutia koma di singapura"

innalillahi, satu lagi calon penerus bangsa harus kandas cita citanya krn bom
terbayang olehku ortunya penuh harapan sejak meutia bayi, tk, sd, smp, sma, kini di 
kelas 3 selangkah lagi ke universitas, dia mesti pergi selama lamanya, hanya krn 
perbuatan keji teroris jahanam

pagi ini,
aku melewati almamater ku tercinta itu, semua siswa siswi sedang berkumpul bersila di 
lapangan sekolah, semua terlihat menundukkan kepala, bbrp pedagangpun menundukkan 
kepala walaupun mereka diluar pagar sekolah, aku rasa semua sedang memanjatkan doa 
untuk meutia

walaupun kita tak pernah bertemu muka, hati ini terasa pedih

selamat jalan adik kelasku, semoga Allah SWT membukakan pintu surganya untukmu


----- Original Message ----- 
From: KCM - Dulhadi 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Sunday, October 24, 2004 9:37 PM
Subject: [Rezim70] Berita Duka dari Almamater 70


Korban Bom Kedubes Australia, Mutia Rachmani Meninggal Dunia

Mutia Rachmani Amalia siswi kelas 3 Sosial 1 SMU 70 Jakarta, yang menjadi 
salah satu korban pemboman di depan Kedutaan Besar Australia, pada 9 
September lalu, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth 
Singapura, Minggu (24/10) siang.

Berita lengkapnya di:
http://www.kompas.co.id/utama/news/0410/24/204715.htm


Kirim email ke