Siang ibu Ola, Wah kok gak dikasih obat ya sama DSA nya. Ibu sdh coba ke DSA lain hanya sekedar minta saran dan perbandingan ibu. Bahaya lho bu jika dibiarkan. Belum lagi si kecil yg masih suka ngemut jempolnya yg bengkak itu. Coba ibu bawa kembali ke DSA awal atau tanya ke DSA yg lain.
Mungkin pas si kecil tidur, ibu kompres jempolnya dengan rivanol. U kebiasaan ngemut jarinya, coba ibu bicara baik2 ke si kecil dan setiap kali dia berusaha u ngemut jempolnya, ibu alihkan perhatiaannya, ibu ajak bernyanyai sambil ibu gerakan tangan yg mau dia mut itu. Semisal ibu nyanyikan topi saya bundar, nah tangan ibu menggerakan tangannya. InsyaAllah dia lupa dan menikmatinya kok bu. Memang gak langsung bisa sih, tp ya step by step. Nmanya anak kecil ya kita sebagai ortu harus sabar. Kebetulan Aya (putri saya) juga pernah hobi ngemut tangan, Alhamdulillah sekarang sdh gak lagi kok bu. Malah sekarang kalau dia mau nostalgia dgn hobinya itu, saya cuma bilang sambil senyum "Hayo Aya" Dia ketawa bu. Belajar sambil bermain lah bu. ----- Original Message ----- From: ola anggitarini <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, September 17, 2003 11:08 AM Subject: [balita-anda] bayi ngedot jempol > > Dear all, > Anak saya (7 bln) selalu ngedot jempol. Susah banget dilarang nya. > Sekarang jempolnya bengkak & kemerah-merahan. Minggu lalu saya ke dsanya katanya ga pa-pa itu cuma infeksi. TApi gak dikasih obat, katanya nanti ilang sendiri. > Tapi sekarang bengkaknya tambah besar dan kaya ada nanahnya gitu. Tapi dia tetep ngedot. Please dong, kasi tau kalo ada yang pernah ngalamin. Aku bingung nih....... > > Mamanya Nayla___________________________________________________ > IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software --------------------------------------------------------------------- >> Mau kirim bunga hari ini ? Klik, http://www.indokado.com/ >> Info balita, http://www.balita-anda.com >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

