Bicara organik bukan kita mau menang-menangan atau seenaknya meninggikan harga hasil pertanian organik, sebab harga sudah ditentukan oleh pasar. Petani tidak akan bisa menentukan harga pasar. Pembeli :"Kalau kamu mau jual saya akan beli dengan harga segitu jika tidak yo wis aku nggak akan beli." Kenapa harga produk organik terkesan mahal? Karena yang bisa mengapresiasi produk organik barulah orang kota dan membelinya di pasar swalayan atau supermarket. Di Supermarket kita harus menyewa rak atau display, setiap ada even promo kita diminta untuk ikut membiayai promo tersebut. Belum lagi kita harus memniayai packagingnya ( kemasan )dan si supermarket membebankan biaya pajaknya ke konsumen. Jadi mahalnya bukan semata-mata menyehatkan tetapi beberapa faktor diatas.
Jadi mengantisipasinya adalah dengan meningkatkan produktivitas hasil pertanian dengan cara-cara ber organik yang benar. Kalau petani biasa panen padi hanya 4-5 ton per hektar maka dengan cara organik yang benar dia akan menghasilkan panen sebanyak 9-11 ton padi. Jadi harganya biasa-biasa saja tetapi karena hasilnya dua kali lipat maka disinilah hasil keuntungan petani. Sayangya petani kita tidak pernah menghitung berapa biaya tanam saat ini dan berapa hasilnya nanti. Mereka tidak mau berubah. Hanya segelintir saja yang sadar dan menyadari bahwa cara-cara mereka selama ini kurang tepat. Mari teman-teman sesama organik kita share tentang apa dan bagaimana cara berorganik yang benar. Tanpa setetes cairan kimiapun yang masuk ke ladang kita, jangan ada lagi istilah pupuk berimbang. Sekali organik ya betul-betul organik tanpa embel-embel yang lain. Kalau ada yang mengklaim yang namanya organik harus dapat air yang pertama dan tidak tercampur atau bersebelahan dengan ladang tetangga sekitarnya yang mengandung kimia maka ini berarti anda harus bercocok tanam di pucuk gunung atau di kaki gunung. Kami LEAF sebuah kelompok usaha pertanian siap membantah semua itu dangan hasil uji lab semua produk kami. Kami bercocok tanam dan bersebalahan lahan yang memakai pupuk kimia dan semua produk kami < zero chemist, dibawah nol. Berikut tips anti hama organik : Untuk Memberantas Kutu Putih Pepaya ( Pepaya California / Bankok dll ) 1.Jahe merah ( cari dipasar)- 2 kg digodog dng 12 ltr air. 2.Laos 2 kg digdg 12 ltr air. 3.Sereh 2 kg dgdg 12 ltr air. 4.Daun Mindi (banyak dikebun) tanya dgn teman2 tani) 2 kg ditumbuk dan tmbahkan air 10 ltr-TANPA DIREBUS . 5.Kapur tohor ( injet) - 1 ons dilarutkan dlm 5 ltr air. Catatan:>no 1-2-3-4 dilakukan pemeraman selama minimal 14 jam sebelum digunakan. No 5.digunakan 'segar' saat akan di pakai. CARA PENGGUNAAN: No 1+2+3+4 masing2 1 ltr + 0,5- 1 ltr air enjet utk 1 tangki semprot 14 ltr. PENGENDALIAN HAMA TERPADU INSEKTISIDA DAN AKARISIDA Anti sundep pada padi Bahan : 1. Daun RONDO semoyo 2 Kg 2. Daun Albasia / Sengon / Nimba 2 kg 3. Daun Pepaya 2 Kg 4. Labu Siam 2 Kg 5. Garam Grosok 2 Kg 6. Belerang Bubuk 2 ons 7. Air 20 Lt Cara Pembuatan : Tumbuk Halus No 1-2-3-4-5 Kemudian Tambahkan No 6 dan 7 Rendam Selama 2 Hari dengan Ampas-ampasnya. Cara Penggunaan : Semprot Tiap 2 Lt larutan Tersebut untuk 1 Tangki isi 14 Lt Kocor Tiap 2 Lt larutan tersebut + air 20 Lt + ampas-ampasnya Waktu Penggunaan : Tiap 1 minggu 1 x ( Secara Rutin ) ANTI TIKUS Bahan : 1. Umbi Gadung 2 Kg 2. Ikan Asin 0,5 Kg Cara Pembuatan : Iris Gadung Secara tipis dan jemur hingga kering, kemudian setelah kering tumbuk bersama ikan asin sampai halus. Sewaktu menbarkannya gunakan sendok jangan memakai tangan karena tikus tidak akan mau memakannya karena bau tangan manusia. INSEKTISIDA Walang sangit pada padi Bahan : 1. Gadung 1 Kg 2. Jengkol 1 Kg 3. Garam Krasak 1 ons 4. Bawang Putih 1 Ons 5. Daun Mimba 1 Kg Cara Pembuatan : Tumbuk secara halus 1-2-3-4-5 kemudian tambahkan air 6 lt Simpan selama 7 hari Cara Penggunaan : Semprot dengan dosis 3 lt untuk 1 tangki 14 lt Waktu Penggunaan : Semprot sebelum padi masak susu INSEKTISIDA Wereng pada padi Bahan : 1. Buah Kecubung 2 ons 2. Batang / akar Tuba / Jenu 1 Kg 3. Daun Pepaya 2 Kg 4. Biji Mahoni 0,5 Kg Cara Pembuatan : Tumbuk halus 1-2-3-4 kemudian tambahkan 20 lt air dan direbus hingga mendidih. Cara Penggunaan : Semprot dengan dosis 10 lt larutan + 10 lt Air (1:1) Waktu Penggunaan : Semprot tiap 1 minggu 1 kali ===============> KERJASAMA <=============== Agromania dapat membantu memasarkan apapun komoditi atau produk agrobisnis Anda dengan sistem TITIP JUAL atau KOMISI. Silahkan isi form kerjasama di: http://tiny.cc/bursa SMS INFO: 0813-9832-9632 ===============> KERJASAMA <=============== GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis