Sebut saja sate jamur, jamur goreng tepung, sup jamur, pepes jamur, keripik 
jamur, dan banyak jenis makanan olahan lain dari jamur, kini menjadi daftar 
menu utama di restoran-restoran yang menyediakan menu khusus vegetarian. Di 
restoran dan rumah makan umum pun, menu serbajamur kini semakin banyak ditemui.

Jamur disukai tak hanya karena rasanya yang lezat. Jamur, juga dipercaya kaya 
manfaat. Dibanding dengan daging, jamur memang punya nilai plus tersendiri. 
Jika daging erat dengan masalah lemak atau kandungan kolesterol, jamur 
sebaliknya: bebas kolesterol serta kaya serat vitamin dan mineral. Karenanya, 
jamur dipercaya mampu mengobati berbagai penyakit. Jamur merang, misalnya 
berguna bagi penderita diabetes dan penyakit kekurangan darah, bahkan dapat 
mengobati kanker.

Sesuai dengan namanya, umumnya jamur ini tumbuh pada merang atau jerami padi. 
Jamur merang dapat dengan mudah kita temui di tumpukan jerami sehabis masa 
panen padi. Seusai masa panen, jamur merang akan sulit ditemui. Namun dengan 
cara pembudidayaan modern, kita dapat menikmati jamur merang kapan saja. Tidak 
tergantung musim.


U  N  D  A  N  G  A  N
========> ********** <========
Temu Pelaku Bisnis Jamur Konsumsi 2010
Cara Pasti dan Sukses Berbisnis Jamur
Minggu, 25 April 2010 (Pkl.09.30 s/d Selesai)
Tempat Terbatas, Daftar Sekarang Juga di:
http://tiny.cc/acaramania
SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 
========> ********** <========
|a|g|r|o|m|a|n|i|a 
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000
GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis


Pembudiyaan jamur merang secara modern, membutuhkan tempat khusus yang diset 
sebagai tempat tumbuh jamur. Kumbung (rumah jamur) yang telah dilengkapi media 
tumbuh dan telah diatur temperaturnya merupakan tempat terbaik untuk kembang 
biak jamur merang.

Kumbung dapat dibuat dengan rangka besi, kayu atau bambu, serta dinding dan 
atap plastik. Di bagian luar kumbung ini dipasang lagi atap, dan dinding yang 
terbuat dari anyaman bambu, nipah ataupun kain yang dapat ditutup dan buka, 
untuk mengatur cahaya matahari yang masuk. Kumbung juga harus dilengkapi 
jendela untuk mengatur sirkulasi udara. Di dalam kumbung, dibuat dua deret rak 
(bedengan) bertingkat, sebagai tempat meletakkan media tumbuh.

Media tumbuh yang dibutuhkan merupakan hasil pengomposan jerami dan campuran 
limbah kapas dengan perbandingan 2:1, ditambah 1-2 % kapur. Jerami dibasahi 
air, kemudian ditimbun bersama kapur di lantai, lalu ditutup plastik polibag 
selama 5 hari. Pada hari kelima, timbunan itu dibuka, dibalik, dan ditambahi 
bekatul, kemudian diletakkan di bedengan. Bedengan itu kemudian ditutup polibag 
selama 4 hari untuk menjalai proses fermentasi. Sebelum digunakan, bahan 
ditambah lagi dengan limbah kapas dan biji-bijian seperti kacang hijau, beras, 
jagung, kedelai, atau biji kapuk.

Setelah siap, media tumbuh diletakkan di rak-rak bedengan di dalam kumbung. 
Agar terhindar dari serangan bakteri, ngengat, ataupun jamur lain, kumbung dan 
media tanam harus disterilkan. Sterilisasi dilakukan dengan proses 
pasteurisasi, yakni pemanasan kompos dan ruangan rumah jamur dengan uap panas 
hingga temperatur 70 derajat celcius selama 5-7 jam. Suhu kompos dipertahankan 
70 derajat selama 2-3 jam.

Pemanasan kumbung ini dilakukan dengan menghidupkan generator uap yang telah 
dihubungkan dengan ruangan dalam kumbung. Generator uap dapat dibuat sederhana, 
menggunakan drum-drum bekas yang diisi air, serta dipanaskan menggunakan kayu 
bakar. Uap yang dihasilkan disalurkan ke dalam kumbung.

Setelah pasteurisasi, udara segar dibiarkan masuk untuk menurunkan suhu hingga 
mencapai 32-35 derajat celcius. Saat inilah bibit boleh mulai ditanam.

Bibit jamur merang biasanya diperoleh dari penjual bibit. Tidak mudah membuat 
biakan bibit jamur sendiri, kalaupun bisa, kualitasnya tidak selalu bagus. 
Bibit ditebarkan di seluruh permukaan jerami yang telah dikomposkan. Setelah 
itu, jendela dan pintu kumbung ditutup selama tiga hari. Suhu dijaga dalam 
kisaran 32-38 derajat celcius. Bibit jamur memerlukan suhu yang agak panas 
untuk menumbuhkan miselium (benang-benang jamur).

Sirkulasi udara harus dijaga. Selain itu, perhatikan pula media tumbuh, jangan 
sampai jerami kering. Bila perlu, semprotkan air yang telah dicampur sedikit 
urea.

Pada hari ke 8-12 setelah peletakan bibit, jamur merang sudah siap dipanen. 
Jamur merang biasanya diminati saat kuncupnya belum mekar, masih berbentuk 
bulat dengan warna putih kecoklatan. Bila kuncup telah mekar, meski masih bisa 
dimakan, namun nilai ekonomisnya akan turun.

Saat ini, jamur merang kualitas bagus dapat dijual dengan harga cukup tinggi, 
9.000-10.000 perkilogram. Dari setiap kandang berukuran 4 x 8 meter berisi 
sepuluh rak bedengan, dapat dipanen 25-40 kilogram jamur. Setiap hari selama 
masa panen yang berlangsung 15-17 hari.

Muridun, petani jamur di Desa Rowosari Kecamatan Limpung, Batang.

SUMBER: citizennews.suaramerdeka.com


Kirim email ke