Mohon di upload photonya kalo ada. <================================> AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC) Daftar? Klik: http://tiny.cc/formulir SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 <================================>
________________________________ From: Sam Haryanto <bsab...@yahoo.com> To: agromania@yahoogroups.com Sent: Sun, December 20, 2009 5:32:24 AM Subject: Re: [agromania] Re: Tanya Tentang Jati Salam Agromnia, Saya mau sharing pengalaman soal tanaman keras jati putih. Jangan terlalu mengharapkan seperti yg dibaca dari buku2 atau iming2 dari penyedia bibit, ekspetasikan 50% saja. Saya menanam jati putih dilahan 6ha 12 thn yang lalu, jumlah pasti tidak ada saya sampai cape menghitungnya yang pasti diatas 6000pohon. Lokasi kota Kendari. Saat ini sedang dalam tahap pemotongan, baru sekitar 300 pohon dan belum semuanya terangkut karena beberapa kendala seperti sulit mengeluarkan dari kebun karena berat, sulit menaikan ke truk dalam bentuk log. Dengan umur 12 thn, 5 pohon menghasilkan +/-1 m3. Biaya Operasi. Biaya angkut, potong/iris dll sampai jadi balok atau papan +/-250ribu, walaupun lokasinya masih masuk kota madya dan mobil bisa sampai dilokasi kebun. Biaya potong 20rb/pohon. Peamasaran. Saat pertama kali ditawarkan ke pembeli borongan atau eceran mereka hanya memberikan harga yang sangat tidak masuk akal 300ribu saja. Ini mungkin karena mereka tidak tahu kualitas atau belum punya pengalaman dgn kayu tsb., bisa dimaklumi. Padahal kualitas nya diatas kayu meranti yang pada saat itu harga jual eceran sdh 1,5jt - 1,7jt /m3. Kami harus kerja keras dgn memberi contoh2 ke penjual material sehingga harganya mulai naik menjadi minimal 1,5jt/m3. Kualitas. Dari pengamatan dilapangan (sampai saat ini) kayu jati putih tidak dimakan rayap . Mempunyai texture bagus, pohonnya lurus sampai 15meter, berbentuk paha ayam diatas mengecil. Cabang2nya masih bisa dimanfaatkan utk mis. kaki meja, sisa irisan utk lis. Komentar dari pekerja (profesinya menebang pohon sdh tahunan) penebang pohon dihutan bahwa jati putih termasuk kaya keras. Mungkin itu yang bisa disharing semoga bermanfaat. Salam, Sam. ============ ========= ======== BEKAL SUKSES BERBISNIS AGRO Tersedia di: http://tiny. cc/kios INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only) ============ ========= ======== ABC CLUB: http://tiny. cc/formulir BURSA: http://tiny. cc/bursa DIREKTORI: http://tiny. cc/direktori MAILING LIST: http://tiny. cc/milis ____________ _________ _________ __ From: Aktiva <akt...@ymail. com> To: agroma...@yahoogrou ps.com Sent: Sat, December 19, 2009 8:57:16 AM Subject: [agromania] Re: Tanya Tentang Jati Dear Kawan-kawan yang baik: Menurut saya sebaiknya sebelum memutuskan untuk berinvestasi di kayu jati harus mengukur kemampuan diri, karena membutuhkan modal besar dan "payback period" yang relatif sangat lama. Berikutnya adalah perlu melakukan survey tempat penanaman yang telah berhasil dilakukan oleh yang mengaku "ahli" atau berpengalaman di bidang tersebut, juga kepastian sumber bibit yang tersedia. Survey ke lokasi penanaman hanya akan membuang ongkos transportasi dan waktu saja, tetapi ini menjadi dasar yang penting sebelum melakukan "keputusan investasi" yang besar. Demikian juga dengan bagaimana memasarkan kayu jatinya, untuk hal ini mungkin perlu dilakukan terpisah. Untuk itu kami, PT. Aktiva Bioarta Indo menawarkan diri untuk mendampingi survey/kunjungan ke tempat penanaman jati (Sukabumi)yang telah berhasil kami lakukan. Biaya tentunya tergantung jumlah peserta dan ditanggung bersama (transportasi dan makan/minum) , sedangkan tenaga ahli kami sediakan "gratis" dengan harapan informasi ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku usaha. Terima kasih. Salam sukses, DH. Chaniago --- In agroma...@yahoogrou ps.com, aris purbo <mktjbr_mpf@ ...> wrote: > > banyak yg kena bujuk rayu omongan penjual bibit...biar adil�� klo ada org yg > gembar gembor bibit A itu bagus...harga jual tinggi nanti nya..suruh aja org > atau perusahaan itu untuk tanam di lahan seluas minimal 25 ha semakin besar > semakin bagus, klo gak punya suruh sewa di perhutani, terus tiap presentasi > surat perjanjian kontrak dengan perhutani juga di lampirkan..andaikan petani > babak belur karena hasil nya buruk, atau malah gak laku kayak sengon > butho..penjual bibit nya pun bisa nangis darah karena lahan dia jauh lebih > besar..adil kan.. >