Salam, Kita mesti ingat , sekarang ini kita masih baru pembenahan struktural budaya birokrasi. Masih cukup lama kita bisa berharap banyak pada birokrasi yang ada , itu pun kalau tidak terdahului kapitalisme yang mendominasi semua hal. Contohnya saja , saya pernah lihat di TV , di daerah Tuban/Bojonegoro ( saya lupa persis kotanya , di Jawa Timur ) , ada seorang petani yang meneliti bagaimana menanam jagung yang lebih efektif , benihnya tidak perlu beli hibrida Jantan : betina 4 : 1 , dsb , akhirnya malah mesti mendekam di penjara selama 18 bulan , dengan tuntutan melanggar hak cipta ( yang menuntut mungkin merasa menciptakan jagung jantan & betina ). Intinya , kita mesti saling mendukung , tidak bisa menunggu uluran tangan pemerintah.
Usul saya untuk rekan di Nias , bisa paparkan ke kami , alternatif transportasi ke sana dengan apa , ( untuk pengiriman komoditi / goods ke luar Nias ), berapa biayanya per pengiriman , misalkan ke Palembang , atau Jakarta ,dan waktu tempuh / siklus jadual transportasinya bagaimana dsb. Ini untuk pertimbangan teman - teman milis yang juga membaca mengenai ini. Nah , setelah komponen biaya harga pokok ini cukup jelas , tinggal bicara harga - harga komoditi di sana masing - masing berapa ( jadi rekan - rekan pedagang hasil bumi yang disini bisa kontak lebih jelas ). Selain itu , saya rasa putra - putra daerah yang sudah berhasil di luar Nias , mesti dikontak oleh saudara - saudaranya di Nias untuk menanamkan modal sedikit , bukan untuk diberikan cuma - cuma , tetapi untuk meningkatkan nilai tambah. Contoh , 5 - 10 juta untuk membuat penyulingan Nilam , jadi jangan berusaha mengirim daun Nilam keluar Nias dengan transportasi mahal , tapi jual keluar berbentuk minyak Nilam. Biarkan putra Nias yang menanam modal memperoleh keuntungan dari situ. Jangan kirim singkong , tapi kirim berupa snack, dsb. Intinya , dengan sedikit usaha , mesti diusahakan nilai tambah dan bentuk produk yang lebih tahan lama , jadi resiko rusak dalam perjalanan bisa dikurangi. Mesti dilihat juga , apakah jenis spesies atau hibrida yang ditanam di sana sesuai dengan yang dicari. Contohnya , daun nilamnya , apakah yang memiliki rendemen Patchouli alcohol 2,5 - 3 % dalam daun keringnya , atau yang hanya 0,5 % . Soalnya , memperhatikan hal - hal semacam ini bisa menghindarkan investasi yang sia - sia. Minimal , jika lokasi kita misalkan terhitung terpencil , tapi kita tetap kerjakan segala sesuatu dengan akuntabilitas , dalam artian ; kita mesti mempresentasikan semua dengan data yang objektif / nyata , kita bisa menghindarkan prospek bisnis/pembeli agar tidak kecewa dan menarik diri / menghindari. Akuntabilitas akan menambah daya tarik dan bisa memperjelas hitungan bisnis bagi calon konsumen /pembeli. Jadi barangkali , Anda bisa membantu kami agar bisa membantu Nias , dengan memaparkan data - data yang lebih riil dan jelas, spesifik , agar para pebisnis di sini bisa berminat, dan secara tidak langsung , menolong Nias juga. Oh , ya....kalau Anda bisa jelaskan detail mengenai jalur ekspedisi/pengiriman ke Nias , barangkali saya bisa kirimkan sesuatu untuk saudara - saudara di sana. Coba Anda baca di blog saya mengenai Paulownia , kira - kira berminat atau tidak untuk membudidayakannya. Spesies Paulownia yang saya punya masih jarang di dunia. Barangkali Nias bisa menjadi pengirim benih Paulownia elongata ke seluruh Indonesia dalam 3 - 4 tahun ke depan. Siapa tahu.... :) Hormat saya , Rudy --------- www.paulowniaindonesia.blogspot.com www.budidayapaulownia.blogspot.com ---------- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ TIPS Pengecekan Reputasi Bisnis di Google Cara 1: Ketik Nama Lengkap (untuk nama spesifik) Cara 2: Ketik Nama dan Nama Kota Cara 3: Ketik Nama dan Komoditi Bisnis Cara 4: Ketik Nama dan Tahun Lahir Cara 5: Ketik Beberapa Angka dari Nomor Telepon http://www.direktoriabc.co.cc ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ --- In agromania@yahoogroups.com, Kota Kecil <kotake...@...> wrote: > > Selamat pagi semua Bpk/Ibu,Sdr/i yg ada dlm Agro bisnis. > saya..mau minta bantuan /masukan rekan2 semua.,tentang bagai mn cara > masyarakat Kami dari Nias. supaya kami bisa menjual hasil pertanian kami keluar kota.karna,di daerah kami sangat banyak yg yg bisa menhasilkan uang,seperti kelapa,kopi,coklat ,karet,pisang,coklat,Nilam,cengkeh,Ubi tanah.Singkong,Nanas,Jeruk Nipis,dll.ini semua sangat membantu masyarakat kami bila kami bisa menjual diluar pulau ,seperti jakarta.dan seluruh pulau jawa.dan pihak lain pun juga saling menguntungkan antara pembeli dan penjual !! > sampai saat ini km.sedang mencari bagai mn jalan keluar. > mohon masukan dari rekan2 yg ada di agro bisnis. > terimakasih kami tunggu masukannya. > via Email. kotake...@... > > > salam > > Vernand > > kotake...@... > > ****************************************************** > AGROMANIA bersikap terbuka untuk usulan, masukan, dan > ajakan kerjasama dalam bisnis yg sifatnya riil. Kirim > proporsal atau business plan/rencana usaha Anda untuk > kami pertimbangkan ke salah satu alamat berikut: > EMAIL: infoki...@... > SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 > FAX: (0 2 1)7 1 9 9 6 6 0 > INFO: http://www.agromania.co.cc > ****************************************************** > > > > ________________________________ > From: Amar Yasfy <amarya...@...> > To: "tony_s...@..." <tony_s...@...> > Sent: Friday, February 13, 2009 7:53:37 AM > Subject: Re: [agromania] Mari Majukan Pertanian Kita! >>Butuh Singkong > > > Bagaimana pertanian bisa maju jika petani2 kita masih miskin kesulitan mendapatkan modal akses pasar yg sulit pertanian yg maju didukung dg teknologi dan modal yg kuat sementara pembangunan tidak tepat sasaran yg ada hanya tatapan hampa para petani yg merana menunggu nasib kapan krisis berakhir > > ------------ --------- --------- --------- --------- ----- > AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC) > INFORMASI: http://www.agromani a.co.cc > DAFTAR: http://www.formulir abc.co.cc > DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc > MAILING LIST: http://www.milisabc .co.cc > INFO BISNIS: http://www.infoabc. co.cc > PUSAT DATA: http://www.agrodata .co.cc > ------------ --------- --------- --------- --------- ----- > > tony sapi wrote: > > Luas lahan pertanian China hanya 7% dari luas lahan pertanian dunia, namun > > telah menghidupi 22% penduduk dunia, bahkan juga mengekspor banyak hasil > > pertanian. Kita di Indonesia masih mengimpor hasil pertanian, sehingga hal > > ini sangatlah disayangkan. Saya yakin kita semua sependapat bahwa ini tidak > > seharusnya terjadi, karena itu marilah sama-sama mengatasi. Saya siap > > melibatkan diri. > > Itu Sangat benar Boss, dan para petani dan peternak-nya serta pelaku usaha di sektorlain bisa dengan sangat cepat maju dan berkembangnya. > > Itu semua bisa terjadi setelah pemerintahnya memberlakukan "Hukuman Tembak Mati Bagi Para Koruptor dan Penyalah Gunaan Wewenang Lainnya, kemudian menagih biaya seluruh Biaya Eksekusi kepada keluarganya" > > TONY_SAPI > > ============ ========= ========= === > > MILIS PUSAT INFO & DATA LENGKAP AGROBISNIS > > Info dan data lengkap (alamat, nomor telp/hp, faks, email) pelaku agrobisnis (penjual, pembeli, produsen, supplier, mediator, eksporter, importer) di bidang Agrobisnis (pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, pertamanan, kehutanan, agroindustri) bisa Anda dapatkan di milis: http://www.infoabc. co.cc .Untuk menjadi anggota milis, Anda harus terdaftar dulu sebagai anggota ABC (Agromania Business Club) dengan mengisi formulir di: http://www.formulir abc.co.cc > > ============ ========= ========= === > > ____________ _________ _________ __ > > From: Yuki Chandra <yuki.bumianugerah@ gmail.com> > > To: agroma...@yahoogrou ps..com > > Sent: Thursday, 12 February 2009 5:14:08 > > Subject: [agromania] Mari Majukan Pertanian Kita! >>Butuh Singkong > > Dear Rekan-rekan Agromania, > > Senang sekali dapat ikut bergabung dengan milis ini. Berikut saya ingin > > share beberapa pemikiran saya: > > Luas lahan pertanian China hanya 7% dari luas lahan pertanian dunia, namun > > telah menghidupi 22% penduduk dunia, bahkan juga mengekspor banyak hasil > > pertanian. Kita di Indonesia masih mengimpor hasil pertanian, sehingga hal > > ini sangatlah disayangkan. Saya yakin kita semua sependapat bahwa ini tidak > > seharusnya terjadi, karena itu marilah sama-sama mengatasi. Saya siap > > melibatkan diri. > > Saran2 saya: > > 1. Lahan-lahan tidur/terbengkalai agar ditanami. > > 2. Bibit2 unggul disosialisasikan. > > 3. Kebutuhan untuk bertani disupply. > > 4. Bantu pasarkan hasil pertanian/perhutana n baik secara lokal maupun ke > > luar negeri. > > Mari bergotong-royong untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan > > memajukan negri kita. > > Informasi yang dapat ditindak-lanjuti: > > Ada pabrik di daerah Bogor yang membutuhkan singkong kupas kulit dengan umur > > di atas 9 bulan. Kebutuhan kira2 10 ton per hari. Apabila rekan- rekan dapat > > men-supply, silahkan email saya dan kirimkan penawaran. > > Salam, > > Yuki > > ------------ --------- --------- --------- --------- ----- > > AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC) > > INFORMASI: http://www.. agromani a.co.cc > > DAFTAR: http://www.formulir abc.co.cc > > DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc > > MAILING LIST: http://www.milisabc .co.cc > > INFO BISNIS: http://www.infoabc. co.cc > > PUSAT DATA: http://www.agrodata .co.cc > > ------------ --------- --------- --------- --------- ----- > > Get your preferred Email name! > > Now you can @ymail.com and @rocketmail. com > > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ sg/ > > [Non-text portions of this message have been removed] > > ------------ --------- --------- ------ > > ------------ --------- --------- --------- -- > > AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC) > > INFORMASI: http://www.agromani a.co.cc > > FORMULIR: http://www.formulir abc.co.cc > > DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc > > MAILING LIST: http://www.milisabc .co.cc > > PUSAT DATA: http://www.agrodata .co.cc > > ------------ --------- --------- --------- --Yahoo! Groups Links > > Individual Email | Traditional > > http://docs. yahoo.com/ info/terms/ > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >