--- Pada Rab, 24/9/08, Djuwita Tri Anna <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: Djuwita Tri Anna <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: FW: 28 produk makanan yg ditarik
Kepada: "alon" <[EMAIL PROTECTED]>, "Iin" <[EMAIL PROTECTED]>, "indra " <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Uni" <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal: Rabu, 24 September, 2008, 12:13 AM

28 Produk Makanan Ditarik

Rabu, 24 September 08

Akan diteliti apakah ada kandungan melamin.



JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan kemarin memerintahkan penarikan 28
jenis makanan berbagai merek karena menggunakan bahan baku susu asal Cina.
Langkah pengamanan ini dilakukan berkaitan dengan kasus ditambahkannya melamin
pada susu formula untuk bayi di negeri itu.
"Larangan itu mulai berlaku hari ini (kemarin)," kata Kepala Badan
Pengawas Obat dan Makanan Husniah Rubiana Thamrin setelah rapat dengar pendapat
dengan Komisi Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan Dewan Perwakilan Rakyat
di Jakarta kemarin.
Makanan yang dilarang beredar itu bermacam-macam, dari es krim, susu, sampai
wafer dan permen. Di Cina, produk susu tercemar itu menyebabkan empat bayi
tewas dan 53 ribu lainnya sakit. Sebanyak 12 ribu lebih bayi mulai sembuh
setelah dirawat di rumah sakit. Sedangkan 104 bayi lainnya kini masih dirawat
karena gangguan pada ginjal.
Menurut Husniah, produk makanan dan minuman berkandungan susu asal Cina itu
akan diteliti di laboratorium. Dia memastikan tak ada susu buatan Cina untuk
bayi yang beredar di Indonesia. Susu impor dari Cina yang beredar di Indonesia
hanya untuk konsumsi orang dewasa. "Susunya tidak mengandung
melamin," katanya. Tapi produk ini ikut disegel.
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Departemen
Kesehatan Lily Sulistyowati, susu buatan Cina untuk orang dewasa itu, Guozhen,
punya izin edar. "Itu pun susu krim," kata Lily kepada Tempo semalam.
Tidak tertutup kemungkinan susu Cina tak punya izin edar, masuk dengan cara
diselundupkan.
Sebagai langkah antisipasi, Badan POM telah mengirimkan surat kepada Asosiasi
Peretail Indonesia untuk mengambil langkah pengamanan. "Bentuknya menarik
dan menyegel susu dan produk yang menggunakan susu asal Cina untuk dilaporkan
ke Badan POM," kata Lily. Produk yang akan diteliti itu terdiri atas 28
jenis.
Badan POM, menurut dia, mulai hari ini akan meneliti apakah produk tersebut
terbukti mengandung melamin. Kapan hasil penelitian itu akan diumumkan, Lily
mengatakan tak bisa menjawab. "Kewenangan itu ada di Badan POM,"
katanya.
Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) akan menghentikan distribusi
produk yang mengandung susu asal Cina. "Tanpa tunggu apa-apa lagi,
langsung kami patuhi dan segera hentikan," kata Sekretaris Jenderal
Aprindo Tutum Rahanta.
Dia mengatakan pihaknya tak mau mengambil risiko dengan tetap mengedarkan
produk-produk yang diduga berbahaya. Namun, Tutum belum memastikan kapan
langkah penghentian peredaran itu dilakukan karena dia belum melihat surat
permintaan dari Badan POM. Informasi soal susu Cina yang akan ditarik itu baru
diperoleh dari Departemen Perdagangan kemarin siang.
Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Thomas Darmawan
mengimbau agar pemerintah berhati-hati terkait dengan rencana penarikan susu 
Cina
dan produk turunannya yang diduga membahayakan. "Harus benar-benar
berdasarkan penelitian dengan prinsip kehati-hatian," katanya.
Menurut dia, tidak semua produk Cina di Indonesia, termasuk 28 item yang akan
ditarik dari distribusinya, mengandung melamin yang membahayakan. Dengan
pengumuman rencana penarikan, produk lain yang berbau Cina pun bisa kena
imbasnya. "Ujung-ujungnya merugikan peretail kecil dan industri,"
katanya. "Apalagi kita tidak impor susu dari Cina, tapi dari Australia."

CORNILA DESYANA | HARUN MAHBUB
Setitik Melamin di Susu Cina
Heboh susu mengandung melamin di Cina, yang menyebabkan 53 ribu bayi sakit
ginjal, akhirnya sampai juga ke Indonesia. Senin lalu, 22 September, Menteri
Kesehatan Siti Fadilah Supari menarik susu bubuk merek Guozhen produksi Cina.
Sehari kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan mengeluarkan surat edaran agar
Asosiasi Peretail Indonesia mengamankan 28 jenis makanan yang mengandung susu
asal Cina.
KRONOLOGI:

Desember 2007: Perusahaan susu Sanlu Group, Cina, menerima keluhan produk
mereka membuat bayi sakit.
Juni 2008: Sanlu menemukan susu bubuknya mengandung melamin.

30 Juni 2008: Lima bayi di Hunan sakit batu ginjal karena susu Sanlu.


11 September 2008: Sanlu, yang sahamnya dikuasai Fonterra, Selandia Baru,
menarik 700 ton susu formula.

21 September 2008: Departemen Kesehatan Cina mengumumkan 53 ribu bayi sakit dan
empat meninggal karena susu beracun itu.

22 September 2008: Departemen Kesehatan RI menarik susu Guozhen produksi Cina.

23 September 2008: Badan Pengawas Obat dan Makanan mengumumkan 28 jenis makanan
yang mengandung susu asal Cina.


APAKAH MELAMIN ITU

Melamin adalah bahan kimia berbasis organikyang banyak ditemukan dalam bentuk
kristal putihdalam nitrogen. Biasanya digunakan sebagaibahan campuran plastik
dan pupuk. Melamintak punya nilai nutrisi, tapi kaya nitrogen, sehingga
biladicampur dengan susu akan membuat kadar protein sususeolah lebih tinggi
ketimbang aslinya.


Produk yang ditarik dari peredaran:


Jinwel Yougoo Susu Fermentasi Rasa Jeruk

Jinwel Yougoo Aneka Buah

Jinwel Yougoo tanpa Rasa

Guozhen susu bubuk full cream

Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Cokelat

Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Vanila

Oreo Stick Wafer

Oreo Stick Wafer (disebut dua kali, karena ukuran berbeda)

Oreo Cokelat Sandwich Cookies

M&M's Kembang Gula Cokelat Susu

M&M's Cokelat Susu

Snicker's (biskuit-nougat lapis cokelat)


Dove Choc Kembang Gula Cokelat


Dove Choc

Dove Choc (disebut dua kali, karena ukuran berbeda)

Natural Choice Yoghurt Flavoured Ice Bar


Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar


Yili Bean Club Red Bean Ice Bar



Yili Prestige Chocliz



Yili Chestnut Ice Bar



Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk



Yili High Calcium Low Fat Milk Beverage



Yili High Calcium Milk Beverage



Yili Pure Milk 205 ml



Yili Pure Milk 1 L



Dutch Lady Strawberry Flavoured Milk



White Rabbit Creamy Candy



Yili Choice Dairy Frozen Yoghurt Bar (kembang gula)



SUMBER: PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK SEKRETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN KESEHATAN RI

Djuwita Tri
Anna

Accounting
Staff

PT.
YUDISTIRA KOMPONEN

Jl. H. Wahab
Affan Km.28

Pondok Ungu
Bekasi

P: 8851617

F: 8851771


=============================================
AGROMANIA (online & terpercaya sejak 1 Agustus 2000)
MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania
KOMUNITAS BISNIS: http://www.agromania.co.cc
AKTIVITAS: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos
REFERENSI: http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/
EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510
INFORMASI: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
BERGABUNG: http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania
=============================================














      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke