wah berarti ada peluang bisnis yang menjanjikan ya:
1. Training/workshop budidaya tokek
2. Training menangkap tokek (maklum di rumah saya ada banyak tokek sampai 
sampai kami stress takut kejatuhan karena katanya kalau digigit tokek baru bisa 
lepas kalau ada gledek, bayangin ngeri engga tuh)
3. Training memproses tokek menjadi obat atau supplement, yang saya tahu jaman 
dulu kalau orang korengan, kudisan atau gatel gatel sembuhnya pakai bubuk tokek 
(tokek dibakar dan ditumbuk)

Saya sendiri yakin tokek tokek di rumah saya beratnya bisa 2 ons soalnya 
panjang panjang dan gede banget hiiiiiii

Orang sukses adalah yang bisa melihat, mengambil risiko untuk menjalankannya, 
karena melihat saja tanpa take action hanya mampu jadi penonton belaka.

Salam epos,
Lies Sudianti

infokita2 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Reakn2 
Agromania yang baik,
 Sejak empat bulan lalu hingga kini kami banyak sekali menerima email, 
 SMS, telepon, faks yang berhubungan dengan tokek. Ada yang 
 menjualnya, tapi lebih banyak lagi yang ingin membelinya. Saking 
 banyaknya, jika semua sms, email, faks, dan isi telepon itu kami muat 
 di milis Agromania tanpa seleksi, hampir 20 persen isi milis akan 
 berhubungan dengan tokek. Harga yang dipatok pembeli pun benar-benar 
 gila-gilaan, untuk yang 2 sampai 2,5 ons mereka berani bayar cash 500 
 ribu perekor, yang 4 ons mereka berani tawar Rp 10 juta, yang  5 ons 
 atau lebih mereka berebutan ingin membeli dengan harga Rp 40 juta 
 perekor. Lucunya, di bisnis ini lebih banyak permintaan daripada 
 persediaan. Yang lebih aneh lagi, tak ada satu pun dari mereka yang 
 mau memberi penjelasan ketika kami menanyakan, tokek itu dibeli mahal 
 untuk diapakan? 
 
 Dari isu2 yang kami dengar dari sana-sini, tokek itu akan dijadikan 
 campuran obat atau jamu yang merupakan penemuan baru. Ada juga yang 
 bilang untuk dijadikan obat kuat. Bahkan ada yang mengatakan akan 
 dijadikan jimat sebagai prasyarat untuk menjadi kaya.
 Kami sendiri tidak tahu mana yang benar, tapi yang pasti permintaan 
 pembelian tak pernah sepi datang ke markas kami.
 
 Apakah ini bukan sesuatu fenomena menarik untuk lebih dicermati? 
 Mungkin ada rekan-rekan Agromania yang tahu lebih banyak tentang 
 bisnis ini? Ayo dong dishare ke rekan2 yang lain. Kami sudah coba 
 melakukan pelacakan kepustakaan, tapi belum juga berhasil menemukan 
 ada apa di balik bisnis ini?
 
 Salam Agromania,
 Moderator
 AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000)
 SMS AGROMANIA: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
 EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
 MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania
 AKTIVITAS: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos
 REFERENSI: http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/
 ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510
 BERGABUNG: http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania
 
 
     
                                       

       
---------------------------------
  Nama baru untuk Anda!  
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke