Satu Jeruk, Banyak Olahan

Jeruk siam memang tidak hanya dinikmati segar. Ia diolah menjadi sari jeruk 
menggunakan mesin hasil rakitan Dr Ir Setyadjit, MappSc. Dari sari jeruk inilah 
muncul produk-produk olahan lain seperti jeli dan kue. Mesin pengolah itu 
diciptakan untuk mengantisipasi harga jeruk yang selalu jatuh pada saat panen 
raya. Mesin ini terdiri dari beberapa rangkaian:sepasang mesin sortasi dan 
pencuci.

Penyortiran akan menghasilkan jeruk dengan kelas A, B, dan C. Kelas A dan B 
jeruk dengan ukuran 6 -7 buah/kg dan 8 -10 buah/kg. Sedangkan kelas C 
ditetapkan 11 -13 buah/kg. Mesin penyortir hanya membutuhkan waktu 25 detik 
untuk 10 kg buah.
Pencuci

Setelah disortir, buah kemudian dimasukkan ke dalam mesin pencuci. Di dalam 
mesin, jeruk disikat dan disiram air bersih sehingga bebas dari kotoran dan 
mikroba yang menempel. Mesin pencuci mampu membersihkan lebih dari 3.000 buah 
jeruk dalam satu jam. Selesai dibersihkan, jeruk dikeringkan dan siap diproses 
lebih lanjut. Namun, sebelumnya jeruk perlu diberi perlakuan untuk 
menghilangkan rasa pahit dengan mempercepat proses pematangan buah. Rasa pahit 
itu timbul akibat kandungan naringin dan limonin pada kulit dan kulit ari jeruk.

Kadar naringin jeruk siam termasuk tinggi. Untuk menghilangkannya buah disimpan 
pada ruangan bersuhu 28 -30?C selama dua hari. Atau dengan pemberian gas etilen 
6.000 ppm selama 3 jam dalam ruang tertutup dan kemudian dibiarkan di ruang 
terbuka selama sehari.

Peeling
Selanjutnya jeruk dikupas secara manual, untuk menghilangkan kulit sebagai 
sumber naringin dan limonin. Namun, pengupasan harus dibarengi proses peeling . 
Jeruk dimasukkan jaring plastik dan dicelupkan ke dalam larutan basa 12% selama 
30 detik. Kulit ari akan terkelupas. Lalu jeruk dicuci dibawah aliran air dan 
dinetralkan dengan larutan asam sitrat 2%.

Berikutnya jeruk masuk ke dalam rangkaian mesin utama yang terdiri dari 
pembubur, penyaring, tangki pengaduk, pompa, dan pasteurizer. Di dalam 
pembubur, jeruk di pres agar terpisah sarinya dari ampas serta biji. Sari jeruk 
masuk ke dalam penyaring dan dialirkan ke tangki pengaduk. Di sinilah terjadi 
pembuatan jus dengan mencampur bahan-bahan lain untuk memperbaiki rasa. Sari 
jeruk dan air dicampur dengan perbandingan 1:2. Tambahkan gula buah (fruktosa), 
asam sitrat, CMC (carboxy methyl cellulosa) yang berfungsi sebagai penghilang 
pahit, vitamin C, dan kalium sorbat.

Dari tangki pencampur, jus dipompa ke dalam tangki pasteurisasi untuk mematikan 
mikroba merugikan dan membuat jus lebih awet.

Pasteurisasi
Mesin yang dibuat sejak 2004 itu pelopor di kelasnya. Sebelumnya, BPPPP telah 
membuat mesin pengolahan mangga. Mesin dimodifikasi sesuai karakter jeruk siam. 
Citrus nobilis memiliki rasa pahit dan asam yang menonjol. Jika pengolahan 
tidak tepat, rasa pahit akan sangat terasa. Itulah alasan ditambahkan teknologi 
peeling. Teknologi lain yang membedakan mesin ini dengan mesin pembuat jus lain 
adalah penggunaan proses pasteurisasi. Dengan pasteurisasi produk jeruk dapat 
bertahan 1 tahun dalam pendingin bila tutup belum terbuka. Jus jeruk yang 
diolah dengan juicer biasa hanya mampu bertahan kurang lebih satu minggu.

Mesin produksi BBPPPP ini hanyalah prototipe mesin agroindustri. Diharapkan, 
nantinya mesin akan berkembang untuk skala industri. Saat ini, beberapa Dinas 
Pertanian di daerah mengaku tertarik dengan mesin tersebut. Sumatera Selatan, 
Tarakan (Kalimantan Timur), dan Mamuju (Sulawesi Barat)adalah beberapa di 
antaranya.
Olahan

Jus jeruk masih bisa diolah lebih lanjut. Itulah yang dicontohkan Suryanti, BSc 
dari BBPPPP. Pada peluncuran mesin pengolah jeruk di Kabupaten Sambas maupun 
pada pelatihan di Agro Expo WTC Mangga 2 Mei lalu, ia menyuguhkan berbagai 
olahan jus jeruk seperti jeli, puding, dan fla kue. Jeli produk olahan paling 
sesuai. Beda dengan puding, misalnya. Kandungan asam pada jeruk akan menghambat 
pembentukan agar, sehingga hasilnya kurang bagus. Begitu juga selai dan kue. 
Paling banter, jus jeruk ini digunakan untuk fla atau pelapis kue.

Dengan pengolahan ini bisa tercipta pasar jeruk lebih luas lagi, papar Yanti 
-begitu ia biasa dipanggil. Ia menjelaskan bahwa jus jeruk bisa menjadi pilihan 
praktis untuk campuran kue atau sebagai pengganti aroma jeruk. Kini melirik 
ampas kulit jeruk untuk diolah kandungan pektinnya. Pektin digunakan dalam 
pembuatan jeli. Selama ini masih digunakan pektin impor. (Syalita Fawnia 
Rachman)

Kamis, 06 Juli 2006 16:52:21
© 2006 Trubus





REKOMENDASI MILIS:
http://groups.yahoo.com/group/hatihatilah
http://groups.yahoo.com/group/relasimania
http://groups.yahoo.com/group/ebookmaniak
http://groups.yahoo.com/group/agromania
http://groups.yahoo.com/group/katasibijak
http://groups.yahoo.com/group/mobilemaniak
http://groups.yahoo.com/group/indogitar
http://groups.yahoo.com/group/sukasukamu
http://groups.yahoo.com/group/satuXsatu

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, 
daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori 
agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, 
taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, 
makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, 
kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, 
sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, 
minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, 
durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir 
/ importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, 
wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan 
bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, 
pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro 
indonesia. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke